Samsung PHK Ratusan Karyawan di Amerika

14 jam ago  ·  3 min read
By Joko Wibowo - amalzakat.com
khrisna-gen-1784453585-8e6aeae054

Samsung Electronics Mengurangi Ribuan Tenaga Kerja di Amerika Serikat

amalzakat.com – Kabar pengurangan karyawan terbaru dari Samsung Electronics telah menarik perhatian luas di industri teknologi. Perusahaan asal Korea Selatan ini memutuskan untuk memangkas ratusan posisi kerja di berbagai lini bisnisnya, khususnya pada segmen layar, perangkat ponsel, dan elektronik konsumen yang beroperasi di Amerika Serikat. Langkah strategis ini sejalan dengan rencana pemindahan kantor pusat Samsung Electronics America (SEA) dari negara bagian New Jersey menuju Texas.

Berdasarkan pernyataan resmi yang disampaikan kepada Reuters pada hari Minggu, tanggal 19 Juli 2026, sebanyak 739 posisi kerja di Englewood Cliffs, New Jersey, terdampak langsung oleh proses relokasi tersebut. Perlu dicatat bahwa unit bisnis yang terdampak adalah unit elektronik konsumen, bukan divisi semikonduktor yang merupakan salah satu tulang punggung pendapatan Samsung.

Samsung memberikan penjelasan bahwa sebagian besar karyawan yang terdampak telah menerima tawaran untuk pindah ke Texas. Namun, tidak semua karyawan mendapatkan kesempatan serupa, karena sebagian lainnya harus menerima pemberhentian tanpa penjelasan detail lebih lanjut. Selain itu, sekitar 100 karyawan yang bekerja di kantor SEA di kota Plano, Texas, juga mengalami nasib serupa. Staf dari divisi ponsel termasuk dalam daftar yang terkena pemutusan hubungan kerja, sebagaimana dikonfirmasi oleh salah satu karyawan yang terkena PHK.

Keputusan ini mencerminkan dinamika yang berbeda dalam ekosistem bisnis Samsung. Di satu sisi, divisi semikonduktor mengalami pertumbuhan signifikan dengan lonjakan laba yang didorong oleh tingginya permintaan cip untuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Sebaliknya, bisnis elektronik konsumen menghadapi tantangan serius akibat meningkatnya biaya produksi cip serta persaingan yang semakin ketat di pasar global.

Aspek menarik lainnya adalah waktu relokasi ini. Karyawan di New Jersey baru saja menempati gedung kantor baru pada bulan September 2025, hanya beberapa bulan sebelum keputusan pengurangan tenaga kerja diambil. Menurut keterangan dari anggota Kongres Amerika Serikat, Josh Gottheimer, SEA mempekerjakan sekitar 1.200 karyawan di New Jersey.

Dokumen internal yang diperoleh Reuters menunjukkan bahwa SEA telah memberikan pemberitahuan kepada sebagian karyawan sejak 30 Juni 2026 mengenai pengurangan tenaga kerja secara menyeluruh. Langkah ini berdampak pada banyak posisi di seluruh perusahaan. Selain itu, berbagai unggahan di platform LinkedIn mengonfirmasi bahwa lebih dari 30 karyawan, termasuk pejabat senior di bidang penjualan dan pemasaran, telah diberhentikan atau memutuskan untuk meninggalkan perusahaan dalam beberapa pekan terakhir. Lokasi mereka tersebar di Texas, New Jersey, serta beberapa wilayah lain di Amerika Serikat.

Samsung menjelaskan bahwa perpindahan kantor pusat SEA dapat mengubah struktur tenaga kerja secara signifikan. Perubahan ini mencakup karyawan yang tidak dapat direlokasi maupun fungsi-fungsi tertentu yang disesuaikan dengan prioritas bisnis perusahaan ke depan. Langkah Samsung ini mengikuti jejak perusahaan teknologi besar lainnya seperti Tesla dan Oracle, yang juga memindahkan kantor pusat atau operasi utama mereka ke Texas. Negara bagian tersebut menawarkan pajak yang lebih rendah serta regulasi yang lebih ramah bagi dunia usaha.

Texas juga telah menjadi lokasi strategis bagi Samsung, baik sebagai pabrik cip maupun pusat bisnis ponselnya di kota Plano. Seorang karyawan SEA mengungkapkan bahwa para pegawai merasa khawatir bahwa PHK terbaru akan diikuti dengan pengurangan tenaga kerja tambahan serta penggabungan beberapa divisi, termasuk peralatan rumah tangga, hiburan rumah, dan ponsel. Tujuannya adalah agar perusahaan dapat lebih fokus pada bisnis semikonduktor yang sedang berkembang pesat.

Namun, Samsung menegaskan bahwa saat ini tidak ada restrukturisasi global secara menyeluruh di bisnis produk konsumennya. Menurut perusahaan, relokasi kantor pusat bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi antartim serta mengoptimalkan organisasi di tengah berkembangnya ekosistem teknologi dan AI. Hingga akhir tahun 2025, Samsung Electronics mempekerjakan total 11.770 karyawan di Amerika Serikat, termasuk di divisi semikonduktor.

“Perpindahan kantor pusat SEA dapat mengubah struktur tenaga kerja, termasuk bagi karyawan yang tidak dapat direlokasi maupun fungsi-fungsi tertentu yang disesuaikan dengan prioritas bisnis perusahaan,” jelas Samsung.

MORE FROM THIS CATEGORY