Harta Bersih Sarmuji Tercatat Rp14,9 Miliar dalam LHKPN 2025
Amalzakat.com – Menteri Perindustrian Sarmuji tercatat memiliki kekayaan bersih senilai Rp14.931.644.686. Nilai tersebut tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 3 April 2026.
Pelaporan itu dilakukan ketika Sarmuji masih menjabat sebagai anggota DPR untuk masa bakti 2024-2029. Komposisi hartanya mencakup kepemilikan tanah dan bangunan, kendaraan darat, kapal tanker, harta bergerak lain, surat berharga, serta kas dan setara kas.
Jumlah seluruh aset yang dicantumkan mencapai Rp20.584.024.083. Setelah dikurangi utang sebesar Rp5.652.379.397, nilai kekayaan bersihnya menjadi sekitar Rp14,9 miliar.
Properti Menjadi Komponen Terbesar
Aset tanah dan bangunan menjadi porsi terbesar dalam daftar kekayaan Sarmuji. Ia mencatat enam bidang tanah dan/atau bangunan yang berada di Surabaya, Sidoarjo, Jakarta Selatan, serta Kediri.
Total nilai enam aset properti itu mencapai Rp10.462.451.760 atau kurang lebih Rp10,5 miliar. Salah satu asetnya berada di Kediri, Jawa Timur, berupa tanah dan bangunan seluas 1.000 meter persegi dengan nilai Rp797,5 juta.
Sementara itu, bidang tanah dengan luasan paling besar berada di Surabaya. Luas aset tersebut mencapai 27.530 meter persegi dan dicatat senilai Rp5,89 miliar. Perbedaan lokasi, luas, serta jenis kepemilikan membuat nilai setiap aset dalam pelaporan kekayaan dapat berbeda-beda.
Pencantuman properti dalam LHKPN memberi gambaran mengenai kelompok aset jangka panjang yang dimiliki seorang pejabat. Nilai yang tertulis dalam laporan merupakan nilai yang disampaikan pada saat pelaporan, sehingga pembaca perlu membedakannya dari kemungkinan harga transaksi terkini di pasar.
Lima Aset Transportasi, Termasuk Kapal Tanker
Selain properti, Sarmuji mencantumkan lima aset transportasi dengan nilai gabungan Rp6.203.994.375. Di dalam daftar itu terdapat kendaraan roda dua, beberapa mobil, dan sebuah kapal tanker.
Rinciannya meliputi sepeda motor Honda Beat keluaran 2015 senilai Rp1.425.000, Toyota Innova Minibus tahun 2018 senilai Rp72.250.000, Toyota Minibus tahun 2021 senilai Rp252.381.875, dan Honda Minibus tahun 2022 senilai Rp309.187.500.
Nilai terbesar pada kelompok transportasi berasal dari kapal tanker SPOB Jelita tahun 2017. Kapal tersebut dicantumkan dengan nilai Rp5.568.750.000. Kehadiran kapal tanker ini membuat komposisi aset kendaraan Sarmuji tidak hanya terdiri atas kendaraan pribadi yang lazim digunakan di jalan raya.
Secara nominal, nilai kapal tersebut menyumbang sebagian besar dari total aset transportasi yang dilaporkan. Empat kendaraan lain memiliki nilai total yang jauh lebih kecil dibandingkan nilai SPOB Jelita.
Kas, Surat Berharga, dan Harta Bergerak
Di luar aset tidak bergerak dan transportasi, Sarmuji melaporkan harta bergerak lainnya sebesar Rp139.645.000. Ia juga memiliki surat berharga dengan nilai Rp537.331.948.
Pos kas dan setara kas tercatat mencapai Rp3.240.601.000. Komponen ini bersama surat berharga dan harta bergerak lain melengkapi susunan aset yang kemudian dijumlahkan sebelum memperhitungkan kewajiban utang.
Dalam pembacaan LHKPN, angka kekayaan bersih tidak sama dengan total aset. Total aset menunjukkan keseluruhan harta yang dimiliki dan dicatat, sedangkan harta bersih diperoleh setelah nilai utang dikurangkan. Dalam dokumen Sarmuji, pengurangan utang lebih dari Rp5,65 miliar menghasilkan nilai akhir Rp14.931.644.686.
Pelaporan LHKPN merupakan bagian dari mekanisme keterbukaan harta penyelenggara negara. Informasi ini memungkinkan publik melihat struktur kekayaan pejabat, termasuk jenis aset yang dimiliki, nilai yang dicantumkan, serta kewajiban finansial yang tercatat dalam periode pelaporan.
Dilantik Menjadi Menteri Perindustrian
Sarmuji dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perindustrian di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pelantikan tersebut berlangsung bersama pengangkatan belasan pejabat lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto juga dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri. Pergantian dan pengisian jabatan di lingkungan pemerintahan tersebut menempatkan Sarmuji pada tanggung jawab baru di sektor industri nasional.
Dengan jabatan tersebut, informasi harta kekayaan yang telah disampaikan menjadi bagian penting dari rekam keterbukaan seorang penyelenggara negara. Rincian LHKPN Sarmuji menunjukkan bahwa aset propertinya bernilai sekitar Rp10,5 miliar, aset transportasinya sekitar Rp6,2 miliar, sementara kas, surat berharga, dan harta bergerak lain turut membentuk total kekayaan yang dilaporkan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is LHKPN Menperin Sarmuji Rp 14 9 Miliar?
LHKPN Menperin Sarmuji Rp 14 9 Miliar is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does LHKPN Menperin Sarmuji Rp 14 9 Miliar matter?
LHKPN Menperin Sarmuji Rp 14 9 Miliar matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
