Ototekno

Main Agenda: Bocoran Geely EX5 Facelift: Tenaga Loncat Jadi 245 kW!

elift: Tenaga Loncat Jadi 245 kW! Main Agenda - Geely, perusahaan produsen mobil asal Tiongkok, dikabarkan sedang menyusun versi penyegaran untuk salah satu

Desk Ototekno
Published Juni 18, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Bocoran Geely EX5 Facelift: Tenaga Loncat Jadi 245 kW!

Main Agenda – Geely, perusahaan produsen mobil asal Tiongkok, dikabarkan sedang menyusun versi penyegaran untuk salah satu model SUV listrik populer mereka, Geely EX5. Informasi terbaru yang beredar menunjukkan bahwa peningkatan signifikan tidak hanya terjadi pada aspek estetika, melainkan juga pada performa mesin dan fitur teknologi pengemudi. Dengan berbagai perubahan yang diungkapkan, mobil ini semakin menarik perhatian bagi para penggemar kendaraan listrik.

Kosmetik Baru dan Perbaikan Desain

Pada bagian eksterior, Geely EX5 versi terbaru mendapatkan penyegaran visual yang lebih agresif. Bemper depan kini didesain ulang, memberikan kesan lebih dinamis dan modern. Desain ini didukung oleh penambahan ventilasi udara samping yang lebih besar, serta bilah aerodinamis yang menonjol di atas lubang udara bawah. Teknologi active aero shutters juga dimasukkan untuk meningkatkan efisiensi aerodinamis, memastikan mobil tetap stabil saat berakselerasi tinggi.

Perubahan pada area depan tidak hanya sekadar estetika, tetapi juga memberikan dampak pada dimensi keseluruhan kendaraan. Panjang total mobil meningkat sebesar 21 mm, mencapai 4.636 mm. Hal ini sejalan dengan upaya Geely untuk memberikan kesan lebih besar dan mewah pada model ini, sekaligus mengoptimalkan distribusi aerodinamis untuk memaksimalkan efisiensi baterai.

Peningkatan Performa dan Sistem Penggerak

Dalam hal performa, Geely EX5 facelift mengalami lompatan besar. Model sebelumnya menggunakan sistem penggerak roda depan (FWD) dengan tenaga 160 kW, namun versi terbaru beralih ke penggerak roda belakang (RWD). Perubahan ini memberikan keuntungan dalam hal responsivitas dan kecepatan akselerasi, terutama dalam kondisi permukaan jalan yang beragam.

“Perbaikan pada motor tunggal ini sangat mengesankan, karena tenaganya meningkat secara signifikan hingga mencapai 245 kW,” kata Drive dalam pernyataannya, Kamis (18/6/2026). Teknologi ini diharapkan akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih intens, sekaligus meningkatkan daya tahan baterai selama penggunaan sehari-hari.

Di sisi mekanis, Geely juga memperbarui sistem penggerak dan elektronik kendaraan. Peningkatan tenaga motor tidak hanya memperkuat daya pacu, tetapi juga memungkinkan mobil mampu mengejar performa kompetitor di kelasnya. Dengan konfigurasi RWD, mobil ini diperkirakan akan memiliki keseimbangan yang lebih baik, baik dalam kondisi berkendara lurus maupun di tikungan tajam.

Perubahan Teknologi dan Regulasi

Sebagai bagian dari inovasi, Geely menambahkan sensor LiDAR dan kamera canggih di sepanjang sisi bodi serta bagian belakang. Sensor LiDAR terletak persis di atas kaca depan, sementara rangkaian kamera baru di sisi samping membantu dalam pengenalan lingkungan sekitar. Perubahan ini memperkuat kemampuan sistem otonom mutakhir bernama Geely Assisted Self Driving (G-ASD) G-Pilot H5, yang diperkirakan akan memungkinkan kendaraan bergerak sendiri di jalan raya atau area perkotaan yang padat.

Masih ada hal lain yang menarik dalam penyegaran ini, yaitu pemindahan posisi lubang pengisian daya. Komponen yang sebelumnya berada di spakbor depan sebelah kanan kini digeser ke panel bodi belakang sebelah kiri. Langkah ini dinilai lebih ergonomis, memudahkan pengemudi saat melakukan pengisian di stasiun umum.

Kehadiran teknologi LiDAR dan sistem otonom G-Pilot H5 terutama akan fokus pada pasar Tiongkok. Hal ini disebabkan oleh kompleksitas regulasi hukum mengenai kendaraan tanpa pengemudi, serta kebutuhan pemetaan digital yang berbeda di setiap negara tujuan ekspor. Sementara itu, desain dan fitur lainnya seperti gagang pintu fisik konvensional, yang menggantikan model rata, juga dipertimbangkan untuk diterapkan pada model ekspor.

Fokus Pemasaran dan Rencana Peluncuran

Geely Auto Australia mengungkapkan bahwa mereka masih merahasiakan jadwal peluncuran versi terbaru ini di luar Tiongkok. Perusahaan tersebut menyatakan prioritas saat ini adalah memaksimalkan model yang telah diperbarui baterainya menjadi 68,4 kWh pada Maret 2026 lalu. Meski demikian, mereka berjanji akan memberikan informasi resmi jika ada penyesuaian spesifikasi di masa depan.

Dengan berbagai perubahan yang diusung, Geely EX5 facelift menunjukkan komitmen mereka untuk tetap relevan di pasar global. Namun, adapun keputusan teknologi radar LiDAR dan sistem otonom G-Pilot H5 yang hanya tersedia untuk pasar Tiongkok, menandakan bahwa perusahaan masih mempertimbangkan tantangan regulasi di berbagai negara tujuan. Hal ini memastikan bahwa konfigurasi canggih ini dapat diadaptasi sesuai kebutuhan lokal.

Pembaruan ini juga mencerminkan keinginan Geely untuk menjawab permintaan pasar yang semakin berkembang terhadap mobil listrik berperforma tinggi. Dengan kombinasi desain modern, mesin yang lebih tangguh, dan teknologi pengemudi canggih, EX5 facelift diprediksi akan menjadi salah satu model paling menarik dalam segmen SUV listrik di Tiongkok. Sementara itu, penggemar mobil di luar negeri tetap menantikan penyesuaian spesifikasi untuk model ekspor yang akan segera dirilis.

Keberhasilan Geely dalam merombak EX5 juga menjadi contoh bagaimana perusahaan otomotif lokal berupaya mengadopsi inovasi global. Dengan lompatan teknologi seperti peningkatan tenaga hingga 245 kW, serta kehadiran sensor canggih, mobil ini menjadi bukti bahwa Tiongkok terus mengembangkan industri kendaraan listrik secara komprehensif. Dari segi kenyamanan hingga keamanan, Geely menghadirkan perubahan yang mendasar untuk memenuhi standar baru yang kian ketat.

Kabar Lainnya

Di samping bocoran mengenai Geely EX5 facelift, berita terkini juga menyebutkan berbagai hal lain yang sedang ramai dibicarakan. Nama Dirjen Bea Cukai muncul dalam sidang kasus korupsi, sementara KPK menegaskan bahwa program MBG harus transparan dan partisipatif. Selain itu, Bonek melakukan konvoi keliling Surabaya untuk merayakan HUT ke-99 Persebaya, menunjukkan semangat sportif yang terus berkembang di Indonesia.

Pembaruan sistem pembayaran digital, atau Digital Paymeny U-aang, juga diharapkan mempermudah akses layanan kesehatan. Aksi unjuk rasa dukung makan bergizi gratis tetap berlanjut, menegaskan peran masyarakat dalam isu kesejahteraan. Kunjungan kapal perang Inggris HMS Tamar ke Jakarta menjadi sorotan, sekaligus mengu

Leave a Comment