Ototekno

Latest Program: Ferrari Hidupkan Lagi Transmisi Manual lewat V12 Edisi Terbatas

Ferrari Hidupkan Lagi Transmisi Manual lewat V12 Edisi Terbatas Latest Program - Ferrari kembali menghadirkan model yang menarik bagi penggemar mobil sport

Desk Ototekno
Published Juli 6, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Ferrari Hidupkan Lagi Transmisi Manual lewat V12 Edisi Terbatas

Latest Program – Ferrari kembali menghadirkan model yang menarik bagi penggemar mobil sport klasik dengan meluncurkan 12Cilindri Manuale, mobil edisi terbatas bermesin V12 yang kini dilengkapi transmisi manual. Model ini diluncurkan dalam rangka menjawab beragam respons terhadap mobil listrik pertama merek, Luce. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Ferrari untuk mempertahankan spirit kesatria kendaraan bermotor tradisional sambil tetap beradaptasi dengan era elektrifikasi. Menurut laporan dari Reuters, Minggu (5/7/2026), 12Cilindri Manuale merupakan versi pengembangan dari model V12 yang diperkenalkan pada 2024. Mobil ini memadukan teknologi terkini dengan sensasi berkendara yang lebih konvensional.

Transmisi Manual dengan Teknologi Baru

Ferrari menghadirkan sistem “manuale by-wire” pada 12Cilindri Manuale, yang memungkinkan pengemudi merasakan pengalaman perpindahan gigi secara manual melalui tuas persneling, namun tetap memanfaatkan keunggulan transmisi kopling ganda modern. Teknologi ini bertujuan untuk menggabungkan keakraban mekanik tradisional dengan efisiensi dan keandalan sistem otomatis. Dengan hanya memproduksi 1.499 unit, model ini dijadwalkan diluncurkan secara terbatas dan dipasarkan dengan harga mulai 590.000 euro atau sekitar US$ 672.000, setara Rp 12 miliar di Italia. Pengiriman pertama kepada konsumen akan dimulai pada kuartal I 2027.

“Konsep mobil ini menempatkan hubungan antara masukan pengemudi, mekanik, dan kontrol sebagai inti dari pengalaman berkendara,” kata perwakilan Ferrari dalam pernyataan resmi.

Melalui 12Cilindri Manuale, Ferrari kembali menegaskan identitasnya sebagai produsen mobil sport berbasis mesin pembakaran internal. Meskipun perusahaan mulai menggeser fokus ke mobil listrik, mesin V12 naturally aspirated 6,5 liter tetap menjadi bagian integral dari strategi mereka. Model ini menghasilkan kekuatan maksimal 830 tenaga kuda, menghadirkan performa yang mumpuni dan suara mesin yang khas, yang sering dianggap sebagai ciri khas merek ini.

Respons Kritik terhadap Mobil Listrik Luce

Kehadiran Luce, mobil listrik murni pertama Ferrari, menjadi momen penting dalam sejarah perusahaan. Namun, model ini juga memicu kritik dari sebagian penggemar yang merasa mobil listrik mengurangi karakteristik khas Ferrari, terutama suara mesin dan sensasi berkendara tradisional. Sejumlah pengguna mempertanyakan apakah perpindahan ke listrik akan menghilangkan keunikan performa dan kehandalan mesin yang selama ini dianggap sebagai ciri khas mobil-mobil kelas atas merek tersebut.

Dalam upaya menyeimbangkan antara inovasi dan tradisi, Ferrari memilih untuk menghadirkan 12Cilindri Manuale sebagai solusi. Model ini dirancang untuk memperkuat identitas perusahaan sebagai produsen mobil sport dengan mesin bertenaga tinggi. Dengan fitur transmisi manual yang dipadukan teknologi modern, Ferrari berharap dapat memenuhi ekspektasi penggemar yang masih meminati pengalaman berkendara klasik, sambil tetap memperkenalkan kemajuan teknologi.

Strategi Bisnis Ferrari dalam Era Elektrifikasi

Ferrari menegaskan bahwa mesin pembakaran internal tetap menjadi tulang punggung strategi bisnisnya meski mulai bergerak ke arah elektrifikasi. Pada tahun 2030, mobil listrik diperkirakan hanya menyumbang sekitar 20% dari total portofolio produk perusahaan. Sementara itu, 80% lainnya akan dibagi rata antara mobil bensin dan model hibrida. Dalam konteks ini, 12Cilindri Manuale berperan sebagai jembatan antara masa lalu dan masa depan.

Mobil grand tourer bermesin depan ini juga menunjukkan bahwa Ferrari tidak meninggalkan segmen klasik. Meskipun mengakui pentingnya perpindahan ke listrik, perusahaan tidak ingin mengorbankan kecintaan penggemar terhadap mesin bertenaga. Dengan 12Cilindri Manuale, mereka berusaha menjaga keseimbangan antara keterlibatan pengemudi dan keunggulan teknologi. Hal ini sesuai dengan pandangan mereka bahwa pengalaman berkendara harus selalu berpusat pada interaksi langsung antara manusia dan mekanik.

Menurut rencana bisnis Ferrari, peningkatan produksi mobil listrik akan dilakukan secara bertahap. Saat ini, portofolio perusahaan masih didominasi oleh model bensin dan hibrida, termasuk Purosangue serta berbagai V12 lainnya. Namun, mereka tetap berkomitmen untuk mengembangkan teknologi listrik dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kecintaan terhadap mesin bertenaga. Dengan 12Cilindri Manuale, Ferrari mencoba memenuhi keinginan penggemar yang masih menginginkan sensasi berkendara konvensional, sambil menyiapkan masa depan yang lebih hijau.

Perbandingan Antara Keberadaan Luce dan 12Cilindri Manuale

Melalui 12Cilindri Manuale, Ferrari berusaha menjawab kritik terhadap Luce yang diperkenalkan beberapa pekan sebelumnya. Luce, meski inovatif, sering dikritik karena dianggap menghilangkan keakraban dan kehandalan mobil sport klasik. Beberapa penggemar menilai suara mesin dan sensasi gesekan persneling menjadi bagian integral dari pengalaman berkendara Ferrari. Dengan transmisi manual, 12Cilindri Manuale kembali menawarkan kesan seperti itu, meski dengan teknologi yang lebih canggih.

Dalam wawancara dengan media, seorang insinyur Ferrari menjelaskan bahwa “manuale by-wire” dirancang untuk mempertahankan kesenangan berkendara manual tanpa mengorbankan efisiensi. “Pengemudi masih bisa merasakan kontrol langsung, tetapi sistem ini lebih ringan dan lebih responsif,” katanya. Selain itu, model ini juga memberikan keandalan yang lebih baik dalam berbagai kondisi jalan, sehingga cocok untuk pengguna yang menginginkan kombinasi antara sportiness dan kemudahan penggunaan.

Di sisi lain, Luce menunjukkan komitmen Ferrari terhadap masa depan. Mobil ini dianggap sebagai langkah penting dalam mendorong keberlanjutan, terutama di tengah peningkatan kepedulian terhadap lingkungan. Namun, keberadaan 12Cilindri Manuale membuktikan bahwa perusahaan tetap memiliki ruang untuk mempertahankan sisi tradisionalnya. Keduanya, seperti yang diakui oleh perusahaan, merupakan bagian dari keberagaman yang mereka tawarkan kepada pasar global.

Dengan peluncuran 12Cilindri Manuale, Ferrari menegaskan bahwa inovasi tidak selalu berarti meninggalkan akar sejarah. Model ini menjadi bukti bahwa perusahaan masih mampu menyatukan antara tradisi dan modernitas. Dengan 830 tenaga kuda dan desain yang khas, mobil ini diharapkan dapat menarik perhatian penggemar yang menginginkan pengalaman berkendara yang lebih personal. Di sisi lain, mobil listrik tetap menjadi bagian dari roadmap Ferrari, dengan proyeksi penjualan yang terus meningkat hingga 2030.

Portofolio perusahaan juga mencakup berbagai model lain yang mencerminkan keberagaman strategi. Dari segi desain, 12Cilindri Manuale mewarisi estetika klasik dengan tampilan yang modern. Dalam hal performa, mesin V12 yang digunakan menggabungkan kekuatan dan ke

Leave a Comment