Sport

Jadi Starter Saat Persebaya Lawan PSIM, Catur Enggan Kecewakan Bonek

codex-8608faa149ea4eaaa248cf129ecbdcbf

Catur Pamungkas Bidik Tiga Poin pada Laga Kandang Perdana Persebaya

Amalzakat.com – Persebaya Surabaya membawa target kemenangan saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027. Pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/9/2026), menjadi kesempatan pertama Bajul Ijo tampil di kandang pada musim ini sekaligus memburu tiga poin perdana.

Bek Persebaya, Arief Catur Pamungkas, masuk dalam susunan pemain awal untuk laga tersebut. Pemain asal Mojokerto itu ingin menjadikan dukungan Bonek dan Bonita di Gelora Bung Tomo sebagai tenaga tambahan bagi tim, lalu membayarnya dengan performa maksimal di lapangan.

Persebaya membuka perjalanan musim ini dengan hasil imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Karena itu, duel melawan PSIM memiliki arti penting untuk membangun awal yang lebih positif, khususnya di hadapan pendukung sendiri.

Persiapan Menjelang Duel di Gelora Bung Tomo

Catur menyampaikan bahwa seluruh skuad telah menjalani persiapan dengan serius. Para pemain berupaya memahami arahan pelatih selama sesi latihan agar rencana permainan dapat diterapkan ketika pertandingan dimulai.

“Kami sudah mempersiapkan pertandingan ini dengan sangat baik. Semua pemain sudah memberikan yang terbaik selama latihan dan menjalankan apa yang diminta oleh pelatih. Kami tentu ingin menunjukkan hasil dari persiapan tersebut saat pertandingan nanti,” ujar Catur, Sabtu (12/9/2026).

Kehadiran suporter di stadion dipandang sebagai unsur penting dalam laga kandang. Atmosfer yang dibawa Bonek dan Bonita dapat mendorong pemain untuk tetap berani, disiplin, serta menjaga intensitas permainan sepanjang laga. Bagi Persebaya, pertandingan ini bukan sekadar kesempatan mendapatkan hasil baik, melainkan juga momen untuk menunjukkan respons setelah hasil seri pada pekan pembuka.

Meski berstatus tuan rumah, Catur tidak menganggap PSIM sebagai lawan yang mudah. Ia menilai tim asal Yogyakarta tersebut mempunyai kualitas yang dapat membuat pertandingan berlangsung menantang. Fokus Persebaya pun diarahkan pada upaya tampil konsisten dari menit awal hingga peluit akhir.

“Kami sudah fokus untuk pertandingan besok. Kami tahu PSIM adalah tim yang cukup sulit untuk dikalahkan, tetapi kami akan berusaha memberikan yang terbaik sejak awal sampai akhir pertandingan,” kata Catur.

Harapan untuk Bonek dan Bonita

Laga di Gelora Bung Tomo membawa ekspektasi besar karena menjadi penampilan kandang pertama Persebaya pada Super League 2026/2027. Catur memahami bahwa dukungan dari tribun datang bersama harapan terhadap hasil yang memuaskan. Karena itu, ia dan rekan-rekannya ingin bekerja keras agar suporter tidak pulang dengan rasa kecewa.

“Kami ingin bekerja keras bersama-sama untuk mendapatkan hasil yang kami inginkan,” ucapnya.

Kemenangan akan memberi Persebaya tambahan tiga poin dan membuka momentum positif di kandang sendiri. Sebaliknya, pertandingan ini juga menuntut tim untuk tetap tenang dalam mengelola tekanan, sebab target meraih hasil maksimal harus dibarengi ketelitian dalam menjaga lini belakang serta efektivitas ketika membangun serangan.

Dalam susunan awal, Persebaya memakai formasi 4-2-3-1. Ernando dipercaya mengawal gawang. Catur berada di lini pertahanan bersama Yuran, Mota, dan Jefferson. Area tengah ditempati Rian serta Risto, sementara Miguel, Rivera, dan Mabella menopang Sananta sebagai ujung tombak.

PSIM juga menggunakan pola 4-2-3-1. Cahya menjadi penjaga gawang, dengan Rio, Franco, van der Avert, dan Rudzan di barisan belakang. Purzycki dan Ze Valente mengisi sektor tengah, sedangkan Vidal, Sheva, serta Abiyoso mendukung Dalmau di lini depan.

Susunan Pemain

Persebaya (4-2-3-1): Ernando; Catur, Yuran, Mota, Jefferson; Rian, Risto; Miguel, Rivera, Mabella; Sananta.

PSIM (4-2-3-1): Cahya; Rio, Franco, van der Avert, Rudzan; Purzycki, Ze Valente; Vidal, Sheva, Abiyoso; Dalmau.

Dengan dua tim memakai struktur yang sama, pertarungan di lini tengah berpotensi menjadi salah satu bagian penting pertandingan. Persebaya akan berusaha memaksimalkan keuntungan tampil di Surabaya, sementara PSIM datang dengan kemampuan yang telah diakui Catur sebagai ancaman yang tidak boleh diremehkan.

Bagi Catur, kesempatan menjadi starter di pertandingan kandang ini menjadi tanggung jawab besar. Ia ingin menunjukkan kesiapan pribadi sekaligus membantu Persebaya menerjemahkan kerja keras selama latihan menjadi hasil nyata. Targetnya jelas: Persebaya tampil sebaik mungkin, merebut kemenangan, dan memberikan awal kandang yang menggembirakan bagi Bonek serta Bonita.

Frequently Asked Questions

What is Jadi Starter Saat Persebaya Lawan PSIM?

Jadi Starter Saat Persebaya Lawan PSIM is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Jadi Starter Saat Persebaya Lawan PSIM matter?

Jadi Starter Saat Persebaya Lawan PSIM matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *