Viral, Mobil Listrik BMW i5 Diamuk Massa, Ini Harga dan Spesifikasinya
Latest Program – Senin (22/6/2026), media sosial dihebohkan oleh aksi yang mengejutkan: sebuah sedan mewah berwarna hitam menjadi sasaran amukan massa di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Video yang beredar menunjukkan mobil tersebut dalam kondisi rusak parah setelah terlibat insiden kecelakaan di wilayah Meruya. Awalnya, masyarakat tidak tahu bahwa kendaraan yang dihancurkan itu adalah salah satu model mobil listrik premium, BMW i5 M50. Setelah investigasi dilakukan, jelaslah bahwa mobil mewah ini bukan hanya alat transportasi biasa, tetapi juga menjadi fokus perhatian karena spesifikasinya yang menarik dan harga yang tinggi.
Korban insiden ini diduga melibatkan seorang pengemudi ojek online dan seorang perempuan. Mobil BMW menabrak dua orang sebelum melarikan diri, menyebabkan korban terluka dan dilarikan ke rumah sakit. Kemudian, kendaraan tersebut dikejar oleh warga sekitar hingga berhenti di Jalan Arjuna Selatan, Kebon Jeruk. Di sana, kerumunan massa menghancurkan mobil dengan cara yang cukup keras, menimbulkan kerusakan signifikan pada bagian-bagian utamanya.
“Mobil kemudian dikejar warga hingga akhirnya berhenti di Jalan Arjuna Selatan, Kebon Jeruk, dalam kondisi rusak parah setelah diamuk massa,” tulis akun X @RadioElshinta.
Menurut sumber di platform X, kejadian ini memicu kekagetan publik karena BMW i5 bukan hanya kendaraan biasa, tetapi juga merupakan produk global yang dinantikan oleh konsumen di Indonesia. Meskipun detail lengkap insiden masih dalam penyelidikan polisi lalu lintas Jakarta Barat, perhatian masyarakat lebih terfokus pada jenis mobil yang terlibat. Sementara kecelakaan itu menjadi sorotan, spesifikasi BMW i5 M50 juga menarik minat banyak orang.
Spesifikasi dan Kemampuan BMW i5 M50
BMW i5 M50 hadir sebagai varian tertinggi dari line-up mobil listrik kelas premium. Mobil ini menggunakan sistem penggerak semua roda (All-Wheel Drive) yang ditenagai oleh dua motor listrik berkekuatan besar. Dengan konfigurasi ini, mobil mampu menyemburkan tenaga maksimal hingga 442 kW atau setara 601 tenaga kuda (hp), serta torsi instan yang luar biasa, mencapai 795 Nm. Ketika fitur M Launch Control atau M Sport Boost diaktifkan, torsi ini bisa melonjak hingga 820 Nm, memberikan akselerasi yang nyaris tak terduga.
Mobil ini memiliki kemampuan akselerasi luar biasa, hanya membutuhkan waktu 3,8 detik untuk melesat dari posisi diam hingga mencapai kecepatan 100 km/jam. Kinerjanya mengungguli banyak kendaraan konvensional, menjadikannya pilihan menarik bagi penggemar kecepatan dan teknologi. Selain itu, daya jelajah BMW i5 M50 juga cukup memadai, berkat baterai lithium-ion berkapasitas bersih (net) 81,2 kWh. Dalam pengujian WLTP yang ketat, mobil ini bisa menempuh jarak antara 455 hingga 516 kilometer per sekali pengisian daya penuh.
Mengenai harga, BMW Indonesia meluncurkan versi standar mobil ini dengan harga Rp 2,17 miliar off the road. Varian M50, yang menjadi korban amukan massa, kemungkinan besar menawarkan harga yang lebih tinggi. Diperkirakan, mobil ini bisa mencapai angka di atas Rp 3 miliar. Meskipun penjelasan lengkap soal kejadian masih dalam proses investigasi, publik secara luas memperhatikan kinerja dan keunggulan teknologi dari BMW i5.
Kelengkapan dan Populeritas BMW i5
Kendaraan ini tidak hanya mengutamakan kecepatan, tetapi juga kesan mewah dan kemewahan desain. BMW i5 M50 menawarkan fitur canggih seperti sistem hibrida yang efisien, interior berkelas, serta kemudi yang responsif. Dengan harga yang tinggi, mobil ini dianggap sebagai investasi untuk pengguna yang menginginkan kombinasi antara kepraktisan dan performa maksimal. Namun, kejadian ini menunjukkan bagaimana kecelakaan bisa mempercepat perhatian masyarakat terhadap model kendaraan listrik.
Berita ini juga mengingatkan tentang pentingnya kesadaran pengemudi dalam menggunakan teknologi baru. Seiring berkembangnya industri otomotif ramah lingkungan, mobil listrik semakin menjadi pilihan utama. BMW i5 M50, dengan spesifikasi mumpuni, menjadi salah satu model yang dinantikan. Meski masih ada yang meragukan kinerjanya dalam situasi darurat, kejadian di Kebon Jeruk menggambarkan bagaimana mobil listrik bisa menjadi pusat perhatian, baik karena kecepatannya maupun kejadian tak terduga yang melibatkannya.
Dalam beberapa hari terakhir, media sosial di Indonesia telah ramai membicarakan mobil listrik ini. Banyak netizen mengungkapkan rasa kagum terhadap kemampuan akselerasinya, sementara yang lain mengkritik bagaimana kecelakaan bisa memicu reaksi yang berlebihan. Meski demikian, kejadian tersebut tetap menjadi bukti bahwa BMW i5 M50 memiliki daya tarik yang luar biasa. Dengan harga yang kompetitif dan performa yang mengesankan, mobil ini berpotensi menjadi pilihan utama bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa mengorbankan kenyamanan atau kecepatan.
Kepolisian Jakarta Barat telah mengamankan situasi dan mengevakuasi pengemudi untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Meski belum ada penjelasan lengkap mengenai kronologi kecelakaan, insiden ini menunjukkan bagaimana teknologi transportasi modern bisa menjadi saksi bisu dalam kehidupan sehari-hari. BMW i5 M50, sebagai model EV premium, kini menjadi bahan perbincangan yang tak hanya tentang kemampuannya, tetapi juga tentang tanggung jawab pengemudi dalam mengoperasikannya.
Dalam era transisi menuju kendaraan listrik, BMW i5 M50 merepresentasikan keunggulan yang ditawarkan oleh industri otomotif modern. Meski terjadi insiden yang menimbulkan kontroversi, mobil ini tetap menjadi ikon bagi penggemar kecepatan dan teknologi. Kejadian di Kebon Jeruk mengingatkan kembali bahwa meskipun mobil listrik lebih ramah lingkungan, pengemudi tetap harus waspada dalam berbagai situasi. Dengan spesifikasi yang luar biasa dan harga yang sesuai, BMW i5 M50 terus menjadi pusat perhatian di pasar otomotif Indonesia.
