Pecahkan Rekor Lelang Otomotif Dunia, Mobil Ini Laku Rp 213 Miliar
Key Strategy – Industri otomotif kembali terpecahkan oleh transaksi luar biasa yang menciptakan catatan baru di dunia lelang. Sebuah mobil supercar bernama Ferrari Enzo, yang dilapisi cat eksklusif bernama “Rosso Dino,” berhasil terjual dengan harga fantastis mencapai US$ 13.018.950 atau setara Rp 213 miliar lebih. Transaksi ini terjadi melalui platform lelang DuPont Registry Live, yang menobatkan mobil tersebut sebagai kendaraan paling mahal dalam sejarah penjualan online di seluruh dunia.
Sebelumnya, rekor terdahulu dipegang oleh sebuah Ferrari Aperta yang terjual dengan harga US$ 5,36 juta pada tahun 2022 melalui situs lelang kompetitor, Bring a Trailer. Mobil Enzo kini mampu mengalahkan pencapaian sebelumnya, terutama karena eksploitasi nilai sejarah dan eksklusivitasnya. Hanya 400 unit Enzo yang diproduksi oleh pabrikan Maranello antara tahun 2002 hingga 2004, menjadikannya barang langka yang dicari kolektor berpengalaman.
“Angka fantastis ini sukses menumbangkan rekor dunia sebelumnya yang tercipta pada tahun 2022 silam, saat sebuah Ferrari Aperta terjual dengan harga hanya US$ 5,36 juta melalui situs kompetitor, Bring a Trailer,” tulis Autoevolution, Senin (22/6/2026).
Mobil dengan nomor sasis ZFFCW56A230134278 ini menjadi unik karena merupakan satu-satunya unit Enzo yang dilepas dari pabrik dengan warna Rosso Dino. Warna jingga kemerahan ini bukan sekadar pilihan estetika, melainkan penghormatan emosional terhadap Alfredo “Dino” Ferrari, putra dari sang pendiri merek, Enzo Ferrari, yang wafat pada 1956 akibat distrofi otot.
Sepanjang sejarah, Rosso Dino sempat terkubur dalam arsip rahasia Maranello setelah terakhir kali digunakan pada model klasik Ferrari 250 GTO tahun 1960-an. Warna ini baru kembali dipakai pada tahun 2003 berkat kegigihan Gerald Barnes, kolektor berpengaruh asal California Selatan. Sebagai mantan pemilik diler resmi Ferrari di Newport Beach, Barnes memanfaatkan program personalisasi khusus Ferrari Tailor Made untuk meminta cat oranye-kemerahan tersebut.
Karena Barnes tinggal di kawasan Orange County yang identik dengan warna jingga, ia memanfaatkan program personalisasi khusus Ferrari Tailor Made untuk meminta warna oranye-kemerahan tersebut.
Biaya tambahan sebesar $2.364 diperlukan agar tim mekanik Ferrari bersedia meracik ulang warna legendaris yang sempat ditunda selama berdekade-dekade. Barnes merawat mobil ini selama 14 tahun sebelum menjualnya dengan harga US$ 3,7 juta pada 2017. Kini, setelah melalui 725 penawaran yang sengit, mobil ini berada di jarak tempuh 6.047 kilometer, membuktikan bahwa ia lebih banyak menghabiskan waktu sebagai investasi berjalan di ruang steril.
Dari sisi performa, mobil ini menyemburkan tenaga 651 horsepower dan torsi 657 Nm melalui mesin V12 berkapasitas 6.000 cc yang naturally aspirated. Dengan kecepatan 0-97 km/jam dalam 3,1 detik, serta titik puncak 350 km/jam, mobil ini dianggap sebagai mahakarya teknologi dan desain. Namun, kemampuannya yang luar biasa jarang dirasakan langsung oleh pemiliknya di lintasan sirkuit.
Mobil Langka dan Tren Lelang Online
Penjualan ini menandai pergeseran signifikan dalam kebiasaan kolektor elite. Tradisi pembelian kendaraan berharga ratusan miliar rupiah kini tidak lagi bergantung pada aula lelang fisik yang megah, melainkan bergeser ke platform digital. Kepercayaan terhadap keaslian dokumen dan sejarah mobil, serta keterbatasan jumlah unit, menjadi faktor utama yang mendorong para pembidik untuk bersaing secara ketat.
Ferrari Enzo Rosso Dino yang terjual ini menjadi bukti bahwa keunikan dan nilai sejarah bisa menciptakan daya tarik luar biasa. Tren lelang online terus berkembang, dengan transaksi terbesar terjadi di layar ponsel pintar. Kini, para kolektor tidak perlu memakai jasa agent tradisional atau menghadiri acara langsung, melainkan cukup mengakses platform digital yang menyediakan akses global.
Kelangsungan hidup mobil ini juga diperkuat oleh fakta bahwa hanya satu unit yang berwarna Rosso Dino. Keputusan pabrikan Maranello untuk memproduksi warna khusus ini menggambarkan keinginan mereka memakai simbolisme historis sebagai penambah nilai. Karena itu, mobil ini tidak hanya menjadi objek pengagum, tetapi juga bagian dari warisan merek Ferrari yang tak tergantikan.
Kehadiran lelang online juga mempercepat transaksi di segmen paling elit industri otomotif. Pembelian mobil-mobil kelas atas kini bisa dilakukan secara real-time, tanpa terbatas oleh lokasi geografis. Penawaran terakhir ini mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap transparansi dan keaslian, yang menjadi elemen kunci dalam mempertahankan nilai barang langka.
Dengan biaya tambahan $2.364 untuk revitalisasi warna Rosso Dino, Barnes menunjukkan
