Kategori: Ekonomi

  • Upaya Mediasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Turun

    Upaya Mediasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Turun

    Prospek Mediasi AS-Iran Dorong Penurunan Harga Minyak Global

    Amalzakat.com – Sentimen positif pasar minyak global terlihat jelas pada perdagangan Selasa, 21 Juli 2026. Investor mulai optimis bahwa proses mediasi antara Amerika Serikat dan Iran dapat meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Meskipun demikian, penurunan harga masih bersifat terbatas mengingat eskalasi militer yang terus berlanjut serta kekhawatiran akan gangguan pasokan energi dunia.

    Pergerakan Harga Minyak Mentah di Pasar Internasional

    Berdasarkan data pelacakan Reuters, minyak mentah Brent mengalami koreksi sebesar 78 sen atau 0,9 persen pada Selasa siang. Harga tercatat berada di level US$ 88,44 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) asal Amerika Serikat juga melemah dengan penurunan 73 sen atau 0,9 persen menjadi US$ 82,50 per barel.

    Para analis dari ING Bank mengaitkan pergerakan harga ini dengan munculnya harapan deeskalasi konflik. Mediator internasional telah mengajukan usulan gencatan senjata selama periode sepuluh hari antara Washington dan Teheran. Jika kedua belah pihak menyetujui proposal ini, maka akan ada kemungkinan untuk menghidupkan kembali nota kesepahaman yang telah ditandatangani pada bulan Juni tahun lalu.

    Konfirmasi Iran dan Tantangan Diplomasi yang Masih Ada

    Seorang pejabat senior Iran mengonfirmasi kepada Reuters bahwa Teheran telah menerima proposal mediator terkait gencatan senjata selama sepuluh hari. Usulan ini bertujuan untuk menyelamatkan kesepakatan sementara yang telah ditandatangani pada 17 Juni lalu. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perjanjian damai jangka panjang untuk mengakhiri perang yang telah pecah sejak 28 Februari 2026.

    Meskipun demikian, ING memberikan catatan bahwa perjalanan menuju stabilitas masih menghadapi berbagai tantangan. Perbedaan pandangan mendasar antara AS dan Iran belum sepenuhnya terselesaikan. Selain itu, Presiden AS Donald Trump juga telah menyampaikan peringatan keras bahwa Amerika Serikat akan memberikan respons tegas setelah sejumlah tentara Amerika tewas dalam serangan sebelumnya.

    Eskalasi Konflik dan Ancaman Terhadap Jalur Perdagangan

    Di tengah upaya diplomasi tersebut, konflik bersenjata masih terus berlangsung intensif. Amerika Serikat kembali melancarkan serangan udara ke sejumlah kota di Iran. Sebagai respons, Garda Revolusi Iran menyerang aset-aset militer Amerika Serikat di berbagai wilayah. Ketegangan juga meningkat signifikan di jalur pelayaran strategis yang menjadi urat nadi perdagangan global.

    Badan United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan bahwa sebuah kapal tanker di Selat Hormuz terkena proyektil dengan asal yang belum diketahui. Akibat insiden tersebut, awak kapal terpaksa meninggalkan kapal menggunakan sekoci darurat. Arus pelayaran melalui selat tersebut juga dilaporkan menurun karena meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan maritim.

    Di sisi lain, kelompok Houthi di Yaman yang didukung oleh Iran mengumumkan rencana untuk melakukan blokade laut terhadap Arab Saudi. Langkah ini dinilai berpotensi membuka front baru dalam konflik dan meningkatkan risiko gangguan pasokan energi serta perdagangan global.

    Sementara itu, survei awal Reuters menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS diperkirakan kembali menurun pada pekan lalu. Penurunan ini seiring dengan berkurangnya stok bensin. Sebaliknya, stok produk sulingan seperti diesel diperkirakan meningkat. Kondisi tersebut berpotensi menjadi faktor penopang harga minyak dalam jangka pendek.

    “Ancaman blokade laut terhadap Arab Saudi sangat signifikan karena meningkatkan risiko terganggunya ekspor minyak dari salah satu produsen utama dunia,” kata Tim Waterer, Kepala Analis Pasar KCM Trade.

  • 306 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Dibuka Tancap Gas

    306 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Dibuka Tancap Gas

    IHSG Tancap Gas di Awal Perdagangan Senin, 306 Saham Menguat

    Amalzakat.com – Pasar modal Indonesia ditutupi oleh sentimen optimis pada pembukaan sesi perdagangan Senin, 20 Juli 2026. Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kenaikan yang cukup menggembirakan di menit-menit awal perdagangan. Secara spesifik, indeks ini melonjak sebesar 21,94 poin atau setara dengan 0,36 persen dari posisi penutupan sebelumnya. Level terkini IHSG tercatat berada di angka 6.197,47 yang menunjukkan momentum positif bagi para investor.

    Dalam rentang waktu yang sangat singkat setelah pembukaan, pergerakan indeks bergerak dinamis di kisaran 6.196 hingga 6.212. Aktivitas perdagangan juga menunjukkan volume yang cukup tinggi dengan antusiasme dari berbagai pelaku pasar. Berdasarkan data Real Time Index (RTI), tercatat sebanyak 674,94 juta saham telah berpindah tangan. Nilai transaksi yang tercipta mencapai Rp 416,86 miliar dengan total 86.452 kali transaksi tercatat sepanjang sesi pembukaan.

    Analisis Teknis Mendukung Penguatan IHSG

    Reliance Sekuritas memberikan pandangan optimis terkait potensi lanjutan penguatan IHSG. Dalam analisis teknikalnya, perusahaan sekuritas tersebut mengidentifikasi beberapa sinyal positif yang mendukung pergerakan naik. Pola candlestick dua white soldiers terbentuk di atas moving average periode 5 hari (MA5) dan 20 hari (MA20). Selain itu, indikator moving average convergence divergence (MACD) juga menunjukkan sinyal golden cross yang merupakan pertanda bullish kuat.

    “Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami penguatan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Senin (20/7/2026).

    Perusahaan sekuritas tersebut juga mengidentifikasi level-level kunci yang perlu diperhatikan investor. Level support terletak di angka 6.113, sementara resistance berada di posisi 6.255. Kedua level ini menjadi acuan penting bagi para pelaku pasar dalam menentukan strategi trading yang tepat.

    Distribusi Pergerakan Saham yang Positif

    Dari sisi distribusi pergerakan, pasar menunjukkan dominasi saham yang menguat secara signifikan. Sebanyak 306 saham berhasil mencatatkan kenaikan harga atau sesuai dengan judul berita 306 Saham Menguat IHSG Hari ini. Sebaliknya, 114 saham mengalami penurunan, sedangkan 260 saham lainnya bergerak stagnan tanpa perubahan signifikan. Meskipun IHSG menunjukkan penguatan, bursa regional justru mengalami variasi pergerakan yang berbeda-beda.

    Di Korea Selatan, indeks Kospi justru mencatatkan penurunan sebesar 1,01 persen pada awal perdagangan. Hal ini menunjukkan bahwa sentimen pasar Asia tidak sepenuhnya seragam meskipun IHSG berhasil menguat. Investor perlu memperhatikan perkembangan pasar internasional yang dapat mempengaruhi arah pergerakan bursa domestik.

    Saham-Saham Top Gainers Menarik Perhatian

    Beberapa emiten tercatat mencatatkan kenaikan harga yang cukup signifikan dan masuk dalam daftar top gainers. Kenaikan harga saham-saham tersebut berkisar antara 5,6 persen hingga 16,42 persen. PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) memimpin penguatan dengan lonjakan harga sebesar 16,42 persen ke level Rp 156 per lembar saham.

    Posisi kedua ditempati oleh PT First Media Tbk (KBLV) yang berhasil naik 13,87 persen ke Rp 156. Sementara itu, PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) juga menunjukkan performa positif dengan penguatan 9,17 persen ke Rp 238. Selain ketiga emiten tersebut, PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) juga mencatatkan kenaikan sebesar 5,84 persen ke Rp 145. PT Citatah Tbk (CTTH) melengkapi daftar top gainers dengan penguatan 5,6 persen ke Rp 132.

    Pergerakan positif ini menunjukkan bahwa investor masih memiliki kepercayaan terhadap prospek pasar modal Indonesia. Dengan dukungan sinyal teknikal yang positif serta volume transaksi yang memadai, IHSG memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan di sesi perdagangan selanjutnya. Namun, investor tetap perlu waspada terhadap pergerakan bursa regional yang cenderung bervariasi dan dapat mempengaruhi sentimen pasar domestik.

  • Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah Tertekan Penguatan Dolar AS

    Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah Tertekan Penguatan Dolar AS

    Rupiah Terjepit di Level Rp 17.986 Seiring Dolar AS Menguat

    Amalzakat.com – Nilai tukar rupiah mengalami tekanan pada sesi pembukaan perdagangan pasar spot hari ini, Senin (20/7/2026). Mata uang domestik tersebut melemah terhadap dolar Amerika Serikat, didorong oleh penguatan yang terjadi pada mata uang Negeri Paman Sam. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Bloomberg Dollar Index, rupiah tercatat turun sebesar 65 poin atau setara dengan 0,36 persen ke posisi Rp 17.986 per satu dolar AS.

    Pergerakan ini berbanding terbalik dengan kondisi pada perdagangan sebelumnya. Pada hari Jumat (17/7/2026), rupiah justru berhasil mencatatkan penguatan sebesar 65 poin dan menutup di angka Rp 17.921 per dolar AS. Perbedaan arah pergerakan ini menunjukkan volatilitas yang cukup signifikan dalam rentang waktu singkat.

    Faktor Pendorong Pelemahan Rupiah

    Mengutip laporan dari US News, penguatan dolar AS terhadap sebagian besar mata uang utama terjadi sejak awal sesi perdagangan Asia. Para pelaku pasar saat ini masih fokus pada beberapa isu krusial yang mempengaruhi sentimen global. Di antaranya adalah eskalasi konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah, lonjakan harga komoditas minyak, serta penurunan kepercayaan investor setelah gejolak yang melanda pasar sepanjang pekan lalu.

    Indeks dolar AS sendiri mencatat kenaikan sebesar 0,1 persen dan menyentuh level 100,84. Sementara itu, yen Jepang mengalami pelemahan tipis sebesar 0,1 persen ke posisi 162,48 per dolar AS. Dari sisi lain, euro juga turun 0,1 persen menjadi US$ 1,1426 per dolar AS. Pound sterling bergerak relatif stabil di angka US$ 1,3445 per dolar AS.

    Dolar Australia juga melemah 0,1 persen menjadi US$ 0,6975 per dolar AS, sedangkan dolar Selandia Baru turun 0,2 persen ke US$ 0,5833 per dolar AS. Pergerakan berbagai mata uang ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah bukan hanya terjadi secara unilateral, melainkan bagian dari tren global.

    Analisis Westpac: Sentimen Pasar Masih Terbebani

    Menurut analis Westpac, perdagangan di pasar valuta asing saat ini masih cenderung tenang. Namun, dolar AS tetap menunjukkan penguatan terhadap sejumlah mata uang utama. Dalam laporan risetnya, mereka menyampaikan pandangan sebagai berikut:

    “Pasar valuta asing relatif tenang, dengan USD secara umum stabil, sementara AUD melemah terhadap dolar AS dan sebagian besar mata uang utama.”

    Westpac juga menyoroti bahwa sentimen pasar masih dibayangi oleh kekhawatiran terhadap tingginya valuasi saham semikonduktor. Selain itu, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah Iran menangguhkan komitmennya dalam kesepakatan perdamaian sementara turut menjadi perhatian. Hal ini tercermin dalam pernyataan resmi mereka:

    “Sentimen pasar terus memburuk karena kekhawatiran seputar valuasi semikonduktor membebani selera risiko, sementara ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Iran menangguhkan komitmennya berdasarkan kesepakatan perdamaian sementara.”

    Kondisi makroekonomi global saat ini menuntut kewaspadaan dari para pelaku pasar domestik. Pelemahan rupiah yang terjadi hari ini merupakan respons terhadap berbagai faktor eksternal yang saling berinteraksi. Investor diharapkan terus memantau perkembangan situasi geopolitik dan pergerakan harga komoditas energi.

    Secara keseluruhan, dinamika pasar valuta asing menunjukkan bahwa rupiah masih berada dalam fase konsolidasi. Tekanan dari penguatan dolar AS dan ketidakpastian global menjadi faktor utama yang mempengaruhi arah pergerakan mata uang domestik ke depan. Para trader dan investor perlu mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi sebelum mengambil keputusan investasi.

    Lebih lanjut, volatilitas yang terjadi juga mencerminkan respons pasar terhadap kebijakan moneter bank sentral di berbagai negara. Dengan demikian, pergerakan rupiah ke depan akan sangat bergantung pada perkembangan data ekonomi global dan stabilitas geopolitik internasional.

  • Cara Dapat Diskon Tambah Daya Listrik PLN 50 Persen pada Juli 2026

    Cara Dapat Diskon Tambah Daya Listrik PLN 50 Persen pada Juli 2026

    PLN Tawarkan Potongan 50 Persen untuk Naik Daya Listrik, Promo Berlaku Hingga Akhir Juli 2026

    Amalzakat.com – Pelanggan listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) kini memiliki kesempatan langka untuk meningkatkan kapasitas daya rumah atau bisnis mereka dengan biaya yang jauh lebih terjangkau. Melalui kampanye “Semangat Baru Makin Berdaya”, perusahaan penyedia energi terbesar di Indonesia tersebut memberikan potongan harga sebesar setengah dari tarif normal bagi mereka yang ingin menambah daya listrik. Promo ini dibuka mulai tanggal 14 Juli dan akan ditutup pada 27 Juli 2026, memberikan waktu yang cukup bagi pelanggan untuk mempersiapkan pengajuan.

    Program ini secara khusus menyasar pelanggan tegangan rendah satu fasa yang berasal dari berbagai golongan tarif. Dengan memanfaatkan kesempatan ini, konsumen dapat menaikkan kapasitas listrik mereka dari level awal 450 VA hingga batas maksimal 5.500 VA. Namun, total daya setelah penambahan tidak boleh melebihi angka 7.700 VA. Hal ini penting untuk memastikan bahwa instalasi listrik di rumah atau gedung tetap aman dan sesuai dengan standar keamanan.

    Syarat dan Ketentuan yang Perlu Dipenuhi

    Sebelum mengajukan permohonan peningkatan daya, calon peserta harus memastikan bahwa semua kriteria telah terpenuhi dengan baik. Pertama, pelanggan wajib sudah terdaftar dalam sistem PLN sebelum tanggal 1 Juli 2026. Kedua, tidak boleh ada tunggakan pembayaran tagihan listrik yang belum diselesaikan. Ketiga, seluruh kewajiban finansial kepada PLN harus sudah lunas. Ketiga persyaratan tersebut merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi agar proses klaim voucher dapat berjalan lancar.

    Pelanggan yang memanfaatkan promo ini juga tidak diperbolehkan menurunkan kapasitas listrik selama satu tahun, kecuali sesuai ketentuan yang berlaku dari PLN.

    Apabila ada salah satu ketentuan yang belum terpenuhi, maka pelanggan tidak akan eligible untuk mendapatkan potongan harga 50 persen tersebut. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memeriksa kembali status pembayaran dan keaktifan akun pelanggan sebelum memulai proses pengajuan. Hal ini akan menghindari penolakan yang tidak perlu dan memastikan proses berjalan sesuai rencana.

    Proses Pengajuan Melalui Aplikasi PLN Mobile

    Seluruh tahapan pengajuan dilakukan secara digital melalui aplikasi PLN Mobile yang mudah diakses. Mulai dari tahap klaim voucher hingga proses pembayaran, semuanya dapat dilakukan tanpa perlu datang ke kantor PLN. Setiap akun dalam aplikasi tersebut dibatasi maksimal empat voucher yang dapat diklaim. Selain itu, setiap voucher hanya bisa digunakan untuk satu ID pelanggan (IDPEL) yang berbeda-beda. Ini memungkinkan satu keluarga atau satu bisnis untuk memanfaatkan beberapa voucher sekaligus.

    Setelah pembayaran berhasil dikonfirmasi, petugas PLN akan menghubungi pelanggan untuk melakukan proses penyambungan daya. Langkah ini memastikan bahwa instalasi listrik sudah siap digunakan sesuai dengan kapasitas baru yang dipilih. Proses penyambungan biasanya dilakukan dalam waktu beberapa hari setelah pembayaran, tergantung pada ketersediaan teknisi di wilayah masing-masing.

    Simulasi Biaya Setelah Diskon 50 Persen

    Besaran biaya yang harus dibayarkan setelah mendapatkan diskon bervariasi, tergantung pada daya awal pelanggan dan pilihan daya yang diinginkan. Berikut adalah rincian estimasi biaya untuk setiap kategori pelanggan yang memenuhi syarat.

    Pelanggan dengan daya awal 450 VA akan menikmati tarif promo tertentu sesuai dengan kapasitas tambahan yang dipilih. Sementara itu, mereka yang memiliki daya awal 900 VA juga akan mendapatkan perhitungan biaya yang berbeda. Untuk pelanggan dengan daya awal 1.300 VA, rincian biaya promosinya juga disesuaikan dengan level daya yang dituju. Kategori terakhir mencakup pelanggan dengan daya awal antara 2.200 VA hingga 5.500 VA. Rincian biaya promosinya dapat dilihat pada tabel yang disediakan oleh PLN. Perbedaan biaya ini mencerminkan variasi kapasitas yang dibutuhkan oleh setiap rumah tangga atau bisnis.

    Penting untuk dicatat bahwa promo tambah daya ini hanya berlaku hingga 27 Juli 2026. Pelanggan yang membutuhkan kapasitas listrik lebih besar disarankan untuk segera mengajukan permohonan melalui aplikasi PLN Mobile. Dengan demikian, mereka tetap bisa menikmati potongan biaya hingga 50 persen sebelum masa promo berakhir. Informasi lengkap mengenai program ini dapat diakses melalui unggahan resmi di akun Instagram @pln_id.

  • Samsung PHK Ratusan Karyawan di Amerika

    Samsung PHK Ratusan Karyawan di Amerika

    Samsung Electronics Mengurangi Ribuan Tenaga Kerja di Amerika Serikat

    Amalzakat.com – Kabar pengurangan karyawan terbaru dari Samsung Electronics telah menarik perhatian luas di industri teknologi. Perusahaan asal Korea Selatan ini memutuskan untuk memangkas ratusan posisi kerja di berbagai lini bisnisnya, khususnya pada segmen layar, perangkat ponsel, dan elektronik konsumen yang beroperasi di Amerika Serikat. Langkah strategis ini sejalan dengan rencana pemindahan kantor pusat Samsung Electronics America (SEA) dari negara bagian New Jersey menuju Texas.

    Berdasarkan pernyataan resmi yang disampaikan kepada Reuters pada hari Minggu, tanggal 19 Juli 2026, sebanyak 739 posisi kerja di Englewood Cliffs, New Jersey, terdampak langsung oleh proses relokasi tersebut. Perlu dicatat bahwa unit bisnis yang terdampak adalah unit elektronik konsumen, bukan divisi semikonduktor yang merupakan salah satu tulang punggung pendapatan Samsung.

    Samsung memberikan penjelasan bahwa sebagian besar karyawan yang terdampak telah menerima tawaran untuk pindah ke Texas. Namun, tidak semua karyawan mendapatkan kesempatan serupa, karena sebagian lainnya harus menerima pemberhentian tanpa penjelasan detail lebih lanjut. Selain itu, sekitar 100 karyawan yang bekerja di kantor SEA di kota Plano, Texas, juga mengalami nasib serupa. Staf dari divisi ponsel termasuk dalam daftar yang terkena pemutusan hubungan kerja, sebagaimana dikonfirmasi oleh salah satu karyawan yang terkena PHK.

    Keputusan ini mencerminkan dinamika yang berbeda dalam ekosistem bisnis Samsung. Di satu sisi, divisi semikonduktor mengalami pertumbuhan signifikan dengan lonjakan laba yang didorong oleh tingginya permintaan cip untuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Sebaliknya, bisnis elektronik konsumen menghadapi tantangan serius akibat meningkatnya biaya produksi cip serta persaingan yang semakin ketat di pasar global.

    Aspek menarik lainnya adalah waktu relokasi ini. Karyawan di New Jersey baru saja menempati gedung kantor baru pada bulan September 2025, hanya beberapa bulan sebelum keputusan pengurangan tenaga kerja diambil. Menurut keterangan dari anggota Kongres Amerika Serikat, Josh Gottheimer, SEA mempekerjakan sekitar 1.200 karyawan di New Jersey.

    Dokumen internal yang diperoleh Reuters menunjukkan bahwa SEA telah memberikan pemberitahuan kepada sebagian karyawan sejak 30 Juni 2026 mengenai pengurangan tenaga kerja secara menyeluruh. Langkah ini berdampak pada banyak posisi di seluruh perusahaan. Selain itu, berbagai unggahan di platform LinkedIn mengonfirmasi bahwa lebih dari 30 karyawan, termasuk pejabat senior di bidang penjualan dan pemasaran, telah diberhentikan atau memutuskan untuk meninggalkan perusahaan dalam beberapa pekan terakhir. Lokasi mereka tersebar di Texas, New Jersey, serta beberapa wilayah lain di Amerika Serikat.

    Samsung menjelaskan bahwa perpindahan kantor pusat SEA dapat mengubah struktur tenaga kerja secara signifikan. Perubahan ini mencakup karyawan yang tidak dapat direlokasi maupun fungsi-fungsi tertentu yang disesuaikan dengan prioritas bisnis perusahaan ke depan. Langkah Samsung ini mengikuti jejak perusahaan teknologi besar lainnya seperti Tesla dan Oracle, yang juga memindahkan kantor pusat atau operasi utama mereka ke Texas. Negara bagian tersebut menawarkan pajak yang lebih rendah serta regulasi yang lebih ramah bagi dunia usaha.

    Texas juga telah menjadi lokasi strategis bagi Samsung, baik sebagai pabrik cip maupun pusat bisnis ponselnya di kota Plano. Seorang karyawan SEA mengungkapkan bahwa para pegawai merasa khawatir bahwa PHK terbaru akan diikuti dengan pengurangan tenaga kerja tambahan serta penggabungan beberapa divisi, termasuk peralatan rumah tangga, hiburan rumah, dan ponsel. Tujuannya adalah agar perusahaan dapat lebih fokus pada bisnis semikonduktor yang sedang berkembang pesat.

    Namun, Samsung menegaskan bahwa saat ini tidak ada restrukturisasi global secara menyeluruh di bisnis produk konsumennya. Menurut perusahaan, relokasi kantor pusat bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi antartim serta mengoptimalkan organisasi di tengah berkembangnya ekosistem teknologi dan AI. Hingga akhir tahun 2025, Samsung Electronics mempekerjakan total 11.770 karyawan di Amerika Serikat, termasuk di divisi semikonduktor.

    “Perpindahan kantor pusat SEA dapat mengubah struktur tenaga kerja, termasuk bagi karyawan yang tidak dapat direlokasi maupun fungsi-fungsi tertentu yang disesuaikan dengan prioritas bisnis perusahaan,” jelas Samsung.

  • Prospek SUN Tetap Positif Seusai S&P Pertahankan Rating Indonesia

    Prospek SUN Tetap Positif Seusai S&P Pertahankan Rating Indonesia

    Rating Indonesia Dipertahankan S&P: Prospek SUN Tetap Positif Seusai

    Amalzakat.com – Prospek SUN Tetap Positif Seusai S&P Global Ratings memutuskan untuk mempertahankan peringkat utang jangka panjang Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil. Keputusan ini memberikan sinyal optimisme bagi pasar surat utang negara atau yang dikenal dengan SUN di Indonesia. Proyeksi kinerja positif diproyeksikan hingga akhir tahun 2026, meskipun dampaknya lebih bersifat sebagai penopang kepercayaan investor daripada pemicu arus masuk modal asing yang masif.

    Analisis Ekonom Core Indonesia

    Yusuf Rendi Manilet, ekonom dari Core Indonesia, menjelaskan bahwa langkah S&P ini merupakan indikasi positif yang signifikan. Hal ini mengingat Indonesia berhasil mempertahankan status investment grade di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Selain itu, masih adanya outlook negatif dari beberapa lembaga pemeringkat lain membuat keputusan S&P menjadi semakin penting bagi stabilitas pasar keuangan domestik.

    “Keputusan S&P mempertahankan peringkat Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil lebih berfungsi sebagai penopang kepercayaan investor daripada menjadi pemicu masuknya arus modal asing dalam jumlah besar. Di tengah outlook negatif dari lembaga pemeringkat lain, keputusan ini penting karena menjaga status investment grade Indonesia, sehingga risiko penurunan peringkat dalam jangka pendek berkurang,” kata Yusuf pada hari Minggu, 19 Februari 2026.

    Menurut Yusuf, keputusan para investor asing dalam mengalokasikan dana mereka tetap akan sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor fundamental pasar keuangan. Faktor-faktor tersebut meliputi arah pergerakan nilai tukar rupiah, tingkat imbal hasil obligasi, serta prospek suku bunga global. Karena alasan inilah, ruang penurunan yield SUN dinilai masih memiliki batas yang cukup terbatas di tengah ketidakpastian eksternal.

    Pengaruh Kebijakan The Fed dan Bank Indonesia

    Afirmasi positif dari S&P memang berpotensi untuk menekan premi risiko Indonesia. Namun, faktor eksternal masih menjadi penentu utama dalam mengarahkan pasar obligasi domestik. Yusuf menekankan bahwa kebijakan The Fed merupakan faktor yang lebih dominan. Selama suku bunga Amerika Serikat masih diperkirakan bertahan pada level tinggi, maka tekanan terhadap yield obligasi negara berkembang, termasuk Indonesia, belum akan hilang sepenuhnya.

    Dari sisi domestik, Bank Indonesia juga masih mempertahankan kebijakan moneter yang relatif ketat. Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Dengan kondisi tersebut, penurunan yield SUN diperkirakan akan berlangsung secara bertahap, bukan secara tajam. Meski demikian, Yusuf tetap optimistis terhadap prospek pasar SUN hingga akhir tahun. Fundamental fiskal Indonesia dinilai masih terjaga dengan baik, sementara permintaan dari investor domestik terus memberikan dukungan kuat terhadap pasar obligasi pemerintah.

    “Hal ini juga membuat saya optimistis target lelang SUN sebesar Rp 32 triliun dapat tercapai, apalagi lelang sebelumnya menunjukkan permintaan yang konsisten melampaui target pemerintah. Yang perlu diperhatikan justru biaya yang harus dibayar pemerintah dalam bentuk tingkat imbal hasil, bukan semata besarnya dana yang berhasil dihimpun,” katanya.

    Rekomendasi Investasi dan Proyeksi Yield

    Dari perspektif strategi investasi, Yusuf menilai SUN dengan tenor menengah masih menjadi pilihan paling menarik di tengah ketidakpastian global. Bagi investor, tenor tiga hingga lima tahun masih menjadi pilihan yang paling menarik karena memberikan keseimbangan antara imbal hasil dan risiko perubahan harga di tengah ketidakpastian suku bunga global.

    Ia menambahkan, risiko utama yang perlu dicermati investor tetap berasal dari arah kebijakan Federal Reserve, pergerakan nilai tukar rupiah, serta kebutuhan pembiayaan pemerintah. Selama ketiga faktor tersebut tetap terkendali, yield SUN tenor 10 tahun akan bergerak pada kisaran 6,5% hingga 7% hingga akhir 2026. Prospek SUN Tetap Positif Seusai keputusan S&P ini memberikan kepastian bagi para pelaku pasar untuk merencanakan strategi investasi jangka menengah.

  • Harga Perak Antam Hari Ini Tetap Rp 37.900 Per Gram

    Harga Perak Antam Hari Ini Tetap Rp 37.900 Per Gram

    Harga Perak Antam Hari Ini Tetap di Level Rp 37.900 Per Gram

    Amalzakat.com – Jakarta, Beritasatu.com – Kondisi pasar logam mulia pada perdagangan hari ini, Minggu (19/7/2026), menunjukkan stabilitas yang menarik perhatian para investor. Harga Perak Antam Hari Ini Tetap berada di angka Rp 37.900 per gram, tidak mengalami perubahan dari sesi perdagangan sebelumnya. Pergerakan ini sejalan dengan harga emas yang juga mencatatkan posisi diam, menciptakan suasana pasar yang relatif tenang dan menunggu perkembangan lebih lanjut dari berbagai indikator ekonomi.

    Pergerakan harga yang tercatat dalam beberapa hari terakhir memberikan gambaran bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi. Pada Sabtu (18/7/2026), harga perak Antam sempat mengalami kenaikan tipis sebesar Rp 200 per gram. Kenaikan kecil ini menunjukkan adanya sentimen positif dari para pelaku pasar, meskipun tidak berlangsung lama karena pada hari berikutnya harga kembali stabil di level sebelumnya. Kondisi ini mencerminkan kehati-hatian investor dalam mengambil keputusan perdagangan.

    Produk Perak Batangan Antam untuk Diversifikasi Portofolio

    PT Aneka Tambang Tbk atau yang lebih dikenal sebagai Antam tidak hanya menyediakan perak dalam bentuk batangan standar, tetapi juga menawarkan berbagai produk silver bar yang dapat menjadi alternatif pilihan investasi logam mulia bagi masyarakat. Produk-produk tersebut dirancang dengan berbagai spesifikasi untuk memenuhi kebutuhan investor dengan modal yang berbeda-beda. Salah satu varian yang tersedia adalah perak batangan dengan ukuran 250 gram yang diproduksi menggunakan metode casting.

    Proses produksi dengan metode casting menghasilkan produk dengan kualitas yang konsisten dan dapat diandalkan sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang. Selain itu, Antam juga menyediakan perak batangan berukuran 500 gram yang hadir dengan desain klasik dan finishing halus, memberikan nilai estetika sekaligus fungsi investasi. Bagi investor pemula, perak batangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan emas menjadi alternatif menarik untuk diversifikasi portofolio.

    “Investasi logam mulia tetap menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia untuk menjaga nilai kekayaan di tengah ketidakpastian ekonomi global,” ujar perwakilan Antam dalam keterangan resminya. Perak batangan Antam juga dikenal memiliki likuiditas yang baik, memudahkan investor untuk menjual kembali produk ketika dibutuhkan.

    Pergerakan Harga Emas yang Sejalan dengan Perak

    Selain perak, harga emas batangan produksi Antam pada hari ini juga menunjukkan stabilitas yang sama. Emas batangan Antam saat ini dihargai Rp 2,614 juta per gram, angka yang tidak berubah dari hari sebelumnya. Hal ini mencerminkan kondisi pasar yang sedang menunggu perkembangan lebih lanjut dari berbagai indikator ekonomi domestik maupun internasional. Kombinasi antara pergerakan perak dan emas menunjukkan bahwa investor masih berhati-hati dalam mengambil keputusan perdagangan.

    Sebelumnya, pada Sabtu (18/7/2026), harga emas Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 8.000 per gram. Kenaikan ini sejalan dengan tren positif yang terjadi di pasar logam mulia global, meskipun kemudian kembali stabil pada hari berikutnya. Para analis memperkirakan bahwa kondisi stabil ini mungkin akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, tergantung pada berbagai faktor yang mempengaruhi pasar.

    Faktor Penentu dan Prospek Investasi Jangka Panjang

    Faktor-faktor seperti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, kebijakan suku bunga bank sentral, serta dinamika geopolitik global menjadi penentu utama arah pergerakan harga logam mulia. Bagi masyarakat yang ingin memulai investasi, Antam menyediakan berbagai opsi produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Perak batangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan emas menjadi alternatif menarik bagi investor pemula.

    Selain informasi harga, Antam juga terus meningkatkan layanan penjualan dan pembelian logam mulia melalui jaringan toko-toko yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Hal ini memudahkan masyarakat untuk mengakses produk-produk investasi logam mulia kapan saja dan di mana saja sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan demikian, Harga Perak Antam Hari Ini Tetap menjadi referensi penting bagi para investor yang memantau pergerakan harga logam mulia di pasar domestik.

  • Harga Emas Antam Pekan Ini Jatuh Rp 21.000 Per Gram

    Harga Emas Antam Pekan Ini Jatuh Rp 21.000 Per Gram

    Pergerakan Harga Emas Antam Menunjukkan Tren Penurunan di Akhir Pekan

    Amalzakat.com – Investor logam mulia di Indonesia patut memperhatikan dinamika harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang mengalami koreksi selama periode perdagangan satu minggu terakhir. Berdasarkan catatan yang dihimpun dari laman resmi Logam Mulia, tren penurunan harga terjadi konsisten sepanjang rentang waktu 13 hingga 19 Juli 2026. Pelemahan ini tidak terjadi secara terisolasi, melainkan sejalan dengan pergerakan harga emas global yang cenderung melemah di tengah ketegangan geopolitik yang semakin memanas antara Amerika Serikat dan Iran.

    Faktor Pendorong Pelemahan Harga Emas

    Konflik antara dua negara adidaya tersebut memberikan dampak signifikan terhadap pasar komoditas energi. Perang yang berlangsung antara AS dan Iran mendorong harga minyak mentah dunia kembali mengalami kenaikan. Kenaikan harga minyak ini, secara tidak langsung, mempengaruhi sentimen pasar emas yang sering kali bergerak berlawanan dengan instrumen investasi lainnya. Investor cenderung melakukan repositioning portofolio mereka ketika ketidakpastian pasar meningkat.

    Menurut analisis pasar, tekanan jual pada emas batangan Antam terlihat jelas dari pola penurunan yang terjadi hampir setiap hari dalam seminggu. Hanya ada satu hari di mana harga berhasil mencatatkan kenaikan, namun momentum positif tersebut tidak bertahan lama. Hal ini menunjukkan bahwa sentimen negatif mendominasi keputusan jual beli di pasar domestik.

    Rincian Pergerakan Harga Harian

    Perjalanan harga emas Antam dalam seminggu ini cukup fluktuatif. Pada hari pertama perdagangan, yaitu Senin tanggal 13 Juli 2026, harga emas batangan sudah mencatatkan penurunan sebesar Rp 20.000 per gram. Dengan demikian, harga yang sebelumnya berada di level tertentu turun menjadi Rp 2,635 juta per gram. Tren penurunan ini berlanjut pada hari berikutnya, Selasa 14 Juli 2026, dengan koreksi yang sama besarnya, yaitu Rp 20.000 per gram. Akibatnya, harga emas Antam menyentuh level Rp 2,615 juta per gram pada hari tersebut.

    Meskipun ada upaya pemulihan harga pada hari Rabu, tekanan jual tetap mendominasi pasar hingga akhir pekan. Penurunan terbesar terjadi pada hari Jumat ketika harga merosot tajam sebesar Rp 27.000 per gram.

    Memasuki hari Rabu, 15 Juli 2026, terjadi sedikit perubahan arah. Harga emas Antam berhasil berbalik naik sebesar Rp 20.000 per gram, kembali ke level Rp 2,635 juta per gram. Namun, optimisme pasar tidak bertahan lama. Pada Kamis, 16 Juli 2026, harga kembali turun, albeit dengan penurunan yang lebih kecil, yaitu Rp 2.000 per gram, sehingga menyentuh Rp 2,633 juta per gram.

    Hari Jumat menjadi hari dengan volatilitas tertinggi dalam seminggu. Tekanan jual yang kuat menyebabkan harga emas Antam merosot drastis sebesar Rp 27.000 per gram, turun menjadi Rp 2,606 juta per gram. Ini merupakan penurunan terbesar dalam satu hari selama periode tersebut. Pada Sabtu, 18 Juli 2026, pasar menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan kenaikan sebesar Rp 8.000 per gram, membawa harga kembali ke Rp 2,614 juta per gram. Level ini kemudian bertahan stabil hingga hari Minggu, 19 Juli 2026, menandai penutupan pekan.

    Ringkasan Performa Mingguan dan Perbandingan Historis

    Secara keseluruhan, performa emas Antam dalam sepekan ini mencatatkan penurunan total sebesar Rp 21.000 per gram atau setara dengan 0,8 persen dari harga awal pekan. Dari level Rp 2,635 juta per gram pada hari Senin, harga berakhir di Rp 2,614 juta per gram pada hari Minggu. Meskipun persentase penurunannya relatif kecil, angka ini tetap menjadi perhatian bagi para investor yang memantau pergerakan logam mulia.

    Perlu dicatat bahwa harga emas Antam saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang pernah dicatatkan. Rekor tersebut tercipta pada tanggal 29 Januari 2026, ketika harga emas batangan Antam menyentuh level Rp 3,168 juta per gram. Selisih antara harga saat ini dengan rekor tertinggi menunjukkan bahwa masih ada ruang signifikan untuk kenaikan di masa depan jika kondisi pasar mendukung.

    Para pengamat pasar menyarankan agar investor tetap waspada terhadap perkembangan situasi geopolitik global, terutama konflik AS-Iran yang terus berlanjut. Volatilitas harga minyak mentah dan dampaknya terhadap harga emas dunia akan terus menjadi faktor penentu dalam pergerakan harga emas Antam ke depan. Investor disarankan untuk memantau perkembangan berita ekonomi global secara berkala untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.

  • Harga Perak Antam Merosot Rp 2.250 Per Gram dalam Sepekan

    Harga Perak Antam Merosot Rp 2.250 Per Gram dalam Sepekan

    Pergerakan Harga Perak Antam dalam Satu Minggu Terakhir: Analisis Mendalam

    Amalzakat.com – Jakarta, Beritasatu.com – Pasar logam mulia Indonesia mencatatkan tren penurunan signifikan pada harga perak batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk atau yang lebih dikenal dengan sebutan Antam. Selama periode perdagangan yang berlangsung dari tanggal 13 hingga 19 Juli 2026, investor dan konsumen logam mulia menyaksikan bagaimana nilai perak mengalami koreksi yang cukup tajam. Penurunan ini tidak terjadi secara isolasi, melainkan sejalan dengan tekanan yang juga dirasakan oleh harga emas di pasar domestik maupun internasional.

    Awal Pekan yang Menunjukkan Kelemahan

    Pergerakan harga perak dimulai dengan sinyal pelemahan pada hari Senin, 13 Juli 2026. Berdasarkan data yang dirilis melalui laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam pada hari tersebut mengalami penurunan sebesar Rp 400 per gram. Dengan demikian, harga yang sebelumnya berada di level Rp 40.550 per gram turun menjadi Rp 40.150 per gram. Meskipun penurunannya terlihat moderat, hal ini menandai dimulainya tren bearish yang akan berlanjut di hari-hari berikutnya.

    Hari Selasa, 14 Juli 2026, menjadi hari yang lebih menegangkan bagi para pemegang perak. Harga tercatat turun lebih dalam dengan penurunan sebesar Rp 1.250 per gram. Setelah koreksi ini, harga perak Antam menyentuh level Rp 38.900 per gram. Penurunan yang lebih signifikan ini menunjukkan bahwa tekanan jual di pasar mulai meningkat, kemungkinan didorong oleh sentimen negatif dari pasar global atau faktor domestik tertentu.

    Rebound Singkat dan Penurunan Kembali

    Bagi investor yang mencari peluang beli pada harga rendah, hari Rabu, 15 Juli 2026, memberikan sedikit harapan. Harga perak sempat berbalik arah dan naik sebesar Rp 1.000 per gram, sehingga menyentuh level Rp 39.900 per gram. Namun, penguatan ini bersifat sementara dan tidak bertahan lama. Para trader tampaknya tidak cukup yakin untuk mempertahankan posisi beli mereka.

    Kesimpulan tersebut diperkuat oleh pergerakan pada hari Kamis, 16 Juli 2026, ketika harga kembali turun sebesar Rp 700 per gram. Dengan demikian, harga perak Antam tercatat berada di level Rp 39.200 per gram. Pola naik-turun yang terjadi selama tiga hari pertama menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi di pasar perak saat itu.

    Jumat Hitam untuk Harga Perak

    Hari Jumat, 17 Juli 2026, menjadi hari dengan tekanan terbesar sepanjang minggu. Harga perak Antam merosot tajam sebesar Rp 1.500 per gram, menjadikannya hari dengan penurunan terbesar dalam periode tersebut. Setelah koreksi ini, harga perak menyentuh level terendah sementara di Rp 37.700 per gram. Penurunan sebesar ini mencerminkan sentimen negatif yang cukup kuat di pasar.

    Memasuki akhir pekan, pasar menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Pada hari Sabtu, 18 Juli 2026, harga perak mengalami kenaikan tipis sebesar Rp 200 per gram, sehingga kembali ke level Rp 37.900 per gram. Kenaikan ini bersifat teknis dan tidak menandakan perubahan tren yang signifikan. Harga kemudian bertahan pada level tersebut hingga hari Minggu, 19 Juli 2026, menandai penutupan pekan dengan harga yang relatif stabil.

    Ringkasan Performa Mingguan

    Secara akumulatif, selama satu minggu penuh, harga perak Antam mengalami penurunan sebesar Rp 2.250 per gram. Jika dihitung dalam persentase, penurunan ini setara dengan sekitar 5,6% dari harga awal. Dari level Rp 40.150 per gram pada awal pekan, harga berakhir di Rp 37.900 per gram pada akhir pekan. Penurunan sebesar ini tentu menjadi perhatian bagi para investor yang memiliki portofolio perak.

    Koreksi harga perak ini sejalan dengan pelemahan harga emas yang juga terjadi selama periode yang sama. Kedua logam mulia ini sering kali bergerak dalam koridor yang sama, terutama ketika dipengaruhi oleh faktor-faktor makroekonomi global seperti kebijakan suku bunga, nilai tukar dolar Amerika Serikat, dan ketidakpastian geopolitik. Para analis pasar memperkirakan bahwa tren penurunan ini mungkin akan berlanjut tergantung pada perkembangan faktor-faktor tersebut di minggu-minggu mendatang.

    Bagi konsumen yang berencana membeli perak batangan untuk investasi jangka panjang atau keperluan industri, periode penurunan ini bisa menjadi kesempatan untuk mengakumulasi posisi pada harga yang lebih rendah. Namun, penting untuk terus memantau perkembangan pasar agar dapat mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan profil risiko masing-masing investor.

    “Penurunan harga perak sebesar 5,6% dalam satu minggu menunjukkan adanya tekanan jual yang signifikan. Investor disarankan untuk berhati-hati dan tidak terburu-buru mengambil keputusan tanpa analisis mendalam,” ujar seorang analis pasar logam mulia.

  • Sawit Dinilai Jadi Kunci Ketahanan Pangan di Tengah Krisis Lahan

    Sawit Dinilai Jadi Kunci Ketahanan Pangan di Tengah Krisis Lahan

    Industri Kelapa Sawit: Pilar Ketahanan Pangan di Era Keterbatasan Lahan

    Amalzakat.com – Industri kelapa sawit kini menempati posisi yang kian strategis dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional. Peran sektor ini tidak hanya terbatas pada menjamin ketersediaan pasokan minyak nabati, tetapi juga mencakup aspek keterjangkauan harga serta dukungan terhadap keberlanjutan sektor pangan di masa depan. Hal ini disampaikan oleh Puspo Edi Giriwono, yang menjabat sebagai Kepala Pusat South East Asia Food and Agriculture Science & Technology (SEAFAST) Center IPB University. Menurutnya, pengembangan berkelanjutan sektor ini menjadi prioritas utama dalam menghadapi tantangan demografis global.

    Menurut Puspo, Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang signifikan sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia. Dengan kapasitas produksi crude palm oil (CPO) mencapai sekitar 53 juta ton setiap tahunnya, negara ini mampu memenuhi seluruh kebutuhan minyak nabati dalam negeri. Lebih dari itu, Indonesia juga menjadi pemasok utama minyak nabati bagi berbagai pasar global. “Minyak sawit kita mampu memenuhi kebutuhan Indonesia secara 100 persen, bahkan sampai surplus dan bisa memenuhi kebutuhan minyak nabati global,” kata Puspo dikutip pada Sabtu (18/7/2026).

    Produktivitas Tinggi di Tengah Tekanan Demografis

    Puspo menilai bahwa peran kelapa sawit akan semakin krusial seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dunia. Proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2050, populasi global diperkirakan mencapai angka 10 hingga 11 miliar jiwa. Kebutuhan minyak nabati pun diproyeksikan mencapai sekitar 250 juta ton per tahun. Di tengah keterbatasan lahan pertanian yang semakin menipis, peningkatan produktivitas perkebunan sawit dinilai menjadi solusi tepat untuk memenuhi permintaan minyak nabati dunia tanpa harus memperluas pembukaan lahan baru.

    “Apa komoditas yang bisa sangat produktif dengan kondisi lahan semakin berkurang? Produktivitas kelapa sawit akan menjawab dan menyuplai kebutuhan populasi dunia yang mencapai 10-11 miliar tadi,” paparnya.

    Penguatan Industri Hilir dan Diversifikasi Produk

    Selain memiliki produktivitas tinggi, Puspo menekankan bahwa pengembangan industri hilir berbasis sawit di sektor pangan perlu terus diperkuat. Tujuannya agar Indonesia tidak hanya menjadi pengekspor bahan baku, tetapi juga mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi. Saat ini, minyak sawit telah dimanfaatkan dalam berbagai produk pangan, seperti minyak goreng, margarin, cokelat, hingga aneka makanan olahan. Namun, menurutnya, peluang pengembangan produk turunan masih sangat besar.

    Ia mencontohkan sejumlah negara telah mampu mengolah minyak sawit melalui berbagai tahapan lanjutan hingga menghasilkan produk pangan yang lebih spesifik dengan nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi. “Semua yang Anda makan itu ada minyak sawit. Karena minyak sawit begitu fleksibel dan memiliki harga yang sangat terjangkau,” sebutnya.

    Untuk mendorong hilirisasi, pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menjalankan program pangan dan hilirisasi. Program tersebut difokuskan pada peningkatan nilai tambah produk sawit melalui dukungan riset, pembangunan infrastruktur, serta penguatan kemitraan industri. Program itu diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Indonesia sebagai pusat industri berbasis kelapa sawit yang inovatif dan berkelanjutan, khususnya di sektor pangan.

    Potensi Minyak Sawit Merah untuk Kesehatan

    Puspo juga menilai riset dan pengembangan minyak sawit merah (red palm oil) perlu menjadi perhatian karena memiliki prospek besar, baik dari sisi kesehatan maupun nilai ekonomi. Menurutnya, minyak sawit merah mengandung antioksidan, beta-karoten, dan vitamin E dalam kadar tinggi sehingga berpotensi menjadi produk hilir unggulan yang dapat memperluas pasar industri pangan nasional.

    “Kalau dari pangan sendiri, saya melihat minyak sawit merah itu kan mengandung antioksidan yang sangat tinggi dan bermanfaat untuk kesehatan. Kita dorong supaya minyak sawit merah bisa dioptimalkan dengan baik,” ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan minyak sawit merah berpotensi dimanfaatkan untuk meningkatkan fungsi kognitif, menekan risiko penyakit kardiovaskular, hingga mendukung program pemerintah dalam penanganan stunting melalui peningkatan kualitas gizi masyarakat. “Minyak sawit merah itu bisa meningkatkan kognitif. Kita bisa memanfaatkan minyak sawit merah untuk mengatasi persoalan stunting hingga memperbaiki gizi anak-anak Indonesia,” pungkasnya.