Blog

  • Bakom: Cek Kesehatan Gratis Ungkap Banyak Siswa Alami Masalah Gigi

    Bakom: Cek Kesehatan Gratis Ungkap Banyak Siswa Alami Masalah Gigi

    Bakom Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis: Temuan Mengejutkan Soal Kesehatan Gigi Siswa

    Amalzakat.com – Bakom melalui program cek kesehatan gratis yang digulirkan secara nasional telah mengungkap fakta menarik mengenai kondisi kesehatan para pelajar Indonesia. Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Kurnia Ramadhana, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan banyak siswa yang mengalami berbagai masalah kesehatan, terutama masalah gigi. Program ini menjadi inisiatif penting untuk memastikan generasi muda bangsa memiliki fondasi kesehatan yang baik sejak dini.

    Problem Kesehatan Gigi Menjadi Prioritas Utama

    Dari data yang dikumpulkan Bakom selama periode 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menempati posisi teratas sebagai keluhan paling sering ditemukan. Sebanyak 40,8 persen siswa yang diperiksa mengalami masalah gigi ini. Angka yang cukup signifikan ini menunjukkan pentingnya deteksi dini masalah kesehatan gigi pada anak-anak dan remaja.

    Program yang resmi dimulai secara serentak pada 4 Agustus 2025 ini menjangkau berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas menjadi bagian dari cakupan program. Sekolah luar biasa dan pondok pesantren juga tidak ketinggalan menjadi sasaran program ini. Usia peserta yang ditargetkan berada dalam rentang 7 sampai 17 tahun.

    Testimoni Siswa yang Terbantu

    Respons positif dari para siswa menjadi salah satu indikator keberhasilan program yang digagas Bakom ini. Nathan, seorang siswa dari IPEKA Sunter, merupakan salah satu peserta yang telah mengikuti program tersebut sebanyak dua kali. Ia merasa sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh puskesmas setempat.

    “Pemeriksaan yang dilakukan puskesmas setempat membantunya mengetahui kondisi matanya lebih dini. Dia dianjurkan segera menemui dokter karena kondisi mata minusnya bertambah parah,” ujar Kurnia dalam konferensi persnya.

    Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Callista, siswi IPEKA Sunter yang tidak kalah antusias. Bagi Callista, program ini bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan baru tentang kondisi tubuhnya sendiri. Hal ini mendorongnya untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan aktif.

    “Dia pun terdorong mengubah pola hidup agar makin rajin olahraga dan makan buah serta sayur,” jelas Kurnia menambahkan.

    Lima Masalah Kesehatan yang Teridentifikasi

    Selain masalah gigi, Bakom juga mengidentifikasi empat masalah kesehatan lainnya yang cukup prevalen di kalangan siswa. Masalah kesehatan kedua yang paling banyak ditemukan adalah anemia pada remaja putri, dengan persentase sebesar 27,3 persen. Temuan ketiga menunjukkan adanya peningkatan tekanan darah atau hipertensi pada siswa sebanyak 21,7 persen.

    Meskipun sering dikaitkan dengan orang dewasa, kondisi hipertensi ini juga mulai ditemukan pada kalangan pelajar. Masalah keempat adalah serumen impaksi atau kotoran telinga yang dialami 6,0 persen siswa. Kelima, obesitas ditemukan pada 6,7 persen peserta didik yang menjadi perhatian karena tren kenaikan berat badan berlebih di kalangan anak-anak.

    Jangkauan Luas Program Bakom

    Terhitung sejak awal tahun 2026 hingga pertengahan Juli, program ini telah melayani lebih dari 8,8 juta siswa. Jumlah ini tersebar di hampir 97 ribu sekolah yang berada di 511 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Angka ini menunjukkan betapa besar jangkauan program pemerintah untuk memastikan kesehatan generasi muda.

    “Sementara secara keseluruhan, untuk tahun 2026, target peserta didik yang mengikuti CKG sekolah yaitu sebanyak 50.255.073 siswa di 303.263 sekolah,” tutur Kurnia.

    Melalui CKG sekolah, pemerintah memiliki strategi untuk mendeteksi masalah kesehatan anak sejak dini. Deteksi dini ini memungkinkan penanganan yang lebih cepat dan efektif. Harapan besar adalah program ini mampu menciptakan generasi peserta didik yang lebih sehat, yang pada akhirnya akan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran serta tumbuh kembang anak secara optimal.

    Program ini juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memastikan bahwa setiap anak memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Dengan deteksi masalah kesehatan seperti karies gigi, anemia, hipertensi, hingga obesitas sejak dini, diharapkan tidak ada lagi masalah kesehatan yang terabaikan hingga menjadi lebih serius. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan fasilitas kesehatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini dalam jangka panjang.

  • Mengapa Warga Gaza Ikut Rayakan Gelar Juara Piala Dunia 2026 Spanyol?

    Mengapa Warga Gaza Ikut Rayakan Gelar Juara Piala Dunia 2026 Spanyol?

    Perayaan Kemenangan Spanyol di Tengah Konflik Gaza

    Amalzakat.com – Kemenangan tim nasional Spanyol dalam Piala Dunia 2026 tidak hanya mengguncang dunia sepak bola Eropa. Di wilayah Jalur Gaza yang sedang dilanda konflik, masyarakat Palestina turut merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Meskipun situasi keamanan masih genting dan ancaman serangan dari Israel terus mengintai, warga setempat tidak ragu untuk merayakan momen bersejarah ini bersama-sama.

    Di berbagai penjuru Gaza, suasana meriah terasa di mana-mana. Beberapa orang memilih menonton pertandingan di kafe-kafe kecil yang ramai, sementara yang lain berkumpul di area terbuka untuk menyaksikan pemutaran langsung. Peluit panjang yang menandakan akhir pertandingan langsung disambut dengan sorak-sorai dari jalanan. Bagi masyarakat yang telah berbulan-bulan hidup dalam keterbatasan dan ketidakpastian, kemenangan La Furia Roja menjadi sumber harapan baru.

    Dukungan Politik yang Bermakna

    Bagi banyak warga Palestina, kemenangan Spanyol memiliki dimensi yang lebih dalam daripada sekadar prestasi olahraga. Negara tersebut dikenal sebagai salah satu kekuatan Eropa yang paling vokal dalam mengkritik kebijakan Israel di Gaza serta tindakan kekerasan di Tepi Barat yang diduduki. Pemerintah Spanyol bahkan telah mendorong Uni Eropa untuk mengambil langkah tegas terhadap dugaan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk mengusulkan penangguhan pakta perdagangan bebas yang berlaku luas.

    Sikap solidaritas ini juga terlihat dari para pemain Spanyol yang tidak segan menunjukkan dukungan mereka. Kombinasi antara dukungan politik pemerintah dan simbol-simbol solidaritas dari para atlet menciptakan ikatan emosional yang kuat antara masyarakat Gaza dengan tim nasional Spanyol. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak warga setempat ikut merayakan keberhasilan La Furia Roja dengan penuh antusiasme.

    Peran Lamine Yamal dalam Solidaritas

    Salah satu faktor yang memperkuat hubungan ini adalah sosok bintang muda Lamine Yamal. Banyak warga Gaza mengibarkan bendera Spanyol sebagai bentuk penghormatan kepada pemain yang sebelumnya membawa bendera Palestina saat merayakan keberhasilan Barcelona menjuarai La Liga pada Mei 2026. Aksi Yamal tersebut mendapat perhatian internasional yang luas, terutama ketika menteri pertahanan Israel menyerang pemain tersebut karena mengibarkan bendera Palestina dan menuduhnya “menghasut kebencian”.

    Lamine hanya mengungkapkan solidaritas dengan Palestina yang dirasakan oleh jutaan orang di Spanyol. Alasan lain untuk bangga padanya, tulis Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez melalui media sosial.

    Bagi warga Palestina, tindakan Yamal menjadi simbol dukungan yang sangat berarti di tengah situasi sulit yang mereka hadapi setiap hari.

    Pesan dari Tim Amputasi Gaza

    Menjelang pertandingan final, tim sepak bola amputasi Gaza yang bernama Al-Irada mengirimkan pesan video kepada tim nasional Spanyol. Dalam pesan tersebut, mereka menyatakan bahwa siapa pun yang mengibarkan bendera Palestina layak mengangkat Piala Dunia. Ungkapan ini mencerminkan besarnya harapan dan apresiasi masyarakat Palestina terhadap pihak-pihak yang menunjukkan solidaritas kepada mereka.

    Final Piala Dunia 2026 juga diwarnai oleh dinamika politik yang kompleks. Dukungan Israel kepada Argentina dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Argentina Javier Milei. Menjelang laga final, Netanyahu turut menyampaikan pesan dukungan kepada tim Argentina. Sementara itu, Delegasi Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa merespons hasil pertandingan dengan mengunggah gambar tim nasional Spanyol disertai judul “juara dunia”.

    Tantangan dalam Menikmati Pertandingan

    Meskipun antusiasme terhadap turnamen sangat tinggi, banyak warga Gaza menghadapi kesulitan untuk mengikuti jalannya pertandingan. Sebagian besar dari sekitar 2 juta penduduk Gaza kini tinggal di kamp-kamp tenda setelah rumah mereka hancur akibat serangan Israel. Keterbatasan akses listrik dan internet membuat mereka tidak dapat menyaksikan pertandingan secara langsung.

    Arkan al-Walaida, seorang pemuda berusia 23 tahun, memilih pergi ke warnet setiap pagi selama turnamen untuk mencari cuplikan pertandingan. Ia mengandalkan video pendek yang diunggah di TikTok serta kanal resmi FIFA di YouTube dan Instagram. Saat mengetahui pada Senin bahwa Spanyol menjadi juara dunia, ia mengaku tidak mampu menyembunyikan emosinya.

    Jujur, saya merasa seperti akan menang sendiri saat mendengar kabar kemenangan tersebut, kata Arkan dengan penuh haru.

    Di sisi lain, Saadi al-Masri yang berusia 40 tahun dan merupakan kapten tim sepak bola penyandang disabilitas di Gaza, menyaksikan pertandingan bersama teman-temannya di sebuah kafe. Ia menjelaskan alasannya mendukung Spanyol.

    Saya mendukung Spanyol karena kami melihatnya sebagai negara yang mendukung perjuangan Palestina dan hak-hak Palestina, katanya dikutip dari The Guardian pada Selasa, 21 Juli 2026.

    Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026 bukan hanya prestasi olahraga, tetapi juga momen yang menyatukan masyarakat Gaza dengan dunia luar melalui solidaritas dan dukungan yang tulus.

  • Militer Iran Ancam Bombardir Wilayahnya Sendiri, Kenapa?

    Militer Iran Ancam Bombardir Wilayahnya Sendiri, Kenapa?

    Iran Siap Menyerang Wilayah Sendiri Jika AS Melancarkan Invasi

    Amalzakat.com – Ketegangan diplomatik antara Teheran dan Washington kembali memanas setelah militer Iran mengeluarkan pernyataan tegas yang mengejutkan banyak pihak. Brigadir Jenderal Mohammad Akrami-Nia, juru bicara angkatan bersenjata Iran, menyatakan bahwa negaranya tidak akan ragu untuk membombardir wilayahnya sendiri apabila pasukan Amerika Serikat melakukan invasi darat. Pernyataan kontroversial ini muncul di tengah diskusi intensif di Gedung Putih mengenai berbagai skenario operasi militer yang mungkin dilakukan terhadap Iran. Militer Iran Ancam Bombardir Wilayahnya sebagai bagian dari strategi pertahanan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah konflik modern.

    “Jika Amerika menduduki wilayah kami, kami bahkan akan membom wilayah kami sendiri. Inilah logika perang,” tegas Akrami-Nia dalam siaran televisi negara pada hari Selasa, 21 Juli 2026.

    Komando Pusat Amerika Serikat saat ini telah memasuki hari kesepuluh serangan terhadap berbagai sasaran di Iran. Situasi ini mendorong Presiden Donald Trump untuk segera menentukan langkah selanjutnya dalam beberapa hari ke depan. Salah satu opsi yang kini mulai dibahas secara terbuka adalah kemungkinan operasi darat yang melibatkan pasukan Amerika di wilayah Iran. Langkah ini merupakan bagian dari eskalasi yang semakin serius antara kedua negara superpower.

    Opsi Operasi Darat Pentagon

    Laporan dari The Washington Post mengungkap bahwa Pentagon sedang menyiapkan sejumlah alternatif operasi darat di Iran. Rencana tersebut tidak mengarah pada invasi skala penuh, namun berpotensi melibatkan ribuan personel militer selama periode yang bisa mencapai berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Gedung Putih menegaskan bahwa Pentagon hanya diminta menyiapkan berbagai alternatif dan belum ada keputusan final dari Presiden Trump. Keputusan akhir akan bergantung pada perkembangan situasi di lapangan dan evaluasi strategis yang komprehensif.

    Di sisi lain, Manouchehr Mottaki, mantan menteri luar negeri Iran yang kini duduk sebagai anggota parlemen, mendorong pemerintahnya untuk mengambil sikap lebih agresif terhadap Amerika Serikat. Ia menyoroti bahwa ancaman dari Washington semakin meningkat, termasuk klaim bahwa AS akan merebut Pulau Kharg dan mengambil alih fasilitas minyak strategis Iran. Sikap keras ini mencerminkan perubahan paradigma pertahanan Iran dalam menghadapi tekanan internasional.

    “Ancaman AS semakin intensif, dan mereka mengatakan akan merebut Pulau Kharg dan mengambil alih fasilitas minyak Iran,” ujar Mottaki.

    Mottaki bahkan mengusulkan agar Iran tidak hanya menyerang pangkalan militer AS di kawasan, tetapi juga menangkap prajurit Amerika. “Saya sudah lama menganjurkan perang darat. Kita harus merebut salah satu pangkalan AS di wilayah tersebut, menangkap pasukannya, dan membawa mereka kembali ke negara kita,” tambahnya. Usulan ini sejalan dengan pernyataan awal bahwa Militer Iran Ancam Bombardir Wilayahnya sebagai respons terhadap kemungkinan invasi.

    Respons Strategis Iran

    Ahmad Bakhshayesh Ardestani, anggota parlemen Iran, menyebutkan bahwa negaranya dapat mempertimbangkan operasi darat ke Kuwait dan Bahrain apabila AS benar-benar menginvasi wilayah Iran. Menurutnya, apabila AS berhasil menguasai Pulau Kharg, penguasaan tersebut hanya akan berlangsung sementara karena pulau itu tetap berada dalam jangkauan rudal Iran. Strategi ini menunjukkan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk mempertahankan wilayah strategisnya meskipun menghadapi tekanan militer yang signifikan.

    “Rudal Iran dari Semnan, Zahedan, Isfahan, dan tempat lain dapat mencapainya. Menduduki Pulau Kharg akan mengubahnya menjadi target bagi Iran,” kata Ardestani.

    Di tengah meningkatnya ketegangan, muncul pula spekulasi mengenai kemungkinan operasi Iran ke Pulau Bubiyan, Kuwait. Sejumlah tokoh politik Iran dan akun media sosial membahas skenario penggunaan pasukan elite Saberin dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melalui wilayah Irak selatan apabila AS melakukan operasi di Iran. Meski demikian, laporan mengenai pergerakan militer Iran menuju perbatasan Kuwait belum dapat diverifikasi secara independen. Perkembangan ini menambah kompleksitas situasi regional yang sedang berlangsung.

    Sebelumnya, pada 1 Mei 2026, otoritas Kuwait mengeklaim telah menangkap empat orang yang mengaku anggota IRGC setelah mendarat di Pulau Bubiyan menggunakan kapal nelayan. Pemerintah Iran membantah tuduhan tersebut dan menyatakan para perwira memasuki perairan Kuwait akibat gangguan sistem navigasi. Insiden ini menjadi salah satu indikator ketegangan yang semakin meningkat di kawasan Teluk Persia.

    Trump sebelumnya juga memperingatkan bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi lebih besar apabila terus menyerang kepentingan AS di kawasan. “Setiap kali Iran membunuh seorang tentara AS, mereka akan membayar pembunuhan itu berkali-kali lipat,” tulis Trump melalui media sosial Truth Social. Pernyataan ini menegaskan bahwa Militer Iran Ancam Bombardir Wilayahnya bukan hanya retorika, tetapi bagian dari strategi pertahanan yang serius. Dengan demikian, dunia kini menyaksikan salah satu episode paling dramatis dalam hubungan Iran-Amerika Serikat dalam beberapa dekade terakhir.

  • Bocoran Data Intelijen AS Sebut Trump Akan Sulit Paksa Iran Menyerah

    Bocoran Data Intelijen AS Sebut Trump Akan Sulit Paksa Iran Menyerah

    Inteligensi AS: Iran Sulit Dipaksa Menyerah Meski Tekanan Militer Ditingkatkan

    Amalzakat.com – Menurut laporan intelijen Amerika Serikat yang baru saja dibocorkan, Iran diprediksi tidak akan memberikan konsesi signifikan maupun melunak dalam program nuklirnya. Hal ini terjadi meskipun Washington terus meningkatkan intensitas serangan terhadap berbagai sasaran militer dan infrastruktur strategis di negara tersebut. Situasi tegang ini juga terlihat dari penundaan yang dilakukan Presiden Donald Trump dalam menyambut jenazah para prajurit AS yang gugur akibat serangan Iran.

    Sebelumnya, Trump dijadwalkan menghadiri upacara penghormatan bagi dua prajurit yang tewas dalam serangan Iran terhadap pangkalan militer AS di Yordania. Kedua prajurit tersebut adalah First Lieutenant Tyler James Feehan yang berusia 25 tahun serta Private Isabella Gonzales yang baru berusia 19 tahun. Namun, agenda di Dover Air Force Base akhirnya ditunda tanpa adanya pengumuman jadwal baru secara resmi.

    Pentagon juga mengonfirmasi kematian Sersan Michael Emmanuel Swinton, seorang prajurit berusia 30 tahun yang tewas saat proses peledakan terkendali terhadap sebuah drone Iran. Dengan penambahan korban terbaru ini, total jumlah personel militer AS yang tewas dalam konflik meningkat menjadi 18 orang. Sementara itu, hampir 100 tentara lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan Iran ke sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah dalam kurun waktu dua pekan terakhir.

    Situasi Tidak Jelas Antara Perang dan Perdamaian

    Mengutip analisis dari The Washington Post, para analis intelijen AS menilai bahwa serangan lanjutan terhadap fasilitas militer maupun infrastruktur sipil Iran memiliki kemungkinan kecil untuk memaksa Teheran mengubah sikap atau memberikan konsesi dalam isu nuklir. Para pejabat intelijen, baik yang masih aktif maupun yang sudah purnatugas, bahkan memperingatkan bahwa Washington dan Teheran kini berada dalam situasi yang tidak jelas, berada di antara perang dan perdamaian.

    Pada sisi lain, Iran juga meningkatkan ancaman terhadap Trump dan keluarganya. Sejumlah papan reklame di Teheran menampilkan gambar yang menggambarkan kematian Presiden AS tersebut. Konflik ini kembali memanas setelah perundingan gencatan senjata antara AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan. Kegagalan tersebut memicu 10 malam berturut-turut serangan terhadap sasaran-sasaran militer Iran.

    Washington berupaya melemahkan kemampuan Iran dalam mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20% perdagangan minyak dunia. AS juga menuduh Iran melanggar nota kesepahaman dengan menyerang kapal tanker minyak di Teluk Persia. Sebagai balasan, Angkatan Laut AS kembali memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan menyita sejumlah kapal milik negara tersebut.

    Sementara itu, Iran merespons dengan meluncurkan serangan rudal dan drone ke fasilitas air serta pembangkit listrik di sejumlah negara Teluk. Konflik juga berpotensi meluas setelah kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran mengancam memblokade jalur pelayaran menuju Arab Saudi melalui Selat Bab al-Mandeb, salah satu rute perdagangan paling strategis di dunia.

    “Kami kembali menghantam mereka dengan sangat keras,” ujar Trump mengenai serangan terbaru AS sebagai balasan atas gugurnya personel militer Amerika.

    Meski ancaman perang regional terus meningkat, baik Washington maupun Teheran masih memberikan sinyal terbuka untuk kembali ke meja perundingan. Namun hingga kini belum ada perkembangan berarti dalam upaya diplomasi tersebut. Kedua belah pihak tampaknya masih mencari jalan untuk meredakan ketegangan tanpa harus mengorbankan kepentingan strategis masing-masing dalam konflik yang semakin kompleks ini.

  • Program B50 Pangkas Impor Minyak Indonesia hingga 300.000 Barel

    Program B50 Pangkas Impor Minyak Indonesia hingga 300.000 Barel

    Program B50 Pangkas Impor Minyak Indonesia Capai Target Strategis

    Amalzakat.com – Jakarta mencatatkan pencapaian penting dalam sektor energi nasional melalui implementasi kebijakan biodiesel B50 yang telah memberikan dampak signifikan terhadap neraca perdagangan energi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa program ini berhasil memangkas volume impor minyak mentah hingga mencapai kisaran 250.000 hingga 300.000 barel setiap harinya. Pencapaian ini menjadi bukti nyata efektivitas kebijakan energi yang diterapkan pemerintah Indonesia.

    Kebijakan strategis tersebut merupakan salah satu pilar utama dalam upaya pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap sumber daya energi fosil. Selain itu, langkah ini juga berkontribusi langsung dalam memperkuat ketahanan energi nasional yang selama ini menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan. Program B50 tidak hanya sekadar mengganti jenis bahan bakar, tetapi juga mengubah fundamental struktur konsumsi energi di seluruh Indonesia.

    Analisis Kebutuhan dan Produksi Energi Nasional

    Berdasarkan data yang disampaikan oleh Bahlil, kebutuhan total bahan bakar minyak di dalam negeri mencapai angka yang cukup besar, yaitu sekitar 1,6 juta barel per hari. Namun, produksi minyak domestik atau lifting hanya mampu memenuhi sebagian kecil dari kebutuhan tersebut, yakni berkisar antara 600.000 hingga 615.000 barel per hari. Kesenjangan yang cukup lebar inilah yang sebelumnya memaksa Indonesia untuk melakukan impor dalam jumlah besar guna memenuhi kebutuhan domestik.

    “Kita konversi B50 itu, kita mampu memotong impor kita itu hampir 250.000-300.000 per hari,” ujar Bahlil saat membuka Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

    Sebelum adanya program B50, Indonesia harus mengimpor sekitar satu juta barel minyak setiap harinya untuk menutupi defisit produksi dalam negeri. Dengan implementasi biodiesel, jumlah impor tersebut berhasil ditekan secara signifikan. Saat ini, total impor minyak nasional berada di level 700.000 hingga 750.000 barel per hari, yang merupakan selisih dari kebutuhan total setelah dikurangi produksi domestik dan kontribusi B50.

    Transformasi Menuju Energi Alternatif

    Bahlil menjelaskan bahwa pergeseran dari energi fosil menuju energi alternatif dilakukan secara bertahap namun konsisten. Peresmian program B50 menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjang transformasi energi nasional. Konsumsi solar di Indonesia saat ini mencapai angka yang sangat besar, yaitu sekitar 39 juta kiloliter per tahun. Angka ini menunjukkan betapa besarnya peran bahan bakar diesel dalam aktivitas ekonomi dan transportasi di Indonesia.

    Dengan adanya substitusi sebagian solar menggunakan biodiesel, kebutuhan impor minyak tidak lagi harus dipenuhi dalam jumlah yang sama seperti sebelumnya. Hal ini memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga bahan bakar dan mengurangi tekanan terhadap cadangan devisa negara. Program ini juga sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi karbon dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

    Implementasi B50 bukan hanya soal penghematan impor, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi petani kelapa sawit sebagai produsen minyak sawit mentah. Dengan meningkatnya permintaan biodiesel, pasar domestik untuk minyak sawit juga ikut terdongkrak. Ini menciptakan sinergi positif antara sektor energi dan sektor pertanian dalam negeri.

    Ke depan, pemerintah berencana untuk terus mengembangkan program energi alternatif lainnya. Salah satunya adalah pengembangan ekosistem hidrogen yang sedang dibahas dalam forum internasional. Dengan kombinasi berbagai sumber energi terbarukan, Indonesia diharapkan dapat mencapai kemandirian energi yang lebih kuat di masa mendatang.

    Pencapaian program B50 ini menjadi bukti bahwa kebijakan energi yang tepat sasaran dapat memberikan hasil yang nyata. Pengurangan impor minyak sebesar 250.000 hingga 300.000 barel per hari merupakan kontribusi besar terhadap stabilitas ekonomi nasional. Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam transisi energi global.

  • Purbaya: Akses Rekening WP oleh DJP Bukan Aturan Baru dalam Pajak

    Purbaya: Akses Rekening WP oleh DJP Bukan Aturan Baru dalam Pajak

    Purbaya: Kewenangan DJP Mengakses Rekening Wajib Pajak Sudah Menjadi Praktik Lama

    Amalzakat.com – Purbaya – Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan bahwa hak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mengakses data rekening keuangan para wajib pajak bukanlah kebijakan yang baru. Menurut Menkeu, praktik ini sudah berlangsung lama dalam sistem perpajakan Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu merasa cemas atau khawatir terhadap adanya akses tersebut. Dalam pernyataannya, Purbaya menjelaskan bahwa hal ini merupakan hal yang biasa terjadi dalam administrasi perpajakan.

    Sebagaimana disampaikan oleh Purbaya dalam konferensi pers yang diselenggarakan untuk edisi Juli 2026 dari program APBN Kita di Jakarta, Selasa (21/7/2026), para wajib pajak yang sudah memenuhi kewajiban pajaknya tidak perlu takut. Menkeu menyatakan bahwa mereka yang sudah membayar pajak dengan benar akan merasa tenang karena tidak akan diganggu lagi. Pernyataan tersebut disampaikan untuk menenangkan publik yang mungkin merasa terganggu dengan adanya akses DJP terhadap rekening pribadi maupun badan usaha.

    Peran Sistem Coretax dalam Modernisasi Perpajakan

    Purbaya menjelaskan bahwa implementasi sistem administrasi perpajakan yang dikenal dengan nama Coretax telah mengubah cara DJP bekerja. Sebelumnya, DJP sangat bergantung pada permintaan data rekening secara manual. Namun, dengan adanya Coretax, sistem ini mampu merekam seluruh aktivitas perpajakan wajib pajak secara lebih komprehensif. Mulai dari setiap transaksi pembayaran hingga pelaporan surat pemberitahuan tahunan, semuanya tercatat dengan baik.

    “Kalau data itu, akses data itu kan pasti nanti juga dengan adanya Coretax, transaksi pasti ketangkap, pasti ketahuan kan. Jadi, yang data itu enggak terlalu material menurut saya,” ujar Purbaya.

    Menurut Menkeu, keberadaan sistem Coretax membuat pemantauan transaksi perpajakan menjadi lebih otomatis. Hal ini berarti peluang bagi wajib pajak untuk menyembunyikan informasi perpajakan menjadi semakin kecil. Dengan kata lain, setiap pergerakan keuangan yang berkaitan dengan pajak akan tercatat dan dapat dilacak dengan mudah oleh otoritas pajak.

    Surat Edaran Baru untuk Akses Informasi Keuangan

    Sementara itu, DJP telah resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor SE-9/PJ/2026 yang mengatur tentang tata cara permintaan informasi dan atau bukti serta keterangan dalam rangka pelaksanaan akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan. Aturan ini menjadi pedoman penting bagi seluruh unit kerja DJP ketika meminta informasi keuangan kepada berbagai lembaga keuangan maupun penyedia jasa aset kripto.

    Perlu dicatat bahwa penyedia jasa aset kripto juga termasuk dalam kategori pelapor yang wajib memberikan informasi sesuai dengan Crypto Assets Reporting Framework (CARF). Dalam surat edaran tersebut dijelaskan secara rinci bahwa permintaan informasi keuangan dapat dilakukan terhadap wajib pajak orang pribadi maupun badan yang masuk dalam daftar sasaran analisis, prioritas pengawasan, atau prioritas ekstensifikasi. Dengan demikian, proses akses data menjadi lebih terstruktur dan transparan.

    Secara keseluruhan, langkah-langkah yang diambil oleh DJP melalui sistem Coretax dan penerbitan SE-9/PJ/2026 menunjukkan komitmen untuk meningkatkan efektivitas pemungutan pajak. Masyarakat dapat melihat bahwa ini bukan sekadar aturan baru, melainkan penyempurnaan dari praktik yang sudah ada selama bertahun-tahun. Dengan demikian, para wajib pajak diharapkan dapat menyesuaikan diri dan memanfaatkan sistem yang ada untuk memenuhi kewajiban perpajakan mereka dengan lebih baik.

  • IEAEU FTA Buka Peluang Ekspor Sawit hingga Tekstil ke Pasar Eurasia

    IEAEU FTA Buka Peluang Ekspor Sawit hingga Tekstil ke Pasar Eurasia

    Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Eurasia Hadirkan Peluang Ekspor Luas

    Amalzakat.com – IEAEU FTA Buka Peluang Ekspor ke berbagai sektor industri nasional. Pengesahan Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dalam beberapa tahun ke depan. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa kesepakatan ini akan membuka peluang lebih luas bagi berbagai komoditas ekspor unggulan Indonesia untuk menembus pasar regional yang memiliki potensi besar. Produk-produk seperti minyak sawit, kopi, tekstil dan produk tekstil, serta alas kaki menjadi salah satu受益 utama dari perjanjian ini.

    Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI yang berlangsung secara daring di Jakarta pada Selasa, 21 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, Mendag Budi menjelaskan pencapaian penting yang berhasil diraih Indonesia melalui negosiasi intensif. Indonesia berhasil mendapatkan komitmen dari negara-negara anggota EAEU untuk menghapuskan dan menurunkan tarif terhadap 11.882 pos tarif. Angka ini mewakili sekitar 90,5 persen dari total pos tarif yang berlaku di kawasan tersebut.

    Komposisi Negara Anggota dan Potensi Pasar

    Uni Ekonomi Eurasia terdiri dari lima negara anggota, yaitu Rusia, Belarus, Kazakhstan, Armenia, dan Kyrgyzstan. Kawasan ini memiliki populasi mencapai 183,7 juta jiwa dengan nilai produk domestik bruto sebesar US$ 3,04 triliun pada tahun 2025. Perjanjian yang ditandatangani di St Petersburg, Rusia, pada 21 Desember 2025 ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pasar ekspor Indonesia ke wilayah yang semakin berkembang.

    “Produk ekspor unggulan Indonesia yang memperoleh manfaat antara lain sawit dan produk turunannya, karet alam, kopi, produk perikanan, tekstil dan produk tekstil, alas kaki, furnitur, mesin dan peralatan listrik, kayu, dan produk kayu,” ujar Budi Santoso.

    Selain memperkuat daya saing produk nasional, kesepakatan ini juga membuka peluang bagi Indonesia menjadikan kawasan Eurasia sebagai pintu masuk menuju pasar Asia Tengah, Asia Barat, hingga Eropa Timur. Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah menjadi salah satu pihak yang diuntungkan dari perjanjian ini. Mereka diharapkan dapat memanfaatkan akses pasar yang lebih luas untuk meningkatkan volume penjualan.

    Komitmen Timbal Balik dan Proyeksi Pertumbuhan

    Sebagai bagian dari implementasi perjanjian, Indonesia juga memberikan penurunan tarif terhadap 10.257 pos tarif atau sekitar 89,9 persen dari total pos tarif nasional. Kebijakan ini terutama berlaku bagi produk yang mendukung kebutuhan industri dalam negeri. Komoditas yang memperoleh penurunan tarif meliputi gandum, pupuk, produk farmasi, mesin dan peralatan listrik, bahan kimia dasar, produk olahan susu, serta kertas dan pulp.

    Menteri Perdagangan Budi Santoso memproyeksikan bahwa implementasi perjanjian perdagangan ini mampu meningkatkan nilai ekspor Indonesia ke kawasan Eurasia menjadi sekitar US$ 2,87 miliar hingga US$ 2,89 miliar. Selain itu, perjanjian tersebut diperkirakan mampu meningkatkan kesejahteraan Indonesia hingga US$ 69,98 juta serta mendorong pertumbuhan produk domestik bruto riil sebesar 0,0059 persen.

    “Perjanjian dagang ini penting karena akan membuka lebih luas akses pasar ekspor di Indonesia, meningkatkan daya saing pelaku usaha nasional, khususnya UMKM, membuka rantai masuk global melalui EAEU sebagai hub produk ekspor Indonesia,” jelas Budi Santoso.

    Dengan demikian, perjanjian perdagangan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi sektor ekspor, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ekonomi nasional secara keseluruhan. Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan posisi strategisnya sebagai gateway menuju pasar Eurasia dan kawasan sekitarnya. Hal ini akan menciptakan momentum positif bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

  • Polres Boltim Tutup Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Nuangan

    Polres Boltim Tutup Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Nuangan

    Polres Boltim Tutup Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Nuangan

    Amalzakat.com – Keputusan tegas telah diambil oleh Kepolisian Resor Bolaang Mongondow Timur atau Polres Boltim dalam menutup dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin di kawasan perkebunan Kayu Manis. Penutupan ini dilakukan di Desa Bai, Kecamatan Nuangan, pada hari Selasa tanggal 21 Juli 2026. Langkah ini diambil setelah pihak kepolisian menerima berbagai laporan dari masyarakat setempat yang mengindikasikan adanya kegiatan pertambangan ilegal di wilayah tersebut. Keputusan ini menunjukkan komitmen Polres Boltim dalam menjaga ketertiban dan kelestarian lingkungan di wilayahnya.

    Respons Cepat Terhadap Laporan Masyarakat

    Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, menjelaskan bahwa pihaknya merespons cepat terhadap laporan yang masuk dari warga. Tim kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan menyeluruh sekaligus menghentikan aktivitas yang diduga melanggar peraturan perundang-undangan. Namun, ketika tim tiba di tempat kejadian, situasi yang ditemukan berbeda dari laporan awal warga yang menyebutkan adanya aktivitas penambangan yang sedang berlangsung.

    Kondisi di lokasi sudah tidak ada aktivitas. Alat berat juga sudah tidak ditemukan. Kemungkinan mereka baru akan memulai operasi, tetapi sudah lebih dulu mendapat penolakan dari masyarakat, ujar Golfried.

    Menurut Kapolres, kemungkinan besar para pelaku pertambangan tersebut sudah mengetahui adanya penolakan dari masyarakat sebelum mereka benar-benar memulai operasi penambangan. Hal ini menjelaskan mengapa tidak ditemukan aktivitas maupun alat berat di lokasi saat inspeksi dilakukan. Masyarakat setempat telah menunjukkan kepedulian tinggi terhadap potensi kerusakan lingkungan yang dapat ditimbulkan oleh aktivitas pertambangan tanpa izin.

    Temuan Penting di Lokasi Penambangan

    Selain tidak ditemukannya alat berat, petugas kepolisian juga tidak mendapati adanya fasilitas pengolahan emas seperti bak rendaman maupun instalasi pengolahan lainnya. Yang terlihat hanyalah lokasi yang telah dibersihkan sebagai persiapan awal untuk area pertambangan. Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas penambangan belum benar-benar berjalan, namun persiapan sudah dimulai oleh para pelaku.

    Meskipun aktivitas penambangan tidak ditemukan saat inspeksi berlangsung, Polres Boltim memastikan akan terus melakukan pemantauan ketat terhadap kawasan tersebut. Tujuannya adalah untuk mencegah munculnya kembali aktivitas pertambangan emas tanpa izin di masa mendatang. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan maupun melanggar hukum yang berlaku.

    Peran Aktif Masyarakat dalam Pengawasan

    Kapolres juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika kembali melihat adanya aktivitas pertambangan di lokasi tersebut. Setiap laporan akan langsung ditindaklanjuti tanpa pandang bulu. Selain itu, Polres Boltim juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi wilayahnya agar aktivitas pertambangan tanpa izin tidak kembali terjadi. Hal ini sekaligus bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Kecamatan Nuangan.

    Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika kembali melihat adanya aktivitas pertambangan di lokasi tersebut. Setiap laporan akan langsung kami tindak lanjuti tanpa pandang bulu, tegasnya.

    Konteks Pertambangan Emas di Nuangan

    Kecamatan Nuangan merupakan salah satu wilayah di Bolaang Mongondow Timur yang memiliki potensi sumber daya alam, termasuk emas. Namun, aktivitas pertambangan yang tidak sesuai dengan izin seringkali menimbulkan masalah bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Polarisasi antara kepentingan ekonomi dan pelestarian lingkungan menjadi tantangan yang harus diatasi oleh pemerintah daerah dan kepolisian setempat.

    Pertambangan emas tanpa izin dapat menyebabkan kerusakan ekosistem, pencemaran air, dan gangguan sosial bagi masyarakat lokal. Oleh karena itu, langkah-langkah preventif seperti yang dilakukan oleh Polres Boltim sangat penting untuk dilakukan secara berkelanjutan. Pemantauan rutin dan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan menjadi kunci keberhasilan dalam memberantas praktik pertambangan ilegal di wilayah ini.

    Dengan adanya penutupan sementara ini, diharapkan masyarakat Nuangan dapat merasa lebih tenang dan aman. Kapolres Boltim berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam menjaga ketertiban dan kelestarian lingkungan di wilayahnya. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap indikasi aktivitas pertambangan yang mencurigakan kepada pihak berwenang.

  • DPRD Gowa Tegaskan Permohonan Mediasi Bupati Tak Hentikan Hak Angket

    DPRD Gowa Tegaskan Permohonan Mediasi Bupati Tak Hentikan Hak Angket

    DPRD Gowa: Proses Hak Angket Tetap Berjalan Meski Ada Permohonan Mediasi dari Bupati

    Amalzakat.com – Kota Gowa – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gowa memberikan penegasan resmi bahwa permohonan mediasi yang diajukan oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Tanlerang, kepada Gubernur Sulawesi Selatan tidak akan mengganggu maupun mengubah jalannya proses maupun hasil kerja panitia khusus (pansus) hak angket. Saat ini, pansus hak angket telah memasuki fase akhir dari seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan.

    Meskipun surat permohonan mediasi telah resmi diterima oleh DPRD Gowa sebagai tembusan, lembaga legislatif daerah tersebut memastikan bahwa seluruh tahapan hak angket tetap berjalan sesuai dengan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini menunjukkan komitmen DPRD Gowa untuk tidak terpengaruh oleh upaya mediasi eksternal selama proses pengawasan terhadap pemerintahan daerah berlangsung.

    Konfirmasi Penerimaan Surat Mediasi

    Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, membenarkan bahwa surat permohonan mediasi yang diajukan oleh bupati Gowa kepada gubernur Sulsel juga telah diterima oleh DPRD Gowa sebagai tembusan. Kepastian mengenai hal ini diperoleh setelah ia melakukan pengecekan langsung ke sekretariat Provinsi Sulsel dan Sekretariat DPRD Gowa.

    “Saya coba mengecek ke Sekretariat Provinsi Sulsel melalui biro umum, benar surat itu masuk. Saya juga cek ke setwan DPRD Gowa, ya surat tembusannya juga masuk,” ucapnya, Selasa (21/7/2026).

    Namun, Hasrul mengungkapkan bahwa surat yang diterima tidak disertai lampiran sebagaimana disebutkan dalam dokumen tersebut. Kondisi ini, menurutnya, membuat DPRD belum mengetahui secara rinci bentuk mediasi yang dimohonkan oleh bupati Gowa. Hal ini menimbulkan kebingungan di kalangan anggota DPRD mengenai tujuan sebenarnya dari permohonan mediasi tersebut.

    “Cuma setelah saya baca, tidak ada lampiran surat. Begitu juga surat yang masuk di pemprov juga tidak ada lampirannya. Saya cuma lihat ada permintaan mediasi sesuai permohonan surat tersebut, tetapi saya juga tidak paham mediasi seperti apa yang diinginkan Ibu bupati Gowa. Semuanya bingung,” katanya.

    Keterbukaan DPRD Terhadap Mediasi

    Hasrul menegaskan bahwa DPRD Gowa pada dasarnya terbuka terhadap setiap upaya komunikasi maupun koordinasi yang bertujuan menjaga stabilitas pemerintahan dan kepentingan masyarakat. Meskipun demikian, ia mengingatkan bahwa proses hak angket yang sedang berjalan merupakan pelaksanaan fungsi konstitusional DPRD dalam mengawasi jalannya pemerintahan daerah dan memiliki mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

    “Apabila gubernur Sulawesi Selatan berinisiatif memfasilitasi komunikasi sebagai bagian dari pembinaan penyelenggaraan pemerintahan daerah, tentu kami menghargai langkah tersebut. Namun, forum mediasi tidak boleh dimaknai sebagai upaya menghentikan, mengintervensi, atau memengaruhi proses hak angket yang sedang berjalan,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Hasrul kembali mempertanyakan maksud permohonan mediasi tersebut karena tidak adanya dokumen pendukung yang menyertai surat. “Saya dan teman-teman di DPRD bingung, mediasi apa yang diinginkan Ibu bupati,” kata Hasrul dengan nada kebingungan.

    Kesiapan DPRD Menghadiri Mediasi

    Meski begitu, Hasrul memastikan bahwa DPRD Gowa akan memenuhi undangan apabila gubernur Sulsel nantinya mengundang kedua belah pihak untuk melakukan pertemuan. Menurutnya, kehadiran DPRD tetap akan didahului dengan pembahasan melalui rapat pimpinan yang diperluas karena menyangkut sikap kelembagaan. “Sikap kami DPRD jika memang ada undangan dari Pemprov, ya kita akan menghargai undangan bapak gubernur. Kami akan hadir tetapi kami akan bahas hal ini di rapat pimpinan diperluas dahulu karena ini atas nama lembaga DPRD,” tambahnya.

    Pada sisi lain, Hasrul menegaskan adanya permohonan mediasi tidak akan memengaruhi proses maupun hasil kerja panitia khusus (pansus) hak angket DPRD Gowa yang saat ini telah memasuki tahap akhir. “Permintaan mediasi oleh bupati tidak akan mempengaruhi kerja pansus. Kita tetap pada hasil tahapan-tahapan dari pansus hak angket yang telah kita laksanakan,” ujar Hasrul.

    Ia kemudian mengungkapkan agenda yang sedang dijalankan Pansus menjelang rapat paripurna penyampaian laporan akhir. “Bahkan hari ini ada rapat internal pansus untuk finalisasi laporan hasil akhir yang akan dibacakan pada rapat paripurna besok,” pungkasnya.

  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya

    Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya

    Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Alasan Kesehatan Jantung Terungkap

    Amalzakat.com – Jakarta, Beritasatu.com — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Langkah pengunduran diri ini dilakukan setelah ia menyampaikan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjalani perawatan jantung di luar negeri. Keputusan tersebut diumumkan melalui unggahan resmi di akun Facebook pribadinya pada hari Rabu, 22 Juli 2026. Dalam pernyataannya, Nanik menjelaskan bahwa kondisi kesehatan menjadi alasan utama ia memutuskan untuk mundur dari posisi strategis tersebut.

    Dalam unggahan yang dibagikan, Nanik menyampaikan rasa berat hati atas keputusannya. Ia berencana untuk melakukan pengobatan jantung di luar negeri guna mendapatkan penanganan yang lebih optimal.

    “Dengan berat hati akhirnya saya pamit untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Rencananya hari ini, Rabu, saya berangkat,” tulis Nanik dalam unggahannya.

    Ia juga menegaskan bahwa keberangkatannya bukan karena ketidakpercayaan terhadap tenaga medis Indonesia, melainkan untuk mendapatkan second opinion mengenai penanganan penyakit jantung yang sedang diidapnya.

    Proses Pengunduran Diri dan Dukungan Presiden

    Nanik S Deyang Mundur setelah ia secara langsung menyampaikan pengunduran dirinya kepada Presiden Prabowo. Sang presiden menunjukkan empati dan memberikan persetujuan atas keputusan tersebut.

    “Dengan beribu maaf, sepertinya saya harus mundur sebagai kepala BGN demi kesehatan saya. Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, tetapi saya diminta tetap ikut mengawasi BGN,” katanya.

    Selain itu, Nanik juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang telah diberikan selama ini.

    Lebih lanjut, Nanik mengungkapkan adanya kemungkinan pemerintah akan membentuk Dewan Pengawas untuk BGN. Ia menyebutkan bahwa Presiden Prabowo telah memintanya untuk menduduki posisi sebagai ketua dewan pengawas apabila lembaga tersebut benar-benar dibentuk di masa mendatang.

    “Kemungkinan presiden akan membentuk Dewan Pengawas BGN. Saya diminta menjadi ketua dewan pengawasnya,” ujar Nanik.

    Hal ini menunjukkan bahwa Nanik tetap akan berkontribusi dalam pengawasan kebijakan gizi nasional meskipun tidak lagi memimpin secara langsung.

    Kabar pengunduran diri ini juga telah dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan. Konfirmasi disampaikan melalui akun Instagram pribadinya pada hari yang sama.

    “Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai kepala Badan Gizi Nasional,” kata Dirgayuza.

    Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan ditunjuk sebagai pengganti Nanik S Deyang.

    Pengisian jabatan strategis di BGN diperkirakan akan diumumkan setelah Presiden Prabowo menetapkan pejabat definitif untuk posisi tersebut. Pengunduran diri Nanik S Deyang ini menjadi perhatian publik mengingat perannya yang sangat penting dalam mengarahkan kebijakan gizi nasional Indonesia. Dengan pengalaman dan dedikasinya selama ini, Nanik diharapkan dapat terus berkontribusi melalui peran barunya sebagai ketua dewan pengawas BGN. Pemerintah diharapkan dapat segera mengumumkan nama pengganti agar proses kepemimpinan di BGN dapat berjalan lancar tanpa gangguan. Hal ini penting untuk memastikan program-program gizi nasional tetap berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.