Nusantara

Meeting Results: Kunjungi Manado, Gus Ipul Soroti Prestasi Sekolah Rakyat

Kunjungi Manado, Gus Ipul Soroti Perkembangan Pendidikan di Sekolah Rakyat Meeting Results - Kamis (11/6/2026), Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah

Desk Nusantara
Published Juni 12, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Kunjungi Manado, Gus Ipul Soroti Perkembangan Pendidikan di Sekolah Rakyat

Meeting Results – Kamis (11/6/2026), Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, atau lebih dikenal sebagai Gus Ipul, melakukan pemeriksaan langsung terhadap operasional Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 di Gedung Sentra Tumou Tou, Kota Manado, Sulawesi Utara. Kunjungan ini dilakukan dalam rangkaian acara Open House yang diadakan oleh lembaga pendidikan tersebut, yang bertujuan mengajak masyarakat, tokoh lokal, serta pemerintah daerah untuk melihat langsung dinamika pembelajaran dan kemajuan program sekolah rakyat. Gus Ipul menekankan bahwa acara ini tidak hanya memberikan wawasan tentang metode pendidikan yang diterapkan, tetapi juga menjadi sarana membangun kepercayaan antara institusi dengan masyarakat.

Kegiatan Open House dan Tujuannya

Acara Open House ini diadakan untuk memperkenalkan proses belajar-mengajar di SRMP Manado kepada para orang tua dan calon siswa. Selain itu, kegiatan tersebut juga dimaksudkan sebagai ajang memperlihatkan peningkatan kualitas program sekolah rakyat kepada masyarakat luas. “Open House sekolah rakyat memberi peluang bagi calon siswa, orang tua, dan tokoh masyarakat untuk memahami bagaimana anak-anak kita belajar, tumbuh, serta berkembang secara komprehensif,” kata Gus Ipul dalam pidatonya. Ia menambahkan bahwa program ini telah membawa perubahan signifikan dalam pola hidup dan karakter para peserta didik.

“Kita bisa melihat langsung bagaimana anak-anak sudah lebih percaya diri, lebih semangat, lebih bugar, dan lebih disiplin. Mereka juga berani menampilkan diri di berbagai platform,” ujar Gus Ipul, yang meninjau proses pembelajaran di sekolah tersebut.

Di sela-sela kunjungan, Gus Ipul mengapresiasi berbagai prestasi yang berhasil dicapai siswa SRMP Manado. Ia menyoroti keterlibatan mereka dalam Olimpiade Nasional bidang Sains dan Matematika yang diadakan di Jakarta. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih keberhasilan. “Para siswa yang datang dari keluarga kurang mampu masih mampu bersaing dan mencatatkan prestasi di tingkat nasional,” tegasnya.

Pertumbuhan Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul juga mengungkapkan rencana pengembangan program sekolah rakyat secara nasional. Dalam satu tahun terakhir, jumlah siswa yang menerima manfaat program ini telah bertambah dari sekitar 15.000 menjadi lebih dari 30.000. “Kita akan terus memperluas cakupan ini. Tahun depan, targetnya adalah menambah 60.000 siswa, lalu 100.000 siswa pada tahun berikutnya, dan seterusnya,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menyoroti pentingnya fasilitas pendidikan yang memadai. Saat ini, SRMP 21 Manado masih menggunakan gedung sementara, namun pemerintah telah menyiapkan rencana pembangunan sekolah permanen. “Kita memiliki visi untuk memastikan setiap kabupaten/kota memiliki gedung dengan kapasitas 1.000 siswa, mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA,” tambahnya. Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini, program sekolah rakyat telah menjangkau 166 titik, dan pada 2026, jumlah tersebut akan ditingkatkan menjadi 180 titik.

Kemitraan dengan Pemerintah Daerah

Menurut Gus Ipul, pemerintah provinsi Sulawesi Utara telah memberikan kontribusi besar melalui pemberian lahan hibah di kawasan Tampusu, Kabupaten Minahasa, sebagai lokasi pembangunan gedung permanen untuk sekolah rakyat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur yang telah menyediakan lahan. Ini sangat berarti bagi keberlanjutan program,” kata menteri yang juga mantan ketua Umum Partai Gerindra tersebut. Ia menambahkan bahwa lahan yang diberikan milik Pemerintah Provinsi, dan pihaknya akan memastikan pembangunan gedung dapat terlaksana secara optimal.

Di sisi lain, Kementerian Sosial terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memperluas akses lahan serupa di berbagai wilayah. “Kerja sama ini penting agar program sekolah rakyat bisa berkembang secara merata,” tutur Gus Ipul. Ia menyebutkan bahwa pembangunan fisik gedung permanen akan dijalankan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dengan dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sesuai arahan Presiden Joko Widodo. “Ini bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas,” jelasnya.

Pelajaran Kepribadian dan Kinerja Akademik

Dalam wawancara dengan para orang tua dan siswa, Gus Ipul mengungkap bahwa sekolah rakyat memiliki peran khusus dalam membentuk karakter yang baik. Ia menilai program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan sosial, kepribadian, serta rasa percaya diri para peserta didik. “Kita melihat perubahan positif di setiap aspek kehidupan mereka, baik secara intelektual maupun emosional,” ujarnya.

Ia menyoroti bahwa para siswa yang ditemani oleh para orang tua dan tokoh masyarakat mengikuti pelajaran dengan antusias. “Para orang tua juga sangat aktif dalam mengawasi proses belajar, dan ini menjadi indikator bahwa program sekolah rakyat benar-benar diakui oleh masyarakat,” tambah Gus Ipul. Ia menekankan bahwa keterlibatan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini, karena membantu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan holistik peserta didik.

Strategi untuk Mengurangi Kemiskinan

Gus Ipul menegaskan bahwa sekolah rakyat merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk menekan angka kemiskinan melalui pendidikan. “Program ini bertujuan memberikan kesempatan belajar yang layak bagi masyarakat rentan, sehingga mereka bisa memperbaiki kualitas hidup,” katanya. Ia berharap dalam beberapa tahun ke depan, jumlah siswa yang terlayani akan terus meningkat, menciptakan generasi muda yang lebih berkualitas dan berprestasi.

Sebagai penutup, Gus Ipul menyampaikan harapan agar keberhasilan SRMP 21 Manado bisa menjadi contoh bagi sekolah rakyat di daerah lain. “Manado menjadi bukti bahwa sekolah rakyat mampu menghasilkan siswa yang kompeten, meski berasal dari keluarga sederhana,” ujarnya. Ia yakin dengan komitmen yang terus dibangun, program ini akan menjadi solusi untuk meningkatkan akses pendidikan dan membangun masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Indonesia.

Persiapan untuk Tahun Depan

Kementerian Pekerjaan Umum akan mengawasi pengerjaan gedung permanen, sementara Kementerian Sosial tetap fokus pada pengembangan kebijakan dan koordinasi dengan pihak terkait. “Dengan penambahan 100.000 siswa pada tahun 2026, kita bisa memperkuat jaringan sekolah rakyat di seluruh Indonesia,” tambah Gus Ipul. Ia juga menyinggung pentingnya mengubah paradigma pendidikan agar lebih inklusif dan mampu menjangkau segala kalangan, termasuk yang kurang beruntung.

Dalam konteks ini, SRMP Manado menjadi salah satu contoh sukses yang mendorong kepercayaan publik terhadap program sekolah rakyat. “Saya yakin keberhasilan ini akan terus berlanjut jika ada dukungan yang konsisten dari semua pihak,” tutup Gus Ipul. Ia berharap melalui program ini, anak-anak dari segala latar belakang bisa menemukan j

Leave a Comment