Karyawan PT IMIP Hilang di Kanal PLTU Morowali, Tim SAR Masih Mencari
Latest Program – Kamis, 25 Juni 2026, seorang karyawan perusahaan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dilaporkan hilang di dalam kanal PLTU WNII, terletak di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Informasi pertama mengenai kejadian ini beredar setelah seorang saksi di sekitar lokasi mendengar teriakan minta tolong. Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan tengah berupaya keras untuk menemukan korban yang hilang. Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Rusmadi, menyatakan bahwa Tim Rescue Pos SAR Morowali telah diterjunkan ke lokasi kejadian.
“Kami telah mengerahkan personel beserta peralatan pendukung untuk melakukan pencarian. Seluruh unsur SAR gabungan bekerja maksimal agar korban segera ditemukan,” ujar Rusmadi.
Kejadian ini terjadi sekitar pukul 04.39 Wita. Menurut saksi yang berada di dekat kanal, terdengar suara meminta bantuan yang berasal dari arah air. Saat mengecek sumber suara tersebut, pihak saksi menemukan seseorang sedang hanyut terbawa aliran air. Sebab saksi tersebut tidak memiliki peralatan yang memadai, ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada tim keselamatan PT IMIP. Meski pihak perusahaan melakukan penyisiran awal, korban belum berhasil ditemukan.
Pos SAR Morowali menerima laporan resmi dari rekan korban, Vincent, pada pukul 10.53 Wita. Berdasarkan laporan tersebut, tim rescue langsung bergerak ke lokasi pada pukul 11.12 Wita dan diperkirakan tiba di tempat sekitar pukul 13.16 Wita. Operasi pencarian melibatkan berbagai pihak, termasuk BPBD Morowali, tim internal PT IMIP, pemerintah desa, serta masyarakat sekitar. Peralatan yang dikerahkan mencakup perahu karet, alat penyelamatan air, serta peralatan medis dan evakuasi tambahan.
Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cerah, dengan kecepatan angin sekitar 5,2 kilometer per jam dari arah barat. Petugas SAR mengharapkan kondisi tersebut dapat memudahkan proses pencarian. Hingga saat ini, identitas korban masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Tim SAR berkomitmen untuk terus memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan operasi penyelaman ini.
Proses Pencarian yang Berkelanjutan
Pencarian korban yang hilang ini menjadi fokus utama Tim SAR dan pihak terkait. Karena letak PLTU WNII di Kecamatan Bahodopi, pengelolaan kanal serta lingkungan sekitar menjadi area kritis. Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menegaskan bahwa seluruh unsur yang terlibat bekerja sama secara intensif untuk mempercepat temuan. Penyelamatan dilakukan dengan menggabungkan berbagai metode, termasuk penggunaan perahu karet dan alat khusus untuk melintasi air.
Dalam operasi tersebut, masyarakat sekitar turut terlibat. Mereka membantu dalam memberi informasi tambahan serta mendukung upaya tim SAR. Pemerintah desa juga aktif dalam memastikan koordinasi antar tim berjalan lancar. Rusmadi menambahkan bahwa seluruh personel SAR telah diberi instruksi untuk fokus pada area kanal yang rentan mengalami arus deras. “Kami optimis dapat menemukan korban dalam waktu dekat, meski masih memerlukan beberapa hari untuk mencari secara menyeluruh,” katanya.
Karyawan PT IMIP yang hilang ini sebelumnya berada di sekitar kanal PLTU WNII. Berdasarkan keterangan saksi, korban mengalami kecelakaan setelah terbawa arus yang tiba-tiba muncul. Dalam perjalanan pencarian, tim SAR telah menemukan beberapa titik potensial yang mungkin menjadi lokasi kejadian. Meski demikian, hingga kini korban belum ditemukan. Timsafety PT IMIP sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut di area sekitar, termasuk menggali lebih dalam mengenai kondisi lingkungan saat kejadian.
Upaya Kolaboratif dalam Penyelamatan
Operasi SAR ini menunjukkan koordinasi yang baik antara perusahaan dan lembaga pemerintah. Tim dari BPBD Morowali turut terlibat untuk memastikan keselamatan area sekitar dan mengamankan titik-titik kritis. Peralatan water rescue yang digunakan termasuk alat bantu untuk menjangkau daerah yang sulit diakses. Selain itu, tim medis juga siap bergerak ke lokasi apabila diperlukan.
Penggunaan perahu karet menjadi salah satu strategi utama dalam pencarian korban. Alat tersebut memungkinkan petugas untuk melintasi air dan memeriksa area yang rawan. Kecepatan angin yang tercatat sebesar 5,2 kilometer per jam dinilai cukup menguntungkan, karena dapat mengurangi keterbatasan dalam operasi penyelamatan. Namun, kondisi air yang bergerak tiba-tiba tetap menjadi tantangan.
Korban yang hilang merupakan bagian dari staf PT IMIP yang bekerja di lingkungan PLTU WNII. Perusahaan tersebut telah mengambil langkah awal untuk mengungkap penyebab kejadian ini. Selain itu, tim internal juga terus mengumpulkan data terkait kejadian, termasuk kondisi saat korban hilang dan riwayat kecelakaan sebelumnya. Pihak keluarga korban sedang menunggu informasi lebih jelas mengenai kondisi dan lokasi terakhir korban.
Kejadian ini menjadi perhatian publik, terutama karena terjadi di area industri yang berkaitan dengan pembangunan dan kegiatan ekonomi lokal. Masyarakat sekitar mengharapkan cepatnya temuan korban agar dapat memberikan kepastian kepada keluarga. Dalam beberapa jam terakhir, tim SAR tetap berjaga dan mengecek setiap titik yang mungkin menjadi tempat kejadian. “Kami siap memberikan bantuan segera jika ada kebutuhan tambahan,” tutur Rusmadi.
Sebagai informasi tambahan, PT IMIP merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri dan pertambangan, dengan kantor utama di Morowali. Perusahaan tersebut juga memiliki komitmen kuat terhadap keselamatan karyawan dan lingkungan sekitar. Dalam beberapa tahun terakhir, PT IMIP telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan protokol keselamatan di lokasi kerja. Meski demikian, kejadian seperti ini tetap menjadi peringatan untuk selalu mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi.
Para pekerja di sekitar PLTU WNII menilai bahwa kejadian ini merupakan insiden yang wajar, mengingat intensitas kerja yang tinggi dan lingkungan yang rawan. Meski demikian, mereka berharap temuan korban segera terjadi agar kecelakaan ini tidak menimbulkan kepanikan berlebihan. Timsafety PT IMIP tetap aktif dalam mencari titik kejadian, sementara Tim Rescue SAR Morowali terus memperlu
