Harga Emas Menguat Lebih dari 1 Persen pada Selasa Siang

1 hari ago  ·  3 min read
By Yusuf Kurniawan - amalzakat.com
khrisna-gen-1784616538-dfe4bd52aa

Emas Dunia Melonjak Lebih dari Satu Persen di Tengah Harapan Perdamaian AS-Iran

Amalzakat.com – Jakarta – Sentimen positif dari pasar global mendorong harga emas dunia mengalami penguatan signifikan pada perdagangan Selasa, 21 Juli 2026. Kenaikan ini tercatat lebih dari satu persen, didorong oleh optimisme investor terhadap kemungkinan keberhasilan upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara tersebut dinilai semakin dekat dalam meredakan ketegangan yang selama ini mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah. Perkembangan ini memberikan dampak langsung terhadap pergerakan harga emas di pasar internasional.

Para analis pasar menilai bahwa prospek perdamaian ini memiliki dampak langsung terhadap penurunan risiko lonjakan harga minyak mentah. Ketika konflik di Timur Tengah memanas, harga minyak cenderung melonjak tajam. Sebaliknya, ketenangan geopolitik membantu menekan tekanan inflasi global, yang menjadi perhatian utama bank sentral Amerika Serikat dalam merumuskan kebijakan moneter mereka ke depan. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang mendukung bagi logam mulia untuk melanjutkan penguatannya.

Pergerakan Harga Emas dan Kontrak Berjangka

Berdasarkan data yang dihimpun Reuters, harga emas spot mencatat kenaikan sebesar 1,2 persen pada pukul 12.29 waktu Indonesia Barat. Nilai ini menyentuh level US$ 4.054,24 per ons troi. Sementara itu, pasar kontrak berjangka juga menunjukkan respons positif. Kontrak emas AS untuk pengiriman bulan Agustus 2026 menguat sebesar 1,1 persen dan menyentuh level US$ 4.059,10 per ons troi. Pergerakan ini mengonfirmasi bahwa emas masih menjadi instrumen favorit para investor yang mencari perlindungan dari ketidakpastian geopolitik global.

Pergerakan ini mengonfirmasi bahwa emas masih menjadi instrumen favorit para investor yang mencari perlindungan dari ketidakpastian geopolitik global. Meskipun ketegangan belum sepenuhnya hilang, pasar tampaknya mulai menenangkan diri seiring dengan perkembangan positif dari negosiasi diplomatik. Investor mulai melihat peluang untuk meningkatkan alokasi mereka pada logam mulia sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio.

Analisis Teknis dan Dukungan Harga

Ilya Spivak, Kepala Strategi Makro Global di Tastylive, memberikan pandangan menarik mengenai pergerakan harga emas saat ini. Menurutnya, emas tampaknya sedang membentuk level dukungan yang kuat di kisaran US$ 4.000 per ons troi. Level ini menjadi titik penting sebelum logam mulia tersebut kembali melanjutkan tren penguatannya. Dukungan teknis ini memberikan ruang bagi harga emas untuk bergerak lebih tinggi jika terjadi eskalasi baru di kawasan Timur Tengah.

“Emas terlihat sedang mencari pijakan di sekitar level US$4.000 dan berupaya melanjutkan kenaikan dari titik tersebut. Berita dari Timur Tengah masih memengaruhi pasar, meski dampaknya kini tidak sebesar sebelumnya,” ujar Spivak.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun volatilitas pasar masih ada, investor mulai melihat level US$ 4.000 sebagai fondasi yang solid. Dukungan teknis ini memberikan ruang bagi harga emas untuk bergerak lebih tinggi jika terjadi eskalasi baru di kawasan Timur Tengah. Kondisi ini menciptakan sentimen positif bagi para pelaku pasar yang memantau pergerakan harga emas secara intensif.

Dampak terhadap Harga Minyak dan Ancaman Houthi

Di sisi lain, harga minyak mengalami koreksi setelah pasar mencermati laporan mengenai upaya mediasi antara Washington dan Teheran. Namun, ketegangan belum sepenuhnya mereda. Kedua negara masih saling melancarkan serangan dalam skala terbatas, sementara kelompok Houthi di Yaman mengancam akan memberlakukan blokade laut terhadap Arab Saudi. Ancaman ini menambah ketidakpastian dalam pasokan energi global dan memberikan dukungan tambahan bagi harga emas sebagai safe haven.

Ketegangan yang berkelanjutan di kawasan ini berpotensi mendorong harga minyak kembali naik jika diplomasi gagal. Hal ini pada gilirannya akan memberikan dukungan tambahan bagi harga emas sebagai safe haven. Investor diharapkan tetap memantau perkembangan negosiasi AS-Iran serta dinamika harga minyak dalam menentukan strategi portofolio mereka ke depan.

Penguatan Logam Mulia Lainnya

Emas bukan satu-satunya logam mulia yang mencatatkan penguatan. Harga perak spot juga melonjak tajam sebesar 2,8 persen menjadi US$ 57,99 per ons troi. Kenaikan ini menunjukkan minat investor yang luas terhadap sektor logam mulia secara keseluruhan. Platinum juga mengalami kenaikan sebesar 1 persen ke level US$ 1.610,06 per ons troi. Sementara itu, paladium menguat 1,2 persen menjadi US$ 1.267,68 per ons troi.

Pergerakan positif di berbagai logam mulia ini mencerminkan sentimen bullish yang meluas di pasar komoditas global. Kombinasi antara faktor geopolitik, harapan inflasi yang lebih rendah, dan dukungan teknis di level US$ 4.000 menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kelanjutan penguatan emas. Investor diharapkan tetap memantau perkembangan negosiasi AS-Iran serta dinamika harga minyak dalam menentukan strategi portofolio mereka ke depan.

MORE FROM THIS CATEGORY