Lifestyle

New Policy: Liburan Sekolah Makin Seru, Prambanan Hadirkan Banyak Atraksi

h Makin Seru, Prambanan Hadirkan Banyak Atraksi New Policy - Selama musim liburan sekolah, kawasan Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko menyajikan berbagai

Desk Lifestyle
Published Juli 1, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Liburan Sekolah Makin Seru, Prambanan Hadirkan Banyak Atraksi

New Policy – Selama musim liburan sekolah, kawasan Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko menyajikan berbagai pengalaman wisata yang menarik dan berkesan. Program ini diberi nama “Liburan Nyaman Penuh Makna,” dengan tujuan menghadirkan keseruan berlibur sekaligus memperkaya pengetahuan budaya dan sejarah melalui aktivitas interaktif. InJourney Destination Management (IDM) sebagai pengelola destinasi ini memastikan pengunjung, terutama keluarga, dapat menikmati suasana liburan dengan cara yang lebih bermakna.

Program Edukatif dan Budaya untuk Seluruh Kalangan

Direktur Komersial IDM, Gistang Panutur, menjelaskan bahwa Candi Prambanan tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang belajar budaya yang dirancang agar mudah diakses oleh semua usia. “Kami berupaya menyajikan pengalaman yang dekat, interaktif, dan relevan, khususnya untuk keluarga yang ingin memanfaatkan liburan dengan kegiatan bermakna,” tutur Gistang kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).

“Kami menghadirkan pengalaman yang lebih dekat, interaktif, dan relevan, khususnya bagi keluarga yang ingin mengisi liburan sekolah dengan kegiatan-kegiatan yang memiliki nilai edukasi,” ujar Gistang Panutur.

Agenda Khusus Selama Musim Liburan

Selama periode liburan, pengunjung dapat menyaksikan berbagai acara unik. Salah satu yang menonjol adalah Prambanan Jazz Festival 2026 yang berlangsung pada 3 hingga 4 Juli. Festival ini menghadirkan alunan musik jazz yang mengiringi eksplorasi kawasan candi. Selain itu, ada instalasi seni Sunflower Angel yang menjadi daya tarik visual, serta program souvenir foto polaroid gratis sebagai kenang-kenangan.

Bagi pengunjung yang tertarik pada seni tradisional, bisa mencoba Move at Prambanan Temple, sebuah aktivitas yang menggabungkan seni dan olahraga. Sementara itu, pertunjukan budaya berbasis legenda lokal, seperti Special New Performance Roro Jonggrang, menjadi pilihan menarik dengan konsep panggung modern yang memperkaya narasi sejarah.

Wisata Budaya di Keraton Ratu Boko

Dalam rangka memperkaya pengalaman wisata, Keraton Ratu Boko juga menyediakan program Sandyakala Jonggrang. Acara ini menggabungkan pemandangan matahari terbenam dengan pertunjukan budaya, menciptakan suasana senja yang santai namun bermakna. Wisatawan dapat menikmati keindahan alam dan kekayaan budaya secara simultan.

Keluarga dengan anak-anak diberi kesempatan untuk terlibat dalam aktivitas edukatif seperti Kampung Dolanan, Junior Wanderer: Heritage Lab, dan Junior Wanderer: Family Fun Trip. Program-program ini mengajak anak-anak belajar sejarah dan tradisi melalui permainan tradisional, lokakarya kreatif, serta eksplorasi kawasan candi secara interaktif.

Pengalaman Unik Melalui Seni dan Tradisi

Menurut Gistang, seluruh program dirancang agar pengunjung bisa mengakses warisan budaya Indonesia secara lebih menyenangkan. Selain itu, ada program Kala Senja Prambanan yang menawarkan pengalaman menikmati matahari terbenam sambil didampingi pemandu wisata dan menikmati pertunjukan seni budaya langsung. Program ini menekankan hubungan antara alam dan kebudayaan.

Untuk mengenalkan busana tradisional, IDM menyediakan Wastra Prambanan. Pengunjung dapat mencoba pakaian khas Jawa dan memahami makna simbol-simbol dalam desainnya. Aktivitas ini memberikan pengalaman langsung tentang keanekaragaman budaya yang tersembunyi di balik kehidupan sehari-hari.

Promo Tiket untuk Meningkatkan Minat Wisatawan

Untuk menarik lebih banyak pengunjung, IDM menawarkan berbagai promo tiket yang berlaku di Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Keraton Ratu Boko selama musim liburan. Potongan harga ini dirancang agar lebih banyak orang, terutama keluarga, bisa mengakses destinasi budaya tersebut tanpa beban finansial berlebih.

Dengan adanya promo, harapan IDM adalah masyarakat dapat menggunakan masa liburan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah sambil merasakan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkaya wawasan tentang budaya dan sejarah Indonesia. “Program ini tidak hanya memberi pengalaman rekreasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai edukasi melalui permainan dan kegiatan kreatif,” tambah Gistang.

Secara keseluruhan, inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk menjaga minat masyarakat terhadap warisan budaya. Dengan menggabungkan teknologi, seni, dan interaksi langsung, Prambanan dan Keraton Ratu Boko berusaha menjadi destinasi yang tidak hanya indah, tetapi juga berfungsi sebagai ruang pembelajaran. Selain itu, keberagaman atraksi membuat liburan sekolah lebih dinamis, sekaligus memperkuat identitas nasional melalui pengalaman wisata yang utuh.

Peran Wisata sebagai Penghubung Budaya

Kebudayaan Jawa yang kaya raya menjadi daya tarik utama kawasan ini. Melalui program seperti Sandyakala Jonggrang dan Wastra Prambanan, pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan bagian dari tradisi. Aktivitas edukatif yang disediakan membantu membangun kesadaran akan keunikan budaya Indonesia, terutama di kalangan generasi muda.

Pengelolaan destinasi ini juga memperhatikan kebutuhan keluarga, dengan menyediakan aktivitas yang sesuai untuk berbagai usia. Misalnya, Junior Wanderer: Family Fun Trip diutamakan untuk anak-anak, sementara program seni dan sejarah yang lebih kompleks ditujukan untuk pengunjung dewasa. Pendekatan ini memastikan semua anggota keluarga bisa merasakan kepuasan dalam satu kesempatan.

Dengan segala inovasi dan kerja sama antara pengelola destinasi dan komunitas lokal, Prambanan dan Keraton Ratu Boko berharap bisa menjadi contoh terbaik dalam memadukan rekreasi dengan edukasi. Wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, akan menemukan nilai tambah di setiap sudut kawasan ini. Aktivitas seperti Move at Prambanan Temple dan Sandyakala Jonggrang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga meningkatkan pemahaman tentang sejarah dan kebudayaan.

Lebih dari itu, program-program ini menunjukkan upaya berkelanjutan dalam memperkenalkan warisan budaya kepada generasi mendatang. Dengan menggabungkan teknologi, seni, dan interaksi langsung, IDM menciptakan pengalaman yang terjangkau, sekaligus menyenangkan. Masa liburan sekolah menjadi kesempatan yang ideal untuk menjelajahi dan merasakan Indonesia secara lebih mendalam.

Perspektif Masa Depan Wisata Budaya

Gistang Panutur menegaskan bahwa pengalaman di Prambanan dan Keraton Ratu Boko dirancang agar tetap relevan dengan kebutuhan generasi saat ini. “Kami mengupayakan program yang tidak hanya menarik, tetapi juga mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya,” katanya. Dengan adanya beragam pilihan atraksi, destinasi ini berharap mampu menjadi magnet untuk wisatawan yang ingin menjelajahi sejarah tanpa kehilangan keasyikan rekreasi.

Perspektif ini juga

Leave a Comment