Blog

  • Harga Perak Antam Hari Ini Tetap Rp 37.900 Per Gram

    Harga Perak Antam Hari Ini Tetap Rp 37.900 Per Gram

    Harga Perak Antam Hari Ini Tetap di Level Rp 37.900 Per Gram

    Amalzakat.com – Jakarta, Beritasatu.com – Kondisi pasar logam mulia pada perdagangan hari ini, Minggu (19/7/2026), menunjukkan stabilitas yang menarik perhatian para investor. Harga Perak Antam Hari Ini Tetap berada di angka Rp 37.900 per gram, tidak mengalami perubahan dari sesi perdagangan sebelumnya. Pergerakan ini sejalan dengan harga emas yang juga mencatatkan posisi diam, menciptakan suasana pasar yang relatif tenang dan menunggu perkembangan lebih lanjut dari berbagai indikator ekonomi.

    Pergerakan harga yang tercatat dalam beberapa hari terakhir memberikan gambaran bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi. Pada Sabtu (18/7/2026), harga perak Antam sempat mengalami kenaikan tipis sebesar Rp 200 per gram. Kenaikan kecil ini menunjukkan adanya sentimen positif dari para pelaku pasar, meskipun tidak berlangsung lama karena pada hari berikutnya harga kembali stabil di level sebelumnya. Kondisi ini mencerminkan kehati-hatian investor dalam mengambil keputusan perdagangan.

    Produk Perak Batangan Antam untuk Diversifikasi Portofolio

    PT Aneka Tambang Tbk atau yang lebih dikenal sebagai Antam tidak hanya menyediakan perak dalam bentuk batangan standar, tetapi juga menawarkan berbagai produk silver bar yang dapat menjadi alternatif pilihan investasi logam mulia bagi masyarakat. Produk-produk tersebut dirancang dengan berbagai spesifikasi untuk memenuhi kebutuhan investor dengan modal yang berbeda-beda. Salah satu varian yang tersedia adalah perak batangan dengan ukuran 250 gram yang diproduksi menggunakan metode casting.

    Proses produksi dengan metode casting menghasilkan produk dengan kualitas yang konsisten dan dapat diandalkan sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang. Selain itu, Antam juga menyediakan perak batangan berukuran 500 gram yang hadir dengan desain klasik dan finishing halus, memberikan nilai estetika sekaligus fungsi investasi. Bagi investor pemula, perak batangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan emas menjadi alternatif menarik untuk diversifikasi portofolio.

    “Investasi logam mulia tetap menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia untuk menjaga nilai kekayaan di tengah ketidakpastian ekonomi global,” ujar perwakilan Antam dalam keterangan resminya. Perak batangan Antam juga dikenal memiliki likuiditas yang baik, memudahkan investor untuk menjual kembali produk ketika dibutuhkan.

    Pergerakan Harga Emas yang Sejalan dengan Perak

    Selain perak, harga emas batangan produksi Antam pada hari ini juga menunjukkan stabilitas yang sama. Emas batangan Antam saat ini dihargai Rp 2,614 juta per gram, angka yang tidak berubah dari hari sebelumnya. Hal ini mencerminkan kondisi pasar yang sedang menunggu perkembangan lebih lanjut dari berbagai indikator ekonomi domestik maupun internasional. Kombinasi antara pergerakan perak dan emas menunjukkan bahwa investor masih berhati-hati dalam mengambil keputusan perdagangan.

    Sebelumnya, pada Sabtu (18/7/2026), harga emas Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 8.000 per gram. Kenaikan ini sejalan dengan tren positif yang terjadi di pasar logam mulia global, meskipun kemudian kembali stabil pada hari berikutnya. Para analis memperkirakan bahwa kondisi stabil ini mungkin akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, tergantung pada berbagai faktor yang mempengaruhi pasar.

    Faktor Penentu dan Prospek Investasi Jangka Panjang

    Faktor-faktor seperti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, kebijakan suku bunga bank sentral, serta dinamika geopolitik global menjadi penentu utama arah pergerakan harga logam mulia. Bagi masyarakat yang ingin memulai investasi, Antam menyediakan berbagai opsi produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Perak batangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan emas menjadi alternatif menarik bagi investor pemula.

    Selain informasi harga, Antam juga terus meningkatkan layanan penjualan dan pembelian logam mulia melalui jaringan toko-toko yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Hal ini memudahkan masyarakat untuk mengakses produk-produk investasi logam mulia kapan saja dan di mana saja sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan demikian, Harga Perak Antam Hari Ini Tetap menjadi referensi penting bagi para investor yang memantau pergerakan harga logam mulia di pasar domestik.

  • Harga Emas Antam Pekan Ini Jatuh Rp 21.000 Per Gram

    Harga Emas Antam Pekan Ini Jatuh Rp 21.000 Per Gram

    Pergerakan Harga Emas Antam Menunjukkan Tren Penurunan di Akhir Pekan

    Amalzakat.com – Investor logam mulia di Indonesia patut memperhatikan dinamika harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang mengalami koreksi selama periode perdagangan satu minggu terakhir. Berdasarkan catatan yang dihimpun dari laman resmi Logam Mulia, tren penurunan harga terjadi konsisten sepanjang rentang waktu 13 hingga 19 Juli 2026. Pelemahan ini tidak terjadi secara terisolasi, melainkan sejalan dengan pergerakan harga emas global yang cenderung melemah di tengah ketegangan geopolitik yang semakin memanas antara Amerika Serikat dan Iran.

    Faktor Pendorong Pelemahan Harga Emas

    Konflik antara dua negara adidaya tersebut memberikan dampak signifikan terhadap pasar komoditas energi. Perang yang berlangsung antara AS dan Iran mendorong harga minyak mentah dunia kembali mengalami kenaikan. Kenaikan harga minyak ini, secara tidak langsung, mempengaruhi sentimen pasar emas yang sering kali bergerak berlawanan dengan instrumen investasi lainnya. Investor cenderung melakukan repositioning portofolio mereka ketika ketidakpastian pasar meningkat.

    Menurut analisis pasar, tekanan jual pada emas batangan Antam terlihat jelas dari pola penurunan yang terjadi hampir setiap hari dalam seminggu. Hanya ada satu hari di mana harga berhasil mencatatkan kenaikan, namun momentum positif tersebut tidak bertahan lama. Hal ini menunjukkan bahwa sentimen negatif mendominasi keputusan jual beli di pasar domestik.

    Rincian Pergerakan Harga Harian

    Perjalanan harga emas Antam dalam seminggu ini cukup fluktuatif. Pada hari pertama perdagangan, yaitu Senin tanggal 13 Juli 2026, harga emas batangan sudah mencatatkan penurunan sebesar Rp 20.000 per gram. Dengan demikian, harga yang sebelumnya berada di level tertentu turun menjadi Rp 2,635 juta per gram. Tren penurunan ini berlanjut pada hari berikutnya, Selasa 14 Juli 2026, dengan koreksi yang sama besarnya, yaitu Rp 20.000 per gram. Akibatnya, harga emas Antam menyentuh level Rp 2,615 juta per gram pada hari tersebut.

    Meskipun ada upaya pemulihan harga pada hari Rabu, tekanan jual tetap mendominasi pasar hingga akhir pekan. Penurunan terbesar terjadi pada hari Jumat ketika harga merosot tajam sebesar Rp 27.000 per gram.

    Memasuki hari Rabu, 15 Juli 2026, terjadi sedikit perubahan arah. Harga emas Antam berhasil berbalik naik sebesar Rp 20.000 per gram, kembali ke level Rp 2,635 juta per gram. Namun, optimisme pasar tidak bertahan lama. Pada Kamis, 16 Juli 2026, harga kembali turun, albeit dengan penurunan yang lebih kecil, yaitu Rp 2.000 per gram, sehingga menyentuh Rp 2,633 juta per gram.

    Hari Jumat menjadi hari dengan volatilitas tertinggi dalam seminggu. Tekanan jual yang kuat menyebabkan harga emas Antam merosot drastis sebesar Rp 27.000 per gram, turun menjadi Rp 2,606 juta per gram. Ini merupakan penurunan terbesar dalam satu hari selama periode tersebut. Pada Sabtu, 18 Juli 2026, pasar menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan kenaikan sebesar Rp 8.000 per gram, membawa harga kembali ke Rp 2,614 juta per gram. Level ini kemudian bertahan stabil hingga hari Minggu, 19 Juli 2026, menandai penutupan pekan.

    Ringkasan Performa Mingguan dan Perbandingan Historis

    Secara keseluruhan, performa emas Antam dalam sepekan ini mencatatkan penurunan total sebesar Rp 21.000 per gram atau setara dengan 0,8 persen dari harga awal pekan. Dari level Rp 2,635 juta per gram pada hari Senin, harga berakhir di Rp 2,614 juta per gram pada hari Minggu. Meskipun persentase penurunannya relatif kecil, angka ini tetap menjadi perhatian bagi para investor yang memantau pergerakan logam mulia.

    Perlu dicatat bahwa harga emas Antam saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang pernah dicatatkan. Rekor tersebut tercipta pada tanggal 29 Januari 2026, ketika harga emas batangan Antam menyentuh level Rp 3,168 juta per gram. Selisih antara harga saat ini dengan rekor tertinggi menunjukkan bahwa masih ada ruang signifikan untuk kenaikan di masa depan jika kondisi pasar mendukung.

    Para pengamat pasar menyarankan agar investor tetap waspada terhadap perkembangan situasi geopolitik global, terutama konflik AS-Iran yang terus berlanjut. Volatilitas harga minyak mentah dan dampaknya terhadap harga emas dunia akan terus menjadi faktor penentu dalam pergerakan harga emas Antam ke depan. Investor disarankan untuk memantau perkembangan berita ekonomi global secara berkala untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.

  • Harga Perak Antam Merosot Rp 2.250 Per Gram dalam Sepekan

    Harga Perak Antam Merosot Rp 2.250 Per Gram dalam Sepekan

    Pergerakan Harga Perak Antam dalam Satu Minggu Terakhir: Analisis Mendalam

    Amalzakat.com – Jakarta, Beritasatu.com – Pasar logam mulia Indonesia mencatatkan tren penurunan signifikan pada harga perak batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk atau yang lebih dikenal dengan sebutan Antam. Selama periode perdagangan yang berlangsung dari tanggal 13 hingga 19 Juli 2026, investor dan konsumen logam mulia menyaksikan bagaimana nilai perak mengalami koreksi yang cukup tajam. Penurunan ini tidak terjadi secara isolasi, melainkan sejalan dengan tekanan yang juga dirasakan oleh harga emas di pasar domestik maupun internasional.

    Awal Pekan yang Menunjukkan Kelemahan

    Pergerakan harga perak dimulai dengan sinyal pelemahan pada hari Senin, 13 Juli 2026. Berdasarkan data yang dirilis melalui laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam pada hari tersebut mengalami penurunan sebesar Rp 400 per gram. Dengan demikian, harga yang sebelumnya berada di level Rp 40.550 per gram turun menjadi Rp 40.150 per gram. Meskipun penurunannya terlihat moderat, hal ini menandai dimulainya tren bearish yang akan berlanjut di hari-hari berikutnya.

    Hari Selasa, 14 Juli 2026, menjadi hari yang lebih menegangkan bagi para pemegang perak. Harga tercatat turun lebih dalam dengan penurunan sebesar Rp 1.250 per gram. Setelah koreksi ini, harga perak Antam menyentuh level Rp 38.900 per gram. Penurunan yang lebih signifikan ini menunjukkan bahwa tekanan jual di pasar mulai meningkat, kemungkinan didorong oleh sentimen negatif dari pasar global atau faktor domestik tertentu.

    Rebound Singkat dan Penurunan Kembali

    Bagi investor yang mencari peluang beli pada harga rendah, hari Rabu, 15 Juli 2026, memberikan sedikit harapan. Harga perak sempat berbalik arah dan naik sebesar Rp 1.000 per gram, sehingga menyentuh level Rp 39.900 per gram. Namun, penguatan ini bersifat sementara dan tidak bertahan lama. Para trader tampaknya tidak cukup yakin untuk mempertahankan posisi beli mereka.

    Kesimpulan tersebut diperkuat oleh pergerakan pada hari Kamis, 16 Juli 2026, ketika harga kembali turun sebesar Rp 700 per gram. Dengan demikian, harga perak Antam tercatat berada di level Rp 39.200 per gram. Pola naik-turun yang terjadi selama tiga hari pertama menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi di pasar perak saat itu.

    Jumat Hitam untuk Harga Perak

    Hari Jumat, 17 Juli 2026, menjadi hari dengan tekanan terbesar sepanjang minggu. Harga perak Antam merosot tajam sebesar Rp 1.500 per gram, menjadikannya hari dengan penurunan terbesar dalam periode tersebut. Setelah koreksi ini, harga perak menyentuh level terendah sementara di Rp 37.700 per gram. Penurunan sebesar ini mencerminkan sentimen negatif yang cukup kuat di pasar.

    Memasuki akhir pekan, pasar menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Pada hari Sabtu, 18 Juli 2026, harga perak mengalami kenaikan tipis sebesar Rp 200 per gram, sehingga kembali ke level Rp 37.900 per gram. Kenaikan ini bersifat teknis dan tidak menandakan perubahan tren yang signifikan. Harga kemudian bertahan pada level tersebut hingga hari Minggu, 19 Juli 2026, menandai penutupan pekan dengan harga yang relatif stabil.

    Ringkasan Performa Mingguan

    Secara akumulatif, selama satu minggu penuh, harga perak Antam mengalami penurunan sebesar Rp 2.250 per gram. Jika dihitung dalam persentase, penurunan ini setara dengan sekitar 5,6% dari harga awal. Dari level Rp 40.150 per gram pada awal pekan, harga berakhir di Rp 37.900 per gram pada akhir pekan. Penurunan sebesar ini tentu menjadi perhatian bagi para investor yang memiliki portofolio perak.

    Koreksi harga perak ini sejalan dengan pelemahan harga emas yang juga terjadi selama periode yang sama. Kedua logam mulia ini sering kali bergerak dalam koridor yang sama, terutama ketika dipengaruhi oleh faktor-faktor makroekonomi global seperti kebijakan suku bunga, nilai tukar dolar Amerika Serikat, dan ketidakpastian geopolitik. Para analis pasar memperkirakan bahwa tren penurunan ini mungkin akan berlanjut tergantung pada perkembangan faktor-faktor tersebut di minggu-minggu mendatang.

    Bagi konsumen yang berencana membeli perak batangan untuk investasi jangka panjang atau keperluan industri, periode penurunan ini bisa menjadi kesempatan untuk mengakumulasi posisi pada harga yang lebih rendah. Namun, penting untuk terus memantau perkembangan pasar agar dapat mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan profil risiko masing-masing investor.

    “Penurunan harga perak sebesar 5,6% dalam satu minggu menunjukkan adanya tekanan jual yang signifikan. Investor disarankan untuk berhati-hati dan tidak terburu-buru mengambil keputusan tanpa analisis mendalam,” ujar seorang analis pasar logam mulia.

  • Tragis! Presenter TVRI Papua Barat Hanyut di Air Terjun Memti

    Tragis! Presenter TVRI Papua Barat Hanyut di Air Terjun Memti

    Tragedi Menimpa Presenter TVRI di Wisata Alam Papua Barat

    Amalzakat.com – Manokwari – Seorang presenter dari TVRI Stasiun Papua Barat, Yanto Idorway, kini dalam status hilang setelah diduga terpeleset dan terbawa arus sungai saat berada di kawasan wisata Air Terjun Memti. Kejadian tragis ini terjadi di Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, pada hari Sabtu tanggal 18 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIT. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Manokwari segera mengerahkan tim rescue gabungan untuk melaksanakan operasi pencarian intensif terhadap korban yang hilang.

    Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Yanto Idorway datang ke Air Terjun Memti bersama dua orang rekannya untuk menikmati waktu libur. Insiden menimpa dirinya ketika ia sedang berusaha menyeberangi aliran sungai yang berada di sekitar lokasi wisata tersebut. Pada saat itu, korban diduga kehilangan keseimbangan, terpeleset, dan kemudian terseret oleh derasnya arus sungai. Dua rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan serta melakukan pencarian secara mandiri di sepanjang aliran sungai. Namun, upaya mereka tidak membuahkan hasil karena kondisi medan yang sulit dan hari yang mulai gelap.

    Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat setempat untuk meminta bantuan pencarian. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Yefri Sabaruddin, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan resmi pada Sabtu malam sekitar pukul 20.30 WIT dari Kasat Intel Polres Pegunungan Arfak. “Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan Polres Pegunungan Arfak. Pada pukul 20.52 WIT, Tim Rescue Kantor SAR Manokwari diberangkatkan menuju lokasi menggunakan satu unit rescue car untuk mempersiapkan operasi pencarian,” ujar Yefri.

    Menurutnya, perjalanan menuju lokasi memerlukan waktu sekitar lima hingga enam jam karena medan menuju Kampung Sisrang berada di kawasan perbukitan yang cukup ekstrem. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan untuk menyusun strategi pencarian. Untuk mempercepat proses pencarian, Basarnas Manokwari mengerahkan berbagai perlengkapan pendukung, di antaranya satu unit drone thermal untuk pemantauan dari udara, lima set perangkat komunikasi lapangan, enam set perlengkapan water rescue, satu set peralatan mountaineering, dan satu set perlengkapan evakuasi medis.

    Yefri menegaskan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas mengingat kondisi sungai dan medan di Pegunungan Arfak cukup berbahaya. Hingga berita ini diturunkan, Yanto Idorway masih dinyatakan hilang dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan Basarnas Manokwari bersama Polres Pegunungan Arfak. Meski prakiraan cuaca di wilayah Pegunungan Arfak relatif berawan, tim di lapangan tetap mengantisipasi kemungkinan perubahan debit air sungai yang dapat memengaruhi jalannya operasi SAR. Pihak Basarnas memastikan perkembangan pencarian akan terus diperbarui secara berkala melalui posko operasi di lokasi kejadian.

    “Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan Polres Pegunungan Arfak. Pada pukul 20.52 WIT, Tim Rescue Kantor SAR Manokwari diberangkatkan menuju lokasi menggunakan satu unit rescue car untuk mempersiapkan operasi pencarian,” ujar Yefri.

    Detail Operasi Pencarian

    Operasi pencarian yang sedang berlangsung melibatkan berbagai elemen penting untuk memastikan keberhasilan pencarian. Drone thermal yang digunakan memungkinkan pemantauan dari udara untuk mendeteksi keberadaan korban melalui perbedaan suhu. Lima set perangkat komunikasi lapangan memastikan koordinasi yang efektif antara tim di lapangan dengan pusat komando. Enam set perlengkapan water rescue siap digunakan jika korban ditemukan di dalam atau dekat aliran sungai.

    Peralatan mountaineering diperlukan mengingat medan perbukitan yang ekstrem di kawasan Kampung Sisrang. Sementara itu, perlengkapan evakuasi medis siap digunakan untuk membawa korban dengan aman jika ditemukan. Tim SAR juga terus memantau kondisi cuaca dan debit air sungai karena perubahan mendadak dapat memengaruhi keselamatan tim dan efektivitas pencarian.

    Korban yang hilang merupakan seorang presenter TVRI yang dikenal di kalangan masyarakat Papua Barat. Kehadirannya di Air Terjun Memti bersama dua rekan untuk menghabiskan waktu libur menjadi momen yang kini berubah menjadi tragedi. Proses pencarian masih berlanjut dengan harapan besar untuk menemukan Yanto Idorway dalam keadaan selamat.

  • Banjir Agam Rendam Permukiman, 450 Warga Mengungsi

    Banjir Agam Rendam Permukiman, 450 Warga Mengungsi

    Banjir Agam Rendam Permukiman 450 Warga di Sumatera Barat

    Amalzakat.com – Kabupaten Agam di Provinsi Sumatera Barat kembali menghadapi bencana banjir yang berdampak luas pada kehidupan masyarakat setempat. Peristiwa banjir ini terjadi di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, di mana derasnya aliran sungai dan tingginya curah hujan memaksa ratusan penduduk untuk meninggalkan hunian mereka. Warga setempat memilih berpindah ke tempat yang lebih tinggi dan aman dari jangkauan air yang terus meluap.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun dari BPBD Agam, sebanyak 450 orang warga telah memutuskan untuk mengungsi. Menariknya, sebagian besar mereka tidak pergi ke tempat penampungan resmi, melainkan memilih untuk tinggal sementara di rumah-rumah kerabat yang lokasinya berada di area tidak terendam banjir. Abdul Ghafur, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, memberikan penjelasan lengkap mengenai situasi terkini kepada para wartawan.

    Sebanyak 450 warga mengungsi ke rumah kerabat yang aman dari banjir, kata Abdul Ghafur di Lubuk Basung, Minggu (19/7/2026).

    Evakuasi dan Korban Terjebak

    Selain para pengungsi yang sudah berpindah, ada juga sejumlah warga yang sempat terjebak di dalam rumah mereka. BPBD mencatat bahwa setidaknya 20 keluarga atau setara dengan 60 jiwa mengalami kesulitan keluar karena arus air yang deras dan genangan yang tinggi. Proses evakuasi ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah yang bekerja sama dengan baik.

    Abdul Ghafur menambahkan bahwa tidak semua warga menunggu bantuan dari luar. Sebagian dari mereka berhasil menyelamatkan diri sendiri dengan berjalan kaki menuju tempat yang lebih tinggi. Sementara itu, warga yang terjebak dievakuasi oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Agam, Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta unsur-unsur lainnya yang terlibat dalam penanganan bencana.

    Korban sudah melakukan evakuasi mandiri dan sebagian dievakuasi oleh tim gabungan, ujar Abdul Ghafur.

    Wilayah yang terdampak tidak hanya terbatas pada Nagari Sungai Batang saja. Banjir juga merendam kawasan Jorong Labuah yang berada di sekitar lokasi tersebut. Di Jorong Labuah, tercatat sedikitnya 20 rumah terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar 70 sentimeter. Kondisi ini memaksa sekitar 250 warga di wilayah tersebut untuk juga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

    Penyebab utama banjir kali ini adalah hujan deras yang mengguyur wilayah Agam sejak Sabtu sore hingga memasuki malam hari. Curah hujan yang tinggi membuat Sungai Batang Tumayo meluap dan menggenangi permukiman warga di sekitarnya. Air sungai yang meluap ini kemudian menyebar ke berbagai rumah dan jalan di kawasan tersebut.

    Menurut Abdul Ghafur, fenomena banjir di kawasan ini bukanlah hal yang baru. Wilayah tersebut memang kerap dilanda banjir setiap tahunnya. Hal ini disebabkan oleh pendangkalan sungai yang terjadi setelah banjir bandang besar melanda wilayah Agam pada akhir November 2025. Pendangkalan tersebut mengurangi kapasitas sungai untuk menampung air hujan, sehingga ketika hujan deras turun, air cenderung meluap ke daratan.

    Ini merupakan banjir yang sering terjadi karena sungai mengalami pendangkalan pasca-banjir bandang, katanya.

    BPBD Agam memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir kali ini. Hingga air mulai surut, sebagian warga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing untuk memeriksa kerusakan dan membersihkan rumah mereka. Namun, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

    Masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari ke depan. BPBD juga mengingatkan warga agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila curah hujan tinggi berpotensi memicu banjir susulan. Situasi ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana alam yang dapat terjadi kapan saja, terutama di wilayah yang memiliki riwayat banjir berulang.

  • Karhutla Bengkalis, 80,5 Hektare Lahan Gambut Terbakar

    Karhutla Bengkalis, 80,5 Hektare Lahan Gambut Terbakar

    Tim Gabungan Manggala Agni Tangani Kebakaran Gambut di Bengkalis

    Amalzakat.com – Provinsi Riau kembali menghadapi situasi darurat kebakaran hutan dan lahan. Kali ini, wilayah Kabupaten Bengkalis menjadi sorotan utama setelah api menghanguskan sekitar 80,5 hektare lahan gambut. Lokasi kebakaran tersebar di Kelurahan Pematang Pudu yang berada di bawah naungan Kecamatan Mandau. Respons cepat dilakukan oleh Manggala Agni dengan mengerahkan berbagai sumber daya untuk mengendalikan laju api.

    Operasi Udara dan Darat Berjalan Paralel

    Salah satu strategi kunci dalam penanggulangan kebakaran kali ini adalah pemanfaatan helikopter water bombing. Satu unit helikopter dioperasikan secara intensif untuk mempercepat proses pemadaman dari udara. Pendekatan ini dinilai sangat krusial mengingat luasnya area yang terbakar serta kondisi medan yang relatif sulit dijangkau oleh personel darat. Dukungan udara diharapkan dapat menekan api di titik-titik strategis sebelum menjalar lebih jauh.

    Sementara itu, dari sisi darat, empat regu pemadam telah dikerahkan ke lokasi. Komposisi tim tersebut terdiri dari dua regu yang berasal dari Daops Dumai, satu regu dari Pekanbaru, dan satu regu tambahan dari Siak. Kehadiran tim-tim ini memastikan bahwa pemadaman dapat dilakukan secara menyeluruh di berbagai titik panas yang terdeteksi.

    “Kita mengerahkan empat regu yang terdiri dari dua regu Daops Dumai, satu regu dari Pekanbaru, dan satu regu dari Siak,” ujar Ferdian, Minggu (19/7/2026).

    Tantangan Pemadaman di Lahan Gambut

    Kebakaran yang melanda kawasan gambut ini memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari kebakaran di lahan mineral. Lahan gambut memiliki kemampuan unik untuk menyimpan bara api di bawah permukaan tanah dalam waktu lama. Hal ini menyebabkan proses pemadaman membutuhkan durasi yang lebih panjang dibandingkan dengan jenis kebakaran lainnya.

    Menurut Ferdian Krisnanto, Humas Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke area lainnya. Kondisi cuaca juga menjadi faktor penghambat dalam operasi penanggulangan. Angin siang hingga sore yang cukup kencang berpotensi mempercepat penyebaran api ke wilayah sekitarnya.

    “Kondisi lokasi bahan bakar melimpah, angin siang hingga sore cukup kencang sehingga pemadam di beberapa lokasi harus dipercepat agar api tidak meluas,” ujarnya.

    Operasi di Wilayah Lain Riau

    Selain fokus pada penanganan kebakaran di Bengkalis, Manggala Agni juga mengalokasikan sumber daya untuk wilayah lain di Provinsi Riau. Satu regu personel dari Daops Pekanbaru ditugaskan khusus untuk mengatasi karhutla di Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. Luasan area yang terbakar di lokasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.

    Petugas pemadam terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan kondisi cuaca, terutama kecepatan angin. Faktor ini sangat berpotensi mempercepat penyebaran api di kawasan gambut. Proses pendinginan dan pemadaman masih terus dilakukan di sejumlah titik guna memastikan tidak ada bara api yang kembali memicu kebakaran.

    Karakteristik lahan gambut yang mudah terbakar saat musim kemarau membuat upaya penanganan karhutla Bengkalis membutuhkan koordinasi lintas instansi. Baik melalui pemadaman darat maupun dukungan operasi udara, Manggala Agni terus berupaya mengendalikan kebakaran agar tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

  • Isu Politik-Hukum Sepekan: Febrie Adriansyah Dicekal dan Belum Ditahan

    Isu Politik-Hukum Sepekan: Febrie Adriansyah Dicekal dan Belum Ditahan

    Perkembangan Terkini Isu Politik dan Hukum di Indonesia

    Amalzakat.com – Jakarta menjadi pusat perhatian dalam beberapa minggu terakhir seiring dengan munculnya berbagai perkembangan penting dalam ranah politik dan hukum nasional. Salah satu sorotan utama yang tidak luput dari pengamatan publik adalah kasus hukum yang melibatkan mantan Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Kasus ini telah menarik perhatian luas karena implikasinya yang signifikan terhadap sistem peradilan Indonesia.

    Selain kasus Febrie Adriansyah, masih ada beberapa isu penting lainnya yang sedang berlangsung. Rencana pelelangan aset oleh Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung menjadi salah satu berita menarik. Selain itu, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset di tingkat DPR juga mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Isu anggaran pengadaan kipas angin untuk program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) juga menjadi bahan pembicaraan hangat.

    Pencegahan Perjalanan Luar Negeri bagi Febrie Adriansyah dan Don Ritto

    Mantan Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, bersama dengan advokat Don Ritto, kini menghadapi pembatasan perjalanan ke luar negeri. Langkah ini diambil setelah keduanya resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

    “Imigrasi telah melaksanakan pencegahan ke luar negeri terhadap dua orang,” demikian pernyataan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko dalam keterangannya pada hari Senin, tanggal 13 Juli 2026.

    Langkah pencegahan ini didasarkan pada permohonan resmi dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Permohonan tersebut disampaikan melalui surat dengan nomor B/12730/VII/RES.3.3/2026/Ditreskrimsus yang tertanggal 11 Juli 2026. Tujuan utama dari pencegahan ini adalah untuk mendukung kelancaran proses penyidikan yang sedang berlangsung.

    Pelelangan 90 Unit Apartemen Benny Tjokrosaputro

    Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung telah mengumumkan rencana pelelangan terhadap 90 unit apartemen South Hills yang berlokasi di Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Apartemen-apartemen ini merupakan aset rampasan negara yang sebelumnya dimiliki oleh terpidana Benny Tjokrosaputro.

    Pelelangan dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 29 Juli 2026. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa nilai limit keseluruhan objek lelang mencapai Rp 219,7 miliar. Angka ini menjadi target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang diharapkan dapat tercapai dari hasil pelaksanaan lelang.

    “Aset tersebut merupakan atas nama terpidana Benny Tjokrosaputro,” ujar Anang dalam penjelasannya kepada media.

    Anang menambahkan bahwa mekanisme lelang akan dilakukan melalui penawaran tertulis tanpa kehadiran peserta secara langsung. Sistem yang digunakan adalah e-Auction open bidding. Batas akhir untuk menerima penawaran ditetapkan pada pukul 14.00 WIB sesuai dengan waktu server yang berlaku.

    Target Penyelesaian RUU Perampasan Aset Tahun 2026

    Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa, menyampaikan bahwa target pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset adalah pada tahun 2026. Menurut Saan, pembahasan RUU ini diupayakan untuk rampung dalam waktu tersebut karena telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas tahun ini.

    “Kan gini, sekali lagi ya, inikan prioritas Prolegnas Prioritas 2026, semaksimal mungkin ya kita akan upayakan,” ujar Saan Mustopa kepada wartawan di kompleks parlemen Jakarta pada hari Selasa, tanggal 14 Juli 2026.

    Saan menjelaskan bahwa DPR masih memfokuskan pembahasan pada sejumlah isu krusial yang terkandung dalam RUU Perampasan Aset. Selama proses pembahasan berlangsung, Komisi III DPR akan mengundang berbagai kalangan untuk memberikan masukan. Tamu undangan mencakup akademisi, praktisi hukum, hingga perwakilan masyarakat sipil.

    Kontroversi Anggaran Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 Triliun

    Anggaran pengadaan 1,8 juta unit kipas angin senilai Rp 1,8 triliun untuk program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih menjadi sorotan dalam rapat kerja Komisi VI DPR bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono pada hari Rabu, tanggal 16 Juli 2026.

    Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Mufti Anam, mempertanyakan kebenaran informasi yang beredar. Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi mengenai proyek tersebut. Mufti menyampaikan kekecewaannya kepada publik yang dihebohkan dengan isu ini.

    “Hari ini masyarakat dihebohkan dengan isu pengadaan 1,8 juta unit kipas angin senilai Rp 1,8 triliun. Dari isu ini kami sudah mencari informasi, tetapi belum mendapatkan penjelasan resmi dari pemerintah,” kata Mufti dalam rapat kerja Komisi VI DPR bersama menteri koperasi pada hari Rabu, tanggal 16 Juli 2026.

    Febrie Adriansyah Tidak Ditahan Setelah Pemeriksaan 11 Jam

    Kuasa hukum Hotman Paris Hutapea mengungkapkan bahwa kliennya, eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, telah dibuatkan berkas acara pemeriksaan (BAP). Pemeriksaan ini berlangsung selama sekitar 11 jam pada hari Jumat, tanggal 17 Juli 2026.

    Menurut Hotman, kliennya menjalani pemeriksaan sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Pemeriksaan ini berkaitan dengan dugaan perkara PT Asabri. Hotman menjelaskan bahwa penyidik mengajukan 18 pertanyaan selama pemeriksaan dan seluruhnya telah dijawab oleh Febrie Adriansyah dengan baik.

    “Febrie Adriansyah sudah di-BAP dari jam 09.00 WIB sampai 20.00 WIB. Ada 18 pertanyaan dan semuanya sudah dijawab dengan baik. Kesimpulannya tidak ada penahanan, statusnya sebagai tersangka. Hari ini hanya sebatas kasus PT Asabri,” ujar Hotman dalam jumpa pers yang dikutip dari YouTube Beritasatu.

  • Mentan Amran Ajak 2.000 Pelajar Muhammadiyah Berani Bermimpi Besar

    Mentan Amran Ajak 2.000 Pelajar Muhammadiyah Berani Bermimpi Besar

    Mentan Amran Ajak 2 000 Pelajar Muhammadiyah Berani Bermimpi Besar

    Amalzakat.com – Mentan Amran Ajak 2 000 Pelajar dalam acara peringatan ulang tahun ke-65 Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang diselenggarakan di kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman hadir sebagai pembicara utama pada hari Sabtu, delapan belas Juli dua ribu dua puluh enam. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi wadah Rapat Kerja Nasional IPM dengan tema “Resonansi Algoritma Pelajar Berdampak”. Kehadiran Amran menjadi momen berharga bagi para kader muda untuk mendapatkan motivasi dan arahan dari seorang pemimpin yang telah membuktikan dirinya di dunia pertanian nasional.

    Amran Sulaiman menyampaikan pesan yang sangat dalam kepada para pelajar. Ia menekankan bahwa kesuksesan bukanlah sesuatu yang datang secara tiba-tiba tanpa usaha keras. Menteri pertanian tersebut mengajak para pemuda untuk berani meninggalkan zona nyaman dan memulai perjuangan sejak dini. Dengan demikian, mereka akan dapat merasakan buah hasil kerja keras di masa mendatang. Amran menjelaskan terdapat dua alternatif yang bisa dipilih oleh generasi muda dalam menjalani hidup.

    “Ada dua pilihan. Satu, struggle now, bekerja keras sekarang, lalu menikmati hasilnya 15 tahun kemudian. Atau enjoy now, bersenang-senang sekarang, tetapi berjuang seumur hidup nanti,” ujar Amran dengan tegas.

    Di hadapan para pelajar yang datang dari berbagai wilayah Indonesia, Mentan Amran Ajak 2 000 Pelajar untuk memahami makna perjuangan sesungguhnya. Ia mengingatkan bahwa mimpi-mimpi besar harus disertai dengan tindakan nyata, disiplin tinggi, dan konsistensi dalam menjalani setiap langkah. “Anak-anakku, kalian adalah harapan bangsa. Bermimpilah besar, bertindaklah besar, lalu lakukan dengan penuh ketekunan. Jangan pernah menyerah,” katanya dengan penuh semangat.

    Menurut Amran, banyak orang memiliki impian, tetapi hanya sedikit yang berani mengambil langkah untuk mewujudkannya. “Mudah membuat mimpi, mudah membuat gagasan. Yang paling sulit adalah bermimpi lalu bertindak. Setelah bertindak, harus tetap persisten dan tidak boleh menyerah,” tegasnya. Pesan ini menjadi pengingat penting bagi para pelajar yang sedang menempuh pendidikan dan mempersiapkan masa depan.

    Pertanian Sebagai Peluang Ekonomi dan Pengabdian

    Selain memberikan motivasi, Mentan Amran juga mengajak pelajar mulai melihat sektor pertanian sebagai peluang ekonomi sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat. Ia mengimbau generasi muda memanfaatkan lahan yang tersedia agar menjadi lahan produktif. “Jangan biarkan ada lahan tidur di sekitar Anda. Kalau ada lahan, bangunkan. Disewa, dimiliki, atau tanah sendiri, jangan dibiarkan terbengkalai,” ujarnya.

    Amran juga memperkenalkan program kawasan rumah pangan lestari (KRPL) yang memungkinkan masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dari pekarangan rumah. “Kalau mau, tanam cabai di lima pot saja sudah cukup untuk kebutuhan satu keluarga. Bahkan biji cabai bekas memasak bisa ditanam kembali karena tanah Indonesia sangat subur,” jelasnya. Program ini menunjukkan bahwa pertanian tidak hanya untuk petani besar, tetapi juga bisa dilakukan oleh siapa saja.

    Dalam sesi dialog, Amran juga memberikan perhatian kepada seorang pelajar yatim piatu yang ingin bekerja sambil melanjutkan pendidikan. Mendengar kisah tersebut, ia langsung meminta jajarannya membantu membuka kesempatan magang maupun pekerjaan agar pelajar tersebut tetap bisa melanjutkan kuliah. “Belajarlah dengan baik, bekerja keras, dan jangan pernah menyerah. Insyaallah pintu rezeki akan terbuka,” pesannya.

    Pada kesempatan itu, Mentan Amran Ajak 2 000 Pelajar untuk tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memahami potensi sektor pertanian. Amran turut menyampaikan capaian pemerintah di sektor pertanian. Ia mengatakan target swasembada pangan yang semula diproyeksikan tercapai dalam empat tahun berhasil diwujudkan lebih cepat. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, petani, dan seluruh elemen bangsa. “Kami ditargetkan Bapak presiden mencapai swasembada dalam empat tahun. Alhamdulillah, berkat doa dan kerja keras seluruh anak bangsa, dalam satu tahun kita sudah swasembada dan tidak lagi mengimpor beras,” ungkapnya.

    Menutup sambutannya, Amran kembali mengingatkan para kader IPM agar terus belajar, menjaga integritas, bekerja keras, dan menjadi generasi yang mampu membawa perubahan bagi bangsa. “Kalian adalah harapan Indonesia. Teruslah berjuang, bantu rakyat, bantu umat, karena masa depan bangsa ada di tangan kalian,” pungkasnya. Kehadiran Mentan Amran Ajak 2 000 Pelajar menjadi momen inspiratif yang akan terus diingat oleh para generasi muda Muhammadiyah.

  • Kasus Pembakaran Santri Lombok, UMY Dorong Evaluasi Sistem Pesantren

    Kasus Pembakaran Santri Lombok, UMY Dorong Evaluasi Sistem Pesantren

    Kasus Pembakaran Santri Lombok UMY Dorong Evaluasi Mendalam

    Amalzakat.com – Yogyakarta, Beritasatu.com – Peristiwa tragis yang menimpa seorang santri di salah satu pondok pesantren di wilayah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, telah memicu gelombang diskusi nasional. Kasus Pembakaran Santri Lombok UMY Dorong langkah-langkah konkret untuk meninjau ulang seluruh aspek sistem perlindungan yang selama ini diterapkan di lingkungan pendidikan berasrama. Momentum kritis ini dipandang sebagai kesempatan berharga bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme keamanan yang ada. Hingga saat ini, proses hukum terkait kasus yang terjadi pada bulan Desember 2025 masih terus berjalan dengan intensif. Selain itu, perhatian juga datang dari lembaga Ombudsman Republik Indonesia serta anggota DPR yang turut memantau perkembangan kasus secara saksama.

    Peringatan Keras bagi Institusi Pendidikan Berasrama

    Aly Aulia, seorang dosen Program Studi Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), menyampaikan pandangannya secara tegas bahwa jika dugaan terhadap pelaku terbukti melalui jalur hukum, maka peristiwa ini harus menjadi peringatan keras bagi seluruh institusi pendidikan berasrama di tanah air. Ia menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh sekadar dilihat sebagai perselisihan biasa antar-santri. Lebih dari itu, kejadian tersebut menggarisbawahi urgensi penguatan sistem perlindungan yang komprehensif dan berkelanjutan. Setiap pondok pesantren perlu menyadari bahwa tanggung jawab mereka melampaui sekadar penyelenggaraan pendidikan keagamaan semata.

    Pesantren pada hakikatnya adalah rumah kedua bagi santri. Oleh karena itu, tanggung jawab lembaga bukan hanya menyelenggarakan pendidikan keagamaan, tetapi juga menjamin keselamatan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual setiap santri.

    Menurut Aly, yang menyampaikan pernyataannya pada Sabtu, 18 Juli 2026, setiap insiden yang muncul di lingkungan pesantren seharusnya menjadi bahan refleksi mendalam terhadap sistem yang sudah ada. Lembaga pendidikan yang berkualitas tidak hanya fokus pada penentuan pihak yang bertanggung jawab saat masalah terjadi, namun juga mampu melakukan perbaikan sistemik agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Ia mendorong setiap pondok pesantren untuk mengimplementasikan sistem perlindungan santri yang terintegrasi melalui berbagai langkah preventif yang terukur.

    Upaya-upaya tersebut mencakup penyusunan prosedur operasional standar (SOP) untuk pencegahan kekerasan, pemetaan risiko di area asrama, penyediaan jumlah musyrif yang memadai, pelatihan perlindungan anak bagi para pengasuh, penyediaan layanan konseling, serta pelaksanaan audit mutu secara berkala. Dengan demikian, pengawasan tidak hanya bersifat reaktif ketika masalah muncul, tetapi juga mampu berjalan secara preventif. Sistem yang baik harus mampu mengidentifikasi potensi masalah sebelum berkembang menjadi konflik serius.

    Disiplin yang mendidik akan membentuk karakter, sedangkan kekerasan hanya melahirkan ketakutan dan dendam.

    Selain memperkuat sistem pengawasan, Aly menekankan pentingnya membangun budaya komunikasi terbuka di lingkungan pesantren. Santri harus merasa aman untuk menyampaikan laporan apabila mengalami perundungan maupun konflik. Ia juga mengingatkan bahwa disiplin dalam pendidikan Islam tidak dapat disamakan dengan tindakan kekerasan. Metode pendidikan harus tetap mengedepankan nilai pembentukan karakter. Komunikasi dua arah antara santri dan pengasuh menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

    Aly juga meminta media menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab dalam pemberitaan kasus yang melibatkan anak. Ia mengingatkan pentingnya melindungi identitas anak, menghindari sensasionalisme, melakukan verifikasi informasi, serta tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Media seharusnya membantu masyarakat memahami akar persoalan sekaligus mendorong lahirnya solusi, bukan sekadar membangun opini. Peran media dalam kasus ini sangat strategis untuk memberikan perspektif yang seimbang.

    Menurut Aly, perlindungan dan keselamatan santri harus menjadi prioritas utama yang berjalan sejajar dengan peningkatan mutu pendidikan serta pembinaan keagamaan di pesantren. Evaluasi sistem perlindungan pesantren dinilai menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Kasus Pembakaran Santri Lombok UMY Dorong perubahan nyata yang dapat diimplementasikan secara bertahap oleh seluruh lembaga pendidikan Islam di Indonesia.

  • Revolusi Senyap Scaloni Bawa Argentina Kembali ke Final Piala Dunia

    Revolusi Senyap Scaloni Bawa Argentina Kembali ke Final Piala Dunia

    Perjalanan Scaloni Menuju Final Piala Dunia 2026

    Amalzakat.com – New York, Beritasatu.com – Lionel Scaloni awalnya hanya ditunjuk sebagai pelatih sementara Argentina setelah kegagalan pada Piala Dunia 2018. Delapan tahun kemudian, sosok yang sempat diragukan itu kembali membawa Albiceleste ke final Piala Dunia dan berpeluang mempertahankan gelar juara. Argentina akan menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di New York/New Jersey Stadium, Minggu (19/7/2026). Scaloni kini selangkah lagi menambah catatan gemilang dalam periode kepelatihan yang dimulai tanpa sambutan besar ataupun pengalaman sebagai pelatih kepala di level senior.

    Federasi Sepak Bola Argentina menunjuk Scaloni dan Pablo Aimar sebagai pelatih sementara setelah Jorge Sampaoli meninggalkan jabatannya pada 2018. Keduanya awalnya hanya dipersiapkan untuk memimpin Argentina dalam sejumlah pertandingan persahabatan. Namun, keputusan sementara itu berubah menjadi salah satu penunjukan paling berhasil dalam sejarah sepak bola Argentina.

    Dari Pelatih Sementara Menjadi Legenda

    Scaloni menjadi salah satu anggota staf Sampaoli yang dipertahankan setelah Argentina tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2018. Ketika itu, tim berada dalam situasi tidak stabil dan membutuhkan pembangunan ulang. Mantan pemain Deportivo La Coruna, Lazio, dan Atalanta tersebut baru pensiun sekitar 3 tahun sebelumnya. Pengalaman kepelatihannya juga masih terbatas karena baru bekerja sebagai asisten Sampaoli di Sevilla dan timnas Argentina.

    Scaloni kemudian membawa sejumlah mantan pemain Argentina ke dalam stafnya. Ia mengajak Pablo Aimar, Roberto Ayala, dan Walter Samuel, yang memahami tekanan membela tim nasional serta memiliki hubungan dekat dengan generasi pemain saat itu. Pendekatan tersebut memberikan suasana baru di dalam skuad. Scaloni tidak datang sebagai pelatih dengan nama besar, tetapi membangun kepercayaan melalui komunikasi, kebersamaan, dan pembagian peran yang jelas.

    Ia juga mengurangi ketergantungan pada figur-figur lama dengan memberi kesempatan kepada pemain muda. Secara perlahan, tim dibentuk di sekitar Lionel Messi tanpa menjadikan sang kapten sebagai satu-satunya sumber kekuatan. Kemampuan Scaloni memimpin kelompok telah terlihat menjelang akhir kariernya sebagai pemain.

    Pemimpin Tenang dengan Kecerdasan Taktik

    Mantan pelatih Atalanta Stefano Colantuono mengingat Scaloni sebagai penghubung penting antara staf pelatih dan para pemain Amerika Selatan. Scaloni membantu menjaga kesatuan ruang ganti yang ketika itu dihuni sejumlah pemain Argentina dan Amerika Selatan, termasuk German Denis, Carlos Carmona, dan Alejandro Gomez.

    Menurut Colantuono, Scaloni tetap memiliki pengaruh besar meskipun tidak lagi menjadi pilihan utama di lapangan. Ia kerap membantu membahas situasi pertandingan dan menjadi sosok yang dihormati oleh para pemain.

    Kecerdasan taktiknya juga telah terlihat dari cara bermain. Scaloni mampu membaca ruang, memilih pergerakan dengan tepat, dan mengatur tenaga selama pertandingan. Ia dikenal sebagai pemimpin yang tenang dan tidak membutuhkan suara keras untuk mendapatkan perhatian. Dalam acara makan bersama pemain, Scaloni sering menjadi pusat percakapan sekaligus tempat rekan-rekannya meminta pandangan.

    Pengalaman Eropa Membentuk Pemahaman Taktik

    Pengalaman panjang di Eropa turut membentuk pemahamannya. Scaloni menjadi bagian dari generasi Deportivo La Coruna yang meraih gelar Liga Spanyol, Copa del Rey, dan dua Piala Super Spanyol di bawah Javier Irureta. Setelah bermain di Inggris, ia melanjutkan karier di Italia bersama Lazio dan Atalanta. Pengalaman di sejumlah kompetisi itu memperkaya pemahamannya mengenai organisasi bertahan, transisi, dan variasi taktik.

    Scaloni tidak mengubah Argentina melalui pernyataan besar. Ia membangun tim secara bertahap dan mengutamakan keseimbangan antara pemain senior dengan generasi baru. Hasil pertama dari proyek tersebut datang pada Copa America 2021. Argentina mengalahkan Brasil di Stadion Maracana untuk mengakhiri penantian gelar selama 28 tahun.

    Argentina kemudian memenangi Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024. AFA mencatat Scaloni telah mempersembahkan empat trofi dalam masa kepemimpinannya sebelum Piala Dunia 2026. Keberhasilan itu mengubah status Scaloni. Pelatih sementara yang sebelumnya dianggap sebagai pilihan darurat berkembang menjadi salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Argentina.

    Scaloni juga membuktikan kemampuannya bukan hanya terletak pada pengelolaan pemain. Ia berulang kali menunjukkan keberanian mengubah formasi, mengganti pemain utama, dan menyesuaikan pendekatan dengan karakter lawan. FIFA menilai perubahan taktik Scaloni menjadi salah satu faktor utama kesuksesan Argentina dalam turnamen internasional terbaru.