Sport

Topics Covered: Ruben Amorim Disebut Selangkah Lagi Jadi Pelatih AC Milan

morim Disebut Selangkah Lagi Jadi Pelatih AC Milan Topics Covered - Beberapa hari terakhir, media olahraga Italia melaporkan bahwa Ruben Amorim semakin dekat

Desk Sport
Published Juni 15, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Ruben Amorim Disebut Selangkah Lagi Jadi Pelatih AC Milan

Topics Covered – Beberapa hari terakhir, media olahraga Italia melaporkan bahwa Ruben Amorim semakin dekat untuk mengisi posisi pelatih baru AC Milan. Mantan asisten pelatih Manchester United tersebut dikabarkan telah mempersiapkan diri untuk menerima seluruh persyaratan yang ditawarkan oleh Rossoneri. Proses negosiasi dianggap hampir selesai, dan kini hanya tinggal menunggu persetujuan akhir dari manajemen klub. Informasi ini disampaikan oleh jurnalis terkemuka sepak bola, Fabrizio Romano, melalui akun media sosialnya.

“Ruben Amorim siap menerima seluruh persyaratan yang telah dibahas dengan Milan untuk menjadi pelatih baru. Dia menginginkan pekerjaan ini dan kini menunggu lampu hijau terakhir dari Milan,” tulis Romano, dikutip pada hari Minggu (14/6/2026).

Dalam beberapa minggu terakhir, sejumlah laporan media lokal dan internasional telah mengungkapkan bahwa AC Milan berencana menawarkan kontrak berdurasi dua tahun kepada Amorim. Kontrak tersebut, menurut laporan, dilengkapi dengan nilai gaji lebih dari 3 juta euro per musim. Amorim, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih Manchester United, telah menunjukkan antusiasme tinggi untuk bergabung dengan tim Serie A tersebut. Ia dinilai cocok karena pengalamannya dalam mengelola tim besar dan strategi permainan yang berfokus pada kontrol bola serta penyerangan cepat.

Sebelum menyasar Amorim, AC Milan sempat menggelar negosiasi dengan pelatih lain seperti Oliver Glasner dan Mauricio Pochettino. Namun, kandidat pertama akhirnya memilih Amorim sebagai pilihan utama. Keputusan ini diambil setelah klub memutuskan untuk berpisah dengan Massimiliano Allegri, mantan pelatih yang telah memimpin tim selama beberapa musim. Allegri diberhentikan pada akhir musim 2025-2026 setelah Rossoneri gagal memperoleh tiket ke Liga Champions musim depan. Situasi ini memicu kebutuhan mendesak untuk mencari pelatih baru yang dapat memperkuat performa tim.

Amorim sendiri meninggalkan Old Trafford setelah 14 bulan bersama Manchester United. Ia dipecat pada Januari 2026 setelah mengalami kesulitan dalam mencapai target yang ditetapkan oleh klub. Meski demikian, eksperimennya di Premier League memberinya pengalaman berharga dalam menghadapi tekanan kompetitif dan mengelola tim yang bermain di level tertinggi. Kini, ia menjadi salah satu pelatih paling menjanjikan di Eropa, dengan reputasi sebagai strategis yang mampu mengubah dinamika pertandingan.

Kontrak yang Dinanti

Persyaratan kontrak yang ditawarkan oleh AC Milan termasuk kompensasi keuangan yang kompetitif serta kewenangan untuk melakukan perubahan signifikan dalam struktur tim. Amorim, yang tercatat sebagai pelatih tanpa klub sejak diberhentikan dari Manchester United, telah menyiapkan diri secara penuh untuk melangkah ke fase baru karier. Kedekatannya dengan manajemen Milan, serta dorongan dari fans yang menginginkan perubahan, dianggap menjadi faktor kunci dalam penyelesaian deal ini.

Kontrak dua tahun diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang bagi AC Milan. Klub Serie A tersebut sedang mencari pelatih yang mampu mengembalikan prestasi lama, terutama setelah beberapa musim terakhir menunjukkan penurunan konsistensi. Amorim, yang terkenal dengan gaya permainan ofensif dan kemampuannya mengembangkan pemain muda, dianggap memiliki potensi besar untuk memperkuat kekuatan tim. Selain itu, kiprahnya di Portugal bersama Porto juga menjadi keunggulan, karena ia pernah membawa tim tersebut ke babak final Liga Champions pada 2023.

Background dan Ambisi Baru

Ruben Amorim, yang lahir pada 1985, memiliki riwayat karier yang mencengangkan. Sebelum mengambil alih posisi pelatih di Manchester United, ia memulai kariernya sebagai pelatih muda di klub Portugal seperti Sporting CP dan FC Porto. Di Porto, ia mencatatkan prestasi yang mengagumkan, termasuk menjuarai Liga Portugal dan mencapai babak final Liga Champions. Pengalaman tersebut memberinya kepercayaan diri untuk memimpin tim besar di level Eropa.

Keberhasilannya di Premier League, meskipun hanya selama satu musim, telah mencuri perhatian banyak klub. Amorim dikenal dengan kemampuan mengadaptasi strategi permainan sesuai dengan karakter pemain dan kebutuhan tim. Di Manchester United, ia menerapkan sistem permainan yang berfokus pada pertahanan solid dan penyerangan cepat, meskipun hasilnya belum sepenuhnya memuaskan. Namun, keberadaannya di Old Trafford tetap memberinya reputasi sebagai pelatih yang mampu menciptakan perubahan signifikan.

Keputusan AC Milan untuk menghadirkan Amorim juga terkait dengan kebutuhan mereka untuk meningkatkan daya saing di Liga Champions. Dengan kontrak yang lebih panjang, klub bisa memberikan kepastian kepada pelatih untuk fokus pada pembinaan tim dan penyesuaian sistem permainan. Selain itu, manajemen Milan juga berencana melakukan pembenahan di level manajemen, seperti mengganti direktur olahraga atau mengatur strategi transfer yang lebih efektif.

Perubahan Masa Depan

Keluar dari Massimiliano Allegri tidak hanya mengubah struktur pelatih, tetapi juga membuka peluang untuk perubahan besar dalam tim. Allegri, yang dikenal dengan filosofi permainan defensif, meninggalkan Rossoneri setelah mengalami kekecewaan karena gagal mengamankan tiket Liga Champions. Kini, dengan Amorim di posisi baru, Milan diharapkan bisa menciptakan gaya permainan yang lebih dinamis, terutama dalam menghadapi liga domestik dan kompetisi internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, AC Milan telah mengalami fluktuasi dalam kinerja. Setelah memenangkan Scudetto pada 2022, klub mengalami penurunan konsistensi yang mengakibatkan mereka terjatuh ke posisi kedua di Liga Champions 2025-2026. Keputusan untuk mengganti pelatih dianggap sebagai bagian dari upaya untuk memperbaiki posisi ini. Amorim, dengan pengalaman di liga-liga top, dianggap mampu membawa kembali rasa kemenangan ke Stadion San Siro.

Kelompok manajemen Milan juga sedang memperkuat struktur internal. Mereka berencana merekrut pengambil kebijakan yang lebih berpengalaman serta meningkatkan komunikasi antara pelatih dan pemain. Amorim, yang dikenal sebagai pelatih yang komunikatif dan memiliki hubungan baik dengan seluruh tim, diharapkan bisa menjadi katalis untuk perubahan tersebut. Dengan adanya kontrak baru, manajemen Rossoneri bisa fokus pada pembangunan tim yang berkelanjutan, baik dari segi pemain maupun strategi.

Di sisi lain, laporan terbaru menyebutkan bahwa beberapa klub lain masih mengawasi langkah Amorim. Namun, kontrak dua tahun yang ditawarkan Milan dinilai sangat menarik, terutama karena jaminan pengalaman dan sumber daya yang memadai. Jika semua syarat terpenuhi, Amorim akan menjadi pelatih baru yang diharapkan bisa mengembalikan kejayaan AC Milan di era modern sepak bola.

Menyambut Era Baru

Selain kabar tentang Amorim, media juga mengungkapkan beberapa isu terkini dalam dunia olahraga. Pemadam kebakaran di Kota Tua Jakarta mendapat perhatian setelah menerima laporan terkait pemadaman listrik yang mengakibatkan gangguan transportasi. Selain itu, festival Reog Ponorogo 2026 akan diadakan di seluruh kota, dengan berbagai pertunjukan budaya yang menarik. Pemadaman listrik juga disebut sebagai peringatan Hari Lingkungan Hidup, yang menjadi momen penting

Leave a Comment