Perjalanan Istirahat Dua Pebalap Indonesia di Bali
Veda Ega dan Mario Aji Nikmati momen berharga selama periode jeda tengah musim 2026. Kedua pebalap muda asal Indonesia ini memilih Bali sebagai destinasi pemulihan, memanfaatkan waktu luang untuk menyegarkan pikiran dan tubuh setelah menjalani kompetisi yang intensif. Kehadiran mereka di kawasan wisata Nusa Dua, Kabupaten Badung, memberikan kesempatan untuk menikmati suasana tenang sebelum kembali ke rutinitas persiapan balap dunia.
Veda Ega Pratama yang berlaga di kelas Moto3 dan Mario Aji dari kelas Moto2 menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pengalaman di Pulau Dewata. Mereka menghabiskan waktu bersama untuk menjelajahi berbagai lokasi menarik, mulai dari pantai-pantai eksotis hingga tempat-tempat bersejarah yang menawarkan nuansa khas Bali. Aktivitas sederhana seperti menikmati sunset dan berjalan santai di sepanjang garis pantai menjadi momen yang sangat berarti bagi kedua pebalap.
Eksplorasi Budaya dan Kuliner Lokal
Kunjungan ke Bali tidak hanya sekadar beristirahat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dalam kekayaan budaya Indonesia. Veda Ega dan Mario Aji Nikmati berbagai pengalaman kuliner dengan mencicipi bebek goreng khas Bali yang disajikan dengan sambal matah segar. Selain itu, mereka juga mengunjungi kios-kios kerajinan tangan untuk melihat langsung proses pembuatan produk lokal oleh pengrajin setempat.
Kedua pebalap juga mencoba aktivitas interaktif yang jarang mereka dapatkan selama menjalani jadwal balap yang padat. Membuat sketsa wajah dan memainkan alat musik tradisional rindik dari bambu menjadi hiburan yang menyenangkan. Panorama pesisir Nusa Dua yang memukau menjadi latar belakang sempurna untuk mereka menikmati suasana damai setelah menjalani kompetisi yang penuh tantangan.
“Kami eksplorasi Nusa Dua, lihat sunset dan pantai,” ujar Veda Ega Pratama saat ditemui di Nusa Dua, Bali, pada Sabtu (18/7/2026).
Agenda Pasca Liburan di Bali
Setelah menyelesaikan masa liburan di Bali, kedua pebalap memiliki agenda yang cukup padat. Mereka dijadwalkan untuk melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta guna menyapa para penggemar setia sebelum akhirnya kembali menjalani sesi latihan intensif. Langkah ini menunjukkan komitmen mereka untuk tetap terhubung dengan masyarakat Indonesia selama periode persiapan.
Veda dan Mario kemudian akan melanjutkan latihan di Sirkuit Mandalika yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Lokasi ini menjadi pusat persiapan penting bagi para pebalap Indonesia yang akan bertanding di ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Balapan kandang tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 9 hingga 11 Oktober 2026, dengan Mario Aji tampil di kelas Moto2 sementara Veda Ega Pratama bersaing di kelas Moto3.
Mario Aji, yang berasal dari Magetan, Jawa Timur, menilai bahwa suasana Bali memberikan kesempatan ideal untuk mengembalikan energi dan menyegarkan pikiran. Selain menikmati waktu berkualitas bersama keluarga, masa jeda kompetisi yang berlangsung selama sekitar tiga pekan ini juga dimanfaatkan secara optimal untuk memulihkan kondisi fisik. Hal ini menjadi sangat penting mengingat Mario sebelumnya pernah mengalami cedera leher akibat kecelakaan yang terjadi di Sirkuit Jerez, Spanyol.
Masuki babak kedua musim, Mario masih harus menghadapi sebelas seri balapan. Agenda terdekatnya adalah di Sirkuit Silverstone, Inggris, yang akan berlangsung pada tanggal 7 hingga 9 Agustus 2026. Setelah itu, ia akan tampil di hadapan publik Indonesia di Mandalika. Antusiasme yang luar biasa dari para penggemar Indonesia menjadi sumber motivasi tambahan bagi para pebalap.
“Kami ingin mengerahkan segalanya di setiap balapan dan karena antusias yang luar biasa sebelum balapan di Mandalika, kami dapat motivasi dan semangat yang berbeda dari balapan lainnya,” tutup Mario.
