TNI Evakuasi Bangkai Pesawat AMA yang Dibakar OPM di Yahukimo

10 jam ago  ·  3 min read
By Sinta Ananda

Operasi TNI Evakuasi Bangkai Pesawat AMA di Yahukimo Tuntas, Landasan Balinggama Siap Beroperasi Kembali

TNI Evakuasi Bangkai Pesawat AMA – Proses TNI Evakuasi Bangkai Pesawat AMA di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan telah resmi diselesaikan. Kegiatan besar ini berlangsung pada hari Sabtu, 18 Juli 2026, dan dipimpin langsung oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto. Pesawat Pilatus PK-RCY milik PT AMA tersebut sebelumnya dibakar oleh kelompok TPNPB-OPM pada 2 Juli 2026, sekaligus menewaskan pilotnya, Captain Nicholas F Gosselin.

Operasi evakuasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk unsur militer, masyarakat lokal, tokoh adat, dan tokoh agama setempat. Fokus utama kegiatan adalah membersihkan seluruh badan pesawat beserta puing-puing yang masih tersebar di landasan pesawat perintis Balinggama. Dengan selesainya proses ini, landasan diharapkan dapat segera digunakan kembali sebagai jalur transportasi vital bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Strategi Pemulihan Layanan Transportasi dan Publik

Menurut Letjen Lucky Avianto, percepatan evakuasi dilakukan dengan tujuan strategis untuk memulihkan fungsi landasan Balinggama. Landasan tersebut diharapkan dapat segera berfungsi normal sebagai jalur transportasi yang menghubungkan berbagai kebutuhan masyarakat. Selain itu, operasional penerbangan perintis juga diharapkan dapat segera pulih. Pemulihan ini akan mendukung distribusi logistik, pelayanan sosial, aktivitas ekonomi, serta pelayanan keagamaan di wilayah Papua Pegunungan.

Hari ini, saya didampingi Kas Kogabwilhan III Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto dan para pejabat utama Kogabwilhan III turun langsung mengevakuasi puing-puing pesawat Pilatus PK-RCY milik PT AMA yang dibakar dan pilotnya dibunuh oleh TPNPB-OPM pada 2 Juli 2026.

Lucky Avianto menegaskan bahwa puing-puing pesawat tersebut menjadi bukti nyata dari serangan keji yang dilakukan oleh TPNPB-OPM. Ia menilai bahwa tindakan kelompok pemberontak tersebut telah melampaui nilai-nilai kemanusiaan dan secara signifikan mengganggu pelayanan kepada masyarakat setempat. Proses evakuasi ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk memastikan keamanan dan kenyamanan transportasi udara di wilayah Papua.

Evakuasi Jenazah Pilot dan Pemakaman di Amerika Serikat

Sebelumnya, Satgas TNI di bawah kendali Kogabwilhan III telah berhasil mengevakuasi jenazah Captain Nicholas F Gosselin. Jenazah almarhum telah diterbangkan ke Amerika Serikat dan dimakamkan di kampung halamannya yang terletak di wilayah Kentucky. TNI berkomitmen untuk terus mengamankan kawasan tersebut agar jalur transportasi dari dan menuju Balinggama dapat segera kembali beroperasi secara normal dan aman digunakan oleh masyarakat.

TNI berharap, setelah proses pembersihan dan pengamanan selesai, penerbangan perintis akan kembali melayani kebutuhan masyarakat di Distrik Balinggama. Hal ini termasuk mendukung pelayanan kemanusiaan, keagamaan, dan distribusi logistik di wilayah Papua Pegunungan yang merupakan kawasan strategis. Proses evakuasi bangkai pesawat ini juga menjadi simbol pemulihan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara.

Posisi TPNPB-OPM dalam Insiden Pesawat PT AMA

Sebelumnya, TPNPB-OPM telah menyatakan bertanggung jawab penuh atas pembakaran pesawat PT AMA dan penembakan yang menewaskan pilot Nicholas F Gosselin. Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom, menjelaskan bahwa kelompoknya menembak pilot tersebut karena menilai penerbangan itu melanggar larangan terbang atau ultimatum yang mereka keluarkan untuk wilayah operasi mereka.

TPNPB juga menuduh maskapai sipil kerap digunakan oleh otoritas keamanan Indonesia untuk mengangkut personel militer dan logistik ke wilayah pedalaman Papua. Komandan TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Elkius Kobak, menyatakan bahwa penembakan dilakukan atas perintahnya setelah kelompok tersebut menetapkan wilayahnya sebagai zona darurat perang.

Penembakan terhadap pilot Amerika ini merupakan akibat dari kegagalan pemerintah Indonesia, dalam mengatasi akar masalah konflik di Papua, yang telah berlangsung selama 64 tahun.

Elkius Kobak juga menambahkan bahwa konflik berkepanjangan tersebut telah menyebabkan puluhan ribu warga sipil tewas dan ratusan ribu lainnya mengungsi. Insiden ini menjadi salah satu contoh nyata dampak konflik yang berlangsung lama di wilayah Papua terhadap kehidupan masyarakat dan infrastruktur transportasi. Proses evakuasi bangkai pesawat oleh TNI menjadi langkah penting dalam memulihkan kondisi wilayah pasca-insiden.

MORE FROM THIS CATEGORY